Bekraf Berharap Pemerintah Daerah Implementasikan Ridekraf

Bisnis

Bekraf Berharap Pemerintah Daerah Implementasikan Ridekraf

Sebagai upaya mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) di daerah, pemerintah daerah (pemda) diharapkan dapat melakukan sinkronisasi Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif 2019-2025 (Rindekaraf) dengan menyusun road map dan renacana aksi.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan, Ridekraf merupakan pedoman bagi pemerintah pusat, pemda provinsi, dan pemda kabupaten atau kota dalam melaksanakan urusan pengembangan ekraf nasional.

[Baca Juga: Bekraf Gandeng Pemerintah Daerah dan Asosiasi Kembangkan Ekraf]

Melalui penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan dengan 25 pemda, diharapkan menjadi langkah awal bagi seluruh pihak untuk bersinergi dan berkilaborasi menguatkan ekosistem ekraf dan mencapai visi Indonesia menjadi pelaku ekraf dunia pada 2030.

Dengan begitu pihaknya berharap stakeholders agar dalam mendesain program ekrafnya dapat melihat perspektif pasar global, karena pengembangan ekraf pada akhirnya berorientasi pada pasar internasional. “Selain itu pengembangan kapasitas pelaku ekraf dapat pula memanfaatkan mekanisme kerja sama internsaional,” kata di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, seperti dikutip dari laman Bekraf (24/5/2019).

[Baca Juga: Bekraf Dukung Pelaku Usaha Kreatif Lewat Program Satu Pintu]

Indonesia turut ditargetkan jadi salah satu kekuatan ekraf dunia. Hal ini seiring dengan meningkatnya kontribusi ekraf terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Pada 2016, kontribusi ekraf pada perekonomian nasional sebesar 7,44 persen dan diproyeksikan meningkat.

Di sisi nilai, PDB ekraf diproyeksi telah melampaui Rp1.000 triliun pada 2017 dan mendekati Rp1.102 triliun pada 2018. Oleh sebab itu, pemerintah melalui Bekraf terus berupaya memberikan inovasi serta menaruh perhatian lebih terhadap sektor ini dengan tujuan menggali potensi dan memaksimalkan peluang sekaligus mengatasi tantangan ekraf yang ada.

“Hingga saat ini Bekraf fokus mengembangkan enam program yang terbagi dalam dua program besar, yakni program unggulan terdiri atas kuliner, fesyen, dan kriya serta program prioritas terdiri atas musik dan game developer, dan film, animasi serta video,” katanya.


Read More

Artikel Lainnya

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.

Nostalgia Lagu Hits Boyzone dan Westlife, Boyzlife Akan Tampil di Bengkel Space.jpg

Hobi dan Hiburan

Nostalgia Lagu Hits Boyzone dan Westlife, Boyzlife Akan Tampil di Bengkel Space

23 June 2022, 17:30

Duet Boyzlife disebut akan diboyong untuk tampil pada 7 Agustus 2022 nanti untuk menampilkan lagu-lagu hits kedua anggotanya ketika masih di grup boyband Boyzone serta Westlife.


Comments


Please Login to leave a comment.