Begini Cara Kota Depok Atasi Ancaman Kanker Serviks

Kesehatan

Begini Cara Kota Depok Atasi Ancaman Kanker Serviks

Data yang dirilis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 9.200 kasus kematian menyerang wanita Indonesia, lantaran mengidap penyakit kanker serviks. Kanker jenis ini menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan pada wanita selain kanker payudara.

Sementara Data Kementerian Kesehatan mencatat setidaknya 15.000 kasus kanker serviks menyerang perempuan Indonesia setiap tahunnya. Merespons hal ini, Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kota Depok memberikan pelayanan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), guna mendeteksi secara dini penyakit mematikan tersebut.

Begini Cara Kota Depok Atasi Ancaman Kanker Serviks

Sekadar informasi, Penelitian mengungkapkan bahwa angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung stadium yang dialami. Sebagai contoh, angka harapan hidup 80% berarti 80 dari 100 penderita bertahan hidup 5 tahun setelah terdiagnosis kanker serviks. Berikut adalah angka harapan hidup pada penderita kanker serviks berdasarkan stadium yang dialami:

  • Stadium 1 – 80-93%
  • Stadium 2 – 58-63%
  • Stadium 3 – 32-35%
  • Stadium 4 – 15-16%

[Baca Juga: 7 Penyakit Ini Rentan Menyerang Perempuan]

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Enny Ekasari menjelaskan, pelayanan pemeriksaan IVA sudah berlangsung sejak tahun 2018. Pelayanan ini berjalan setiap minggunya di seluruh Puskesmas di Kota Depok. “Pemeriksaan IVA bersamaan dengan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang ada di Puskesmas,” tuturnya, dilansir depok.go.id, Rabu (11/3/2020).

Berkenaan dengan jadwal pemeriksaan IVA, sambung Enny, disesuaikan dengan pelayanan di masing-masing Puskesmas. Biasanya, dalam sepekan bisa diberikan satu atau dua kali pemeriksaan.

Mengenai soal biaya, masyarakat diminta Enny untuk jangan terlalu cemas. Pasalnya, biaya yang dibutuhkan untuk masyarakat yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) diberikan secara gratis. Sedangkan masyarakat non JKN-KIS hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp25.000.

[Baca Juga: Kampanye Deteksi Kanker Sejak Dini YKI Depok Ke Sekolah]

Enny memastikan, masyarakat yang sudah melakukan pemeriksaan IVA dapat langsung mengetahui hasilnya. Karena proses pemeriksaan dilakukan dengan meneteskan asam asetat (asam cuka) pada permukaan mulut rahim. “Proses ini lebih cepat karena terlihat langsung oleh tenaga kesehatan yang memeriksa,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjabarkan, dari hasil pemeriksaan, masyarakat yang dinyatakan kanker serviks akan diberikan rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, bagi masyarakat yang pra kanker akan dibantu untuk menjalankan terapi menggunakan laser.


Read More

Artikel Lainnya

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW.jpg

Hobi dan Hiburan

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW

07 February 2023, 14:00

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 nantinya tak hanya berisikan pameran otomotif tapi juga siap didampingi acara konser seru bertajuk Jakarta Concert Week 2023.

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya.jpg

Pendidikan

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya

07 February 2023, 11:00

Melalui Acer Smart School Awards 2022, Acer beri penghargaan kepada belasan sekolah dan para guru kreatif yang dipandang mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus.jpg

Pendidikan

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus

06 February 2023, 14:53

Bergabung dalam UnpadSF, sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran mengisi sela-sela waktunya untuk membantu serta melindungi anabul yang tinggal di sekitaran kampus Unpad.

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM.jpg

Bisnis

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM

06 February 2023, 12:51

Selain untuk berolahraga, CFD Kota Medan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta teman dan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM Kota Melayu Deli.


Comments


Please Login to leave a comment.