Batik Ciprat Gumiwang, Berdayakan Warga Disabilitas Intelektual

Kecantikan dan Fashion

Batik Ciprat Gumiwang, Berdayakan Warga Disabilitas Intelektual

Tim redaksi PingPoint.co.id melakukan penelusuran di laman Instagram batikciprat_gmw, Jumat (8/10/2021) Batik Ciprat Gumiwang dibuat dengan cara menciprat-cipratkan larutan malam pada lembaran kain. Yang menarik, Batik Ciprat Gumiwang dibuat oleh disabiltas intelektual (sulit baca, tulis, dan berhitung) yang merupakan warga sekitar. Sejumlah remaja disabilitas intelektual ini dipandu oleh Sri Haryati di Shelter Workshop Peduli yang menyatu dengan rumahnya di Desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.

Meski motif batik dari Shelter Workshop Peduli beda dengan batik pada umumnya karena dipenuhi bintik- bintik dengan ukuran dan posisi yang tak beraturan, sehingga orang menyebutnya batik ciprat. Sesuai namanya batik ciprat ini dibuat dengan cara seperti yang telah diterangkan di atas. Tidak ada pola yang pasti dalam membuat Batik Ciprat Gumiwang. “Mereka membuatnya dengan selera masing- masing. Tak ayal setiap produk hasilnya bisa berbeda. Tidak beraturan motifnya,” ungkap Sri.

Batik Ciprat Gumiwang, Berdayakan Warga Disabilitas Intelektual

Selain itu, juga sulit memahami kejelasan makna dari gambar abstrak tersebut. Tapi ini yang justru membuatnya unik. Para pemuda disabilitas mewarnai kain yang telah diberi motif (ngeblok) kemudia mereka menjemurnya di bawah matahari. Sri mengatakan batik ciprat adalah bagian dari cara untuk menumbuhkan kepercayaan diri pada disabilitas. Dengan kegiatan produktif semacam ini, para remaja disabilitas merasa mendapat pengakuan. “Karena mereka bisa menghasilkan uang dan bisa menunjukkan kepada orang tua bahwa mereka bisa bekerja mendapat uang. Itu membuat mereka percaya diri,” kata Sri.

Ada sejumlah tahapan untuk menghasilkan batik ciprat. Para remaja disabilitas hanya bekerja sesuai dengan kemampuan mereka yang terbatas. Motif dasar dibuat oleh pendamping karena butuh pemikiran dan keahlian khusus, tetapi untuk mencipratkan larutan malam ke kain, para remaja disabilitas bisa melakukannya. Tahapan mewarnai (ngebok) dan mengunci warna juga membutuhkan peran para remaja disabilitas.

Batik Ciprat Gumiwang, Berdayakan Warga Disabilitas Intelektual

Selembar kain batik ciprat dijual degan harga Rp 150 ribu. Untuk pembelian partai besar, Sri memastikan ada potongan harga. Dari hasil penjualan Batik Ciprat Gumiwang, akan dibagikan ke disabilitas intelektual setelah dipotong untuk modal produksi. “Yang lagi banyak permintaan motif bulu separuh,” kata Sri.

Sementara itu, Kepala Desa Gumiwang Arif Fahrudin mengatakan merk produk Batik Ciprat Gumiwang sudah banyak dipakai masyarakat maupun pegawai instansi pemerintahan. Hal ini karena kegiatan Shelter Workshop Peduli adalah bagian dari upaya melatih ketrampilan dan kewirausahaan disabilitas intelektual. Bahkan Arif Fahrudin melihat difabel yang terlibat dalam kegiatan ekonomi ini menjadi lebih percaya diri dan ceria dari sebelumnya. “Pemasarannya kami ke instansi juga online,” kata Arif Fahrudin.

Bgi pointers yang tertarik ingin membeli Batik Ciprat Gumiwang bisa langsung datang ke lokasi Shelter Workshop Peduli Disabilitas Intelektual KSM “Dadi Mulya” Desa Gumiwang Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara. Untuk pemesanan online bisa kunjungi laman instagram Batik Ciprat Gumiwang di @batikciprat_gmw atau hubungi nomor telepon 0813 9117 6645.


Read More

Shelter Workshop Peduli Disabilitas Intelektual KSM “Dadi Mulya”

Produksi Batik Ciprat Gumiwang

0813 9117 6645
None

Artikel Lainnya

1.jpg

Hobi dan Hiburan

Nuansa Natural di Pemandian Sumber Demoon Malang

26 October 2021, 19:03

Obyek wisata Sumber Demoon berlokasi di Jl. Simpang Anggodo, Lowoksuruh, Pusun Jabon, Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang.

IMG_26102021_071120_(1100_x_600_piksel).jpg

Hobi dan Hiburan

Pemandu Acara di Medan Terkena Dampak Saat Pandemi

26 October 2021, 17:03

Otomatis mempengaruhi penghasilannya dari nge-MC. Meski demikian, ia bersyukur karena ada acara-acara yang digelar webinar,

Program Bedas Sapujagat Cegah Angka Pernikahan Anak di Bandung

Kesehatan

Program Bedas Sapujagat Cegah Angka Pernikahan Anak di Bandung

26 October 2021, 16:34

Angka pernikahan anak di Kabupaten Bandung cukup tinggi sehingga membuat Pemkab dan pihak-pihak terkait mengadakan sebuah program untuk menghapus angka pernikahan dini di Kabupaten Bandung.

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.


Comments


Please Login to leave a comment.