BELAJAR MENGENAL TANAMAN DI TAMAN MENTENG

Pendidikan

Belajar Mengenal Tanaman di Taman Menteng

Sejak pertama kali diresmikan pada April 2007, Taman Menteng di Jakarta Pusat langsung mencuri perhatian. Sebab, taman ini memiliki segudang kelebihan dibanding taman lain yang ada di Ibu Kota. Berbagai fasilitas ada di sini. Makanya, Taman Menteng bisa dibilang multifungsi.

Selain sebagai ruang terbuka hijau atau RTH, Taman Menteng juga bisa dijadikan sebagai titik kumpul komunitas, tempat bermain, rekreasi keluarga, bahkan sarana edukasi untuk mengenal berbagai jenis tanaman. Bagaimana tidak, taman yang dibangun di atas lahan seluas 30 hektare ini memiliki lebih dari 30 spesies tanaman hias.

Jumlah spesies tanaman sebanyak ini tidak dimiliki taman kota lain di Jakarta. Maka itu, akan sangat pas jika Taman Menteng dijadikan sarana atau tempat untuk belajar mengenal tanaman. Terlebih, beberapa tanaman yang sudah cukup jarang di temui juga ada di sana. Tanaman itu antara lain bambu Jepang, jati mas, sawit, bintaro, menteng, kamboja kuning, bunga kupu-kupu, mindi, pologium, dan berbagai bunga lain yang berwarna cantik.

[Baca Juga : Bermain Sambil Belajar di Taman Safari Bogor]

Untuk menjaga dan memastikan kehidupan flora di sana, sistem pengairan diatur dengan sedemikian rupa. Bahkan agar air tidak menggenang, sebanyak 44 sumur resapan juga dibuat di sekitar Taman Menteng. Sementara untuk melestarikan tanaman-tanaman tersebut, dibangunlah beberapa rumah kaca di sana. Meski pada kenyataannya, rumah kaca itu tidak pernah difungsikan sesuai dengan tujuan awal, tapi lebih sering dijadikan sarana penyelenggaraan pameran atau seminar. Terlepas dari hal tersebut, Taman Menteng masih asri sampai sekarang.

Selain rumah kaca, ada pula fasilitas lain yang ada di taman tersebut. Berbagai fasilitas itu tidak hanya dihadirkan sebagai sarana belajar, melainkan rekreasi dan olahraga juga. Fasilitas-fasilitas yang dimaksud adalah track sepeda, jogging track, lapangan basket atau futsal, Pojok Olahraga ‘Brrrrgerak’, area bermain, dan kolam air mancur. Beberapa sarana pelengkap taman seperti tempat duduk, tempat sampah, pepohonan rindang, tanah berumput, hingga papan informasi juga banyak terdapat di Taman Menteng.

Sekilas Sejarah Taman Menteng

Taman Menteng sejatinya sudah mencuri perhatian sejak lama, bahkan sebelum dijadikan taman. Sebab dulu, atau tepatnya pada tahun 1920, stadion yang bernama Voetbalbond Indischee Omstreken atau V.I.O.S Veld ini sudah ada dan digunakan sebagai tempat olahraga orang-orang Belanda. Tidak lama kemudian, atau setelah Persija lahir, stadion di Jalan HOS Cokroaminoto itu dijadikan lapangan latihan klub sepak bola kebanggaan warga Jakarta tersebut.

Pada tahun 1961, Persija dirasa perlu memiliki lapangan yang representatif. Surat keputusan Gubernur Jakarta tahun 1975 pun lantas menetapkan stadion ini sebagai kawasan cagar budaya yang dilindungi. Pada tahun yang sama, lapangan itu berubah nama menjadi Stadion Persija atau Stadion Menteng.

Rencana pengalihan Stadion Menteng berawal sejak 2004 sekitar bulan September. Kala itu, digelar sayembara desain Taman Menteng, ruang terbuka publik serba guna oleh Dinas Pertamanan DKI Jakarta. Hingga akhirnya, pada tanggal 28 April 2007, taman ini diresmikan dan dikategorikan sebagai taman publik yang memiliki fasilitas olahraga. Hingga kini, taman tersebut berfungsi sebagai ruang terbuka publik bagi masyarakat Menteng yang terbuka 24 jam.

Read More

Artikel Lainnya

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

Kesehatan

Kampung Kepo Dukung Wanita Lebih Peduli dengan Kanker Serviks

18 August 2019, 20:00  |  3 Views

Untuk meningkatkan kepedulian serta mendorong wanita untuk melakukan deteksi dini kanker, Kampung Kepo diresmikan.

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

Properti dan Solusi

Ampas Kopi Ternyata Punya Manfaat Istimewa

18 August 2019, 19:00  |  3 Views

Biasanya ampas kopi selalu berakhir di tempat sampah, namun ternyata endapan hasil akhir dari minuman lezat ini masih dapat Anda manfaatkan.

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

Bisnis

Bayar Ongkos Kirim Barang di Gerai JNE Kini Bisa Pakai GoPay

18 August 2019, 18:00  |  6 Views

GoPay menjadi uang elektronik pertama yang dapat menjadi opsi pembayaran biaya kirim barang melalui JNE. Kirim barang pun jadi lebih praktis.

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

Kesehatan

Kader JKN Dekatkan BPJS Kesehatan untuk Pelayanan Masyarakat

18 August 2019, 17:00  |  5 Views

Kader JKN berperan aktif menyukseskan Program JKN-KIS. Selain itu, berbagi informasi dan membawa manfaat kepada masyarakat.


Comments


Please Login to leave a comment.