PONDOK-INDAH_KAWASAN_BEGINI-SEJARAH-PENYELENGGARAAN-ASIAN-PARA-GAMES_GALIH_1100-px-X-600-px.jpg

Berita Kawasan

Begini Sejarah Penyelenggaraan Asian Para Games

Euforia Asian Games 2018 di Jakarta, Indonesia hingga kini masih terasa. Kesuksesan perhelatan ini pun mendapatkan perhatian dan pujian dari dunia internasional. Melanjutkan tongkat estafet perhelatan Asian Games 2018, Indonesia kini menjadi tuan rumah pesta atlet difabel se-Asia, Asian Para Games 2018. Perhelatan ini digelar pada 6-13 Oktober 2018.

Asian Para Games 2018 di Jakarta diikuti sekira 2.800 atlet dari 42 negara Asia anggota Paralympic Comitte bertarung dalam 18 cabang olah raga yang dipertandingkan. Selain itu, ada juga 1.200 ofisial, dan 500 awak media baik dari dalam maupun luar negeri yang ambil bagian dalam perhelatan empat tahun sekali ini.

Pernahkah Anda tahu, sejarah terselenggaranya Asian Para Games? Dihimpun dari kompas.com dan sport.solopos.com, Sabtu (6/10/2018), awal penyelenggaraan Asian Para Games bermula dari Far East and South Pasific Games for the Disabled (FESPIC) Games yang digelar di Oita, Jepang 1975 silam. FESPIC Games merupakan multisporting event bagi atlet difabel yang digelar untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas melalui olahraga. FESPIC sendiri tercatat sudah terselenggara sebanyak sembilan kali dan Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada 1986.

Namun pada 2006, FESPIC Games dan FESPIC Commite dihapuskan. Kemudian Asian Paralympic Committee mengambil alih tanggung jawab sebagai wadah organisasi menyelenggarakan Asian Para Games pada 2010 di Guangzhou, Tiongkok.

Dari situ, Asian Para Games mulai disepakati menjadi ajang mutltisport empat tahun sekali yang dikemas jadi satu paket dengan penyelanggaraan Asian Games di suatu Negara. Tahun 2014, Asian Para Games digelar di Incheon, Korea Selatan. Saat ini (2018), digelar di Jakarta, Indonesia yang tercatat menjadi perhelatan Asian Para Games ketiga kalinya.

Sementara pada Asian Games 2018 lalu terkenal dengan maskot Bhin-Bhin, Atung, dan Kaka. Untuk Asian Para Games 2018, maskot yang diangkat adalah elang bondol yang diberi nama Momo. Maskot ini dipilih mempresentasikan serta mewakili motivasi dan mobiltas. Diharapkan Asian Para Games 2018 dapat mempromosikan keseteraan dalam kehidupan bersosial dan kesuksesan atlet diharapkan pula menjadi inspirasi bagi orang lain.


Read More

Artikel Lainnya

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.


Comments


Please Login to leave a comment.