KEMAYORAN-KAWASAN-BARU MEMULAI GAYA HIDUP ZERO WASTE IKUTI LANGKAH INI-KIKI-1100 px X 600 px-01.jpg

Berita Kawasan

Baru Memulai Gaya Hidup Zero Waste? Ikuti Langkah Ini

Sampah merupakan salah satu masalah besar yang dialami Jakarta. Bagaimana tidak, Ibukota ini menghasilkan 600 ton sampah dari 153 pasar tradisional yang dikelola pemerintah. Melansir dari metro.tempo.co (4/1/2018), 40 persen dari jumlah tersebut atau 240 ton diantaranya adalah sampah plastik. Sedangkan sampah warga dalam sehari mencapai 7.200 ton perharinya. Hal ini tentu menjadi tugas besar bagi kita semua, bukan hanya pemerintah.

Banyaknya sampah terutama sampah plastik yang tidak bisa terurai oleh tanah tentunya akan berdampak buruk pada lingkungan. Maka dari itu belakangan ini, ramai kembali gaya hidup ramah lingkungan yaitu, zero waste atau bebas sampah.

[Baca Juga: Membangun Rumah Sehat di Lingkungan Padat Penduduk]

Gaya hidup yang satu ini memang mengajak Anda untuk tidak menghasilkan sampah atau setidaknya mengurangi sampah pribadi. Bagi Anda yang peduli dengan lingkungan dan ingin memulai gaya hidup zero waste namun bingung dari mana harus memulainya, berikut langkah yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi sampah seperti dilansir dari huffpost.com (4/1/2019).

1 Ganti Tissue dengan Alternatif Lain

Salah satu langkah mudah dan umum untuk memulai gaya hidup zero waste atau gaya hidup bebas sampah adalah dengan berhenti menggunakan tissue. Ganti tissue dengan sesuatu yang bisa kembali digunakan seperti kain. Tissue pemakaiannya hanya sekali, setelah basah atau kotor langsung di buang. Berbeda dengan kain yang bisa dicuci jika kotor. Anda bisa menggunakan berbagai jenis kain untuk mengganti posisi tissue, ada handuk, kain linen, atau pun micro fiber.

2 Kurangi Penggunaan Plastik

Plastik merupakan sampah yang membutuhkan waktu hingga 100 tahun baru terurai. Karena proses penguraian yang lama ini membuatnya makin menumpuk jika Anda terus-terusan menggunakan plastik. Ganti plastik dengan tas belanja ketika Anda pergi ke minimarket atau supermarket.

Bawa Tempat Makan Sendiri untuk Gaya Hidup Zero Waste

3 Bawa Tempat Makan & Minum Sendiri

Jika Anda membeli makanan dan tidak untuk dinikmati di tempat, para penjual biasanya menggunakan berbagai macam kemasan untuk membungkus wadahnya. Mulai dari sterofom, kertas, dan plastik. Ketika Anda membeli satu makanan saja, setidaknya ada dua sampah yang Anda hasilkan. Maka dari itu, dengan membawa tempat makan atau minum sendiri ketika membeli makanan atau minuman, Anda sudah berkontribusi untuk mengurangi sampah.

4 Bekukan Makanan Sisa di Kulkas

Walau sampah bahan makanan bisa menjadi pupuk kompos dan mudah terurai, namun ada baiknya Anda lebih bijak terhadap bahan makanan yang Anda beli. Selama masih bisa digunakan, lebih baik gunakan yang ada. Dengan menghabiskan makanan yang ada di rumah, tentunya Anda berkontribusi juga untuk mengurangi tumpukan sampah yang sudah semakin tinggi.

[Baca Juga: Cleanee Jakarta Project, Gerakan Anak Muda Peduli Masalah Sampah]

Agar umur makanan makin lama, Anda bisa meletakkannya ditempat makan yang tertutup atau kantong ramah lingkungan yang kedap udara, kemudian simpan di freezer. Jika ingin mengkonsumsinya lagi, panaskan di microwave atau panaskan di atas rice cooker

Itulah empat langkah awal untuk mulai gaya hidup zero waste atau bebas sampah. Kontribusi Anda untuk mengurangi tumpukan sampah, walau sedikit tentu akan sangat berarti.


Read More

Artikel Lainnya

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.

Slide2.JPG

Berita Kawasan

Kondisi Masyarakat Dusun Sumbermanggis Pasca Gempa di Malang

20 April 2021, 13:08

Pasca terjadinya gempa di wilayah Malang Selatan dengan skala M 6.1, banyak sekali dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat yang hidup di wilayah Malang dan sekitarnya

20210417_123323.jpg

Berita Kawasan

Pantauan Harga Kebutuhan Pangan di Pasar Tangerang selama Ramadan

20 April 2021, 12:09

Setiap Bulan harga jual di pasar mengalami kenaikan. Seperti saat ini, di Bulan Ramadan harga pasar pun kerap mengalami kenaikan. Kenaikan harga cukup membuat beberapa pedagang mengalami keluhan.


Comments


Please Login to leave a comment.