Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda Jadi Momen Bersejarah

Berita Kawasan

Begini Momen Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda

Hari ini, tepatnya 91 tahun yang lalu yaitu 28 Oktober 1928, berlangsung kongres pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda yang menyerukan persatuan dalam bertanah air dan berbangsa Indonesia, serta menjunjung satu bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia. Kongres pemuda menjadi bukti para pemuda mengupayakan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung sebelum seruan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dikumandangkan Bapak Proklamator, Soekarno dan Hatta.

Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda Jadi Momen Bersejarah

Sumpah Pemuda, tercetus di dalam kongres pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Menurut romadecade.com (28/10/2019), Kongres Pemuda II dilangsungkan selama dua hari pada tanggal 27 dan 28 Oktober di Batavia. Hari pertama kongres diadakan di Gedung Ktaholikee Jonglingen Bond atau dikenal sebagai Gedung Pemuda Katolik. Pada hari kedua, Kongres diadakan di Gedung Oost Java yang saat ini berlokasi di Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat.

[Baca Juga: Upacara Perayaan Hari Sumpah Pemuda di Kepulauan Seribu]

Adapun tujuan dari Kongres Pemuda II antara lain:

  1. Melahirkan cita-cita semua perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia
  2. Membicarakan beberapa masalah pergerakan pemuda Indonesia
  3. Memperkuat kesadaran dan memperteguh persatuan Indonesia

Kongres ini diikuti lebih banyak peserta dari kongres pertama, termasuk Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Jong Islamieten Bond, Pemuda Indonesia, Jong Celebes, Jong Ambon, Katholikee Jongelingen Bond, Pemuda Kaum Betawi, Sekar Rukun dan lainnya. Kongres ini juga dihadiri perwakilan dari pemuda peranakan kaum Tionghoa di Indonesia, seperti Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok, dan Tjio Djien Kwie, tapi asal organisasi/perhimpunan mereka belum diketahui.

Indekos, Toko Bunga, dan Museum, Inilah Perubahan Wajah Gedung Sumpah Pemuda

Istilah "Sumpah Pemuda" sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya. Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda Penulisan menggunakan ejaan van Ophuysen.

Pertama
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedua
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, Bahasa Indonesia.

[Baca Juga: Perubahan Museum Sumpah Pemuda: dari Indekos Hingga Toko Bunga]

Seperti yang tertulis pada buku Literasi Politik yang ditulis Gun Gun Heryanto (2019) mengungkapkan, ikrar sebagai satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa merupakan ikrar yang sangat monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Tiada hari tanpa lelah menjunjung tinggi sumpah pemuda, Selamat Hari Sumpah Pemuda, mari wujudkan kemajuan dan persatuan Indonesia!


Read More

Artikel Lainnya

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

Kecantikan dan Fashion

Bulu Mata Menjulang dengan Maybelline Sky High Waterproof Mascara

02 July 2022, 12:51

Maybelline Sky High Waterproof Mascara ini mengandung ekstrak bambu dan fiber yang dapat membantu memanjangkan dan menebalkan bulu mata.

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!.jpg

Hobi dan Hiburan

Hadirkan Full Team, Tiket Konser Pre-sale 1 & 2 Dewa 19 di Candi Prambanan Ludes!

01 July 2022, 15:58

Dengan kehadiran formasi lengkap, empat vokalis dan dua drummer di satu panggung, pemesanan tiket konser 30 Tahun Dewa 19 di Candi Pramabanan jenis pre-sale satu serta dua telah habis dengan tiket harga normal yang saat ini tersedia.

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashles s.jpg

Bisnis

Melalui Flexi Hospital & Surgical, Astra Life Gaungkan Asuransi Kesehatan Cashless

01 July 2022, 14:44

Demi mengikuti tren digitalisasi serta iklim cashless yang bersifat kekinian, Astra Life juga memiliki produk asuransi kesehatan yang bersifat non-tunai.

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri.jpg

Berita Kawasan

Setelah Dihancurkan di Masa Penjajahan, Gapura Chinatown di Jakarta Kembali Berdiri

01 July 2022, 10:42

Baru-baru ini gapura Chinatown di kawasan Glodok Jakarta kembali diresmikan usai proyek restorasinya pasca-puluhan tahun yang lalu dihancurkan tentara Jepang.


Comments


Please Login to leave a comment.