Belajar Mengubah Pola Pikiran Destruktif di Rumah

Kesehatan

Belajar Mengubah Pola Pikiran Destruktif di Rumah

Kemunculan pikiran negatif tidak timbul oleh satu sebab yang terjadi sekali, melainkan karena persepsi buruk yang dipelihara. Belajar dari Psikolog Steven Aitchison asal Inggris, pikiran negatif akan membawa seseorang kedalam pola pikir destruktif yang tidak hanya merugikan diri sendiri melainkan orang-orang yang berada di sekitarnya. Ada beberapa tanda-tanda pola pikir destruktif yang sering terjadi.

Berikut penjelasan yang dihimpun dari artikel yang ditulis psikolog tersebut dalam situsnya stevenaitchison.co.uk (4/5/2020).

[Baca Juga: RedDoorz Luncurkan Hope Hotline, Kesehatan Mental untuk Mitra Hotel]

  • Mereka Semua Salah

Melihat seseorang atau kelompok yang dianggap tidak mampu atau salah karena tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki. Contoh, “Saya tidak percaya dengan pengobatan ini dan itu, seharusnya mengobati wabah tidak seperti ini.” Pernyataan ini dapat menjadi contoh kecil dari pola pikir destruktif. Pola pikir ini biasanya muncul karena rasa ketidakpercayaan terhadap orang lain yang tinggi serta rasa percaya diri akan kemampuan sendiri yang utuh.

  • Berpikir Berdasarkan Emosi

Mungkin sebagian besar dari kita sudah mengerti tentang konsep emosi. Terkadang mengendalikan emosi sendiri akan terasa lebih sulit Ketika realita sudah mengancam terlebih dahulu. Contoh, “Saya tidak akan mampu melewati masa pandemi ini, jadi percuma saja mencobanya.” Meski banyak pro dan kontra terhadap pendapat ini, tapi pola pikir seperti ini terkadang secara langsung akan menghancurkan batas kemampuan diri sendiri sebagai manusia.

Belajar Mengubah Pola Pikiran Destruktif di Rumah

  • Hal Baik Adalah Mimpi

Pernah memiliki perasaan bahwa segala sesuatunya tidak pernah menjadi baik adalah hal yang wajar terjadi kepada manusia. Namun, perasaan bahwa hal baik hanyalah angan-angan menjadi pemikiran yang terbilang destruktif. Biasanya, penyebab dari pikiran seperti ini adalah karena keadaan atau realita yang tidak sesuai dengan harapan. Rasa patah hati dan putus asa seolah membuat semua hal-hal baik menjadi buram. Contoh, “Mereka enak, di rumah aja bisa melakukan banyak hal dengan gadget dan mainan mahal, kalau saya hanya bisa tidur.”

Sama halnya dengan virus atau wabah COVID-19 yang sedang menimpa Indonesia saat ini, pemikiran destruktif dapat menyebar kerusakan, tidak hanya pada diri sendiri tapi juga orang lain. Adapun sebab akibat dari timbulnya dari pola pikir destruktif dari kondisi kehidupan sehari-hari, tapi masih bisa diobati.

[Baca Juga: Origami: Seni Melipat Kertas dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Mental]

Kesadaran menjadi salah satu obat paling ampuh untuk meminimalkan pola pikir destruktif. Sadar dalam keadaan negatif dapat membangunkan pikiran Anda dari bakteri kegalauan dan rasa cemas yang berlebih akan suatu hal. Mengetahui pokok masalah dan meminta bantuan orang lain untuk mengingatkan dapat menjadi solusi yang bisa Anda lakukan.

Pada dasarnya, pola pikir destruktif merupakan timbunan dari pikiran-pikiran negatif yang harus segera dihilangkan. Meski sulit, ada beberapa pelajaran yang dapat diambil dari ilmu Stoa (Zeno) soal mental contrasting, dimana salah satu teknik menjaga kesehatan mental adalah dengan berada di antara rasa pesimis dan optimis.

Read More

Artikel Lainnya

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video .jpg

Berita Kawasan

Hari Ulang Tahun Kota Bogor Dirayakan Via Konferensi Video

06 June 2020, 13:00

Di ulang tahun ke 538, Hari Jadi Bogor dirayakan dengan sederhana tak seperti biasanya karena terselenggara di tengah pandemi.

berjalan tertib, begini prosedur rapid test di sukolilo2.jpg

Berita Kawasan

Berjalan Tertib, Begini Prosedur Rapid Test di Sukolilo

06 June 2020, 12:00

Sepekan sudah uji cepat dan uji swab dilakukan di penjuru Surabaya. Pelaksanaan relatif berlangsung tertib, seperti yang terjadi di kawasan Terminal Keputih Sukolilo.

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli .jpg

Berita Kawasan

Kota Bekasi Perpanjang PSBB Kembali Hingga 2 Juli

06 June 2020, 11:00

Sembari menjalankan masa new normal, Kota Bekasi kembali memperpanjang masa PSBB selama 28 hari

Begini Caranya Atasi Wajah Berminyak Secara Alami Lidah Buaya

Berita Kawasan

Baru! Kota Malang Ciptakan Kampung Aloe vera di Masa Pandemi COVID-19

06 June 2020, 10:46

Kampung Aloe vera diinisiasi Pertamina Fuel Terminal Malang melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)


Comments


Please Login to leave a comment.