Belasan Ribu Vaksin COVID-19 Datang, Vaksinasi Perdana Siap Digelar di Bekasi.jpg

Kesehatan

Belasan Ribu Vaksin COVID-19 Datang, Vaksinasi Perdana Siap Digelar di Bekasi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan alokasi 97.080 vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat yang dialokasikan ke berbagai wilayah. Pada pekan ini giliran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sudah menerima jatah alokasi vaksin Sinovac tersebut. Dengan jumlah 14.060 dosis, belasan ribu vaksin COVID-19 ini langsung diterima Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Roghilawati. Di mana target awal vaksinasi COVID-19 ini adalah para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bekasi.

Belasan ribu dosis vaksin Sinovac ini tiba di Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bekasi pada Selasa kemarin. “Pada hari ini, 12 Januari 2021, pukul dua siang, Kota Bekasi alhamdulillah sudah ter-dropping vaksin yang telah direncanakan pemerintah pusat sebanyak 14.060,” jelas Tanti, sebagaimana dikutip dari bekasikota.go.id (12/1/2021).

Belasan Ribu Vaksin COVID-19 Datang, Vaksinasi Perdana Siap Digelar di Bekasi .jpg

Kepala Dinkes Kota Bekasi ini menjelaskan, dengan tibanya vaksin COVID-19 di wilayahnya maka pihaknya akan terus melakukan beragam persiapan demi memastikan kelancaran proses vaksinasi. Sesuai instruksi Kementerian Kesehatan, target prioritas dalam gelombang pertama pemberian vaksin ini adalah kepada para nakes. Namun hingga kini Pemkot Bekasi belum memberikan kepastian kapan proses vaksinasi COVID-19 tahap pertama ini diselenggarakan.

Dari sisi lokasi untuk proses vaksinasi COVID-19 perdana di wilayahnya, Pemkot Bekasi telah memiliki lokasinya. Ada sekitar 120 lokasi yang melayani penyuntikan vaksin Sinovac tersebut yang terbagi menjadi 46 rumah sakit, 42 puskesmas, dan 32 klinik kesehatan. Selama proses persiapan vaksinasi, belasan ribu vaksin COVID-19 ini disebut telah disimpan di tempat khusus guna suhunya tetap terjaga.

[Baca Juga: BPOM Perpanjang Pemantauan Uji Coba Vaksin Sinovac Tiga Bulan ke Depan]

Berdasarkan keterangan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada pekan lalu, Pemkot Bekasi sendiri sudah memiliki rencana mengenai pembagian dosis-dosis vaksin COVID-19. Dengan 11.983 dosis akan diberikan untuk para nakes dan sisanya direncanakan akan dialokasikan untuk kegiatan vaksinasi selanjutnya. Seperti yang dicerminkan Presiden Joko Widodo yang divaksin pada 13 Januari 2021, orang nomor satu di Kota Bekasi itu menyatakan kesiapan mengikuti jejak Jokowi. Tapi ia tetap memprioritaskan para nakes terlebih dahulu yang divaksin.

“Kalau ke saya juga boleh kapan saja boleh, tapi kan harusnya pemimpin itu belakang, tidak mementingkan kepentingan bahwa pemimpin harus divaksin dulu, sementara nakesnya belakangan. Nah, tinggal melihatnya dari sisi mana. Kalau saya lihatnya, bukan jangan dianggap nanti takut. Yang penting dulu siapa yang berhubungan setiap hari dengan pandemi, berarti nakes,” ungkap pria yang akrab disapa Pepen itu (8/1/20210)

Read More

Artikel Lainnya

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

Kesehatan

Sistem Kekebalan Penyintas COVID-19 Dapat Terus Meningkat dan Bertahan Lama

23 January 2021, 20:08

Penemuan yang dipublikasikan di Nature ini, memberikan bukti terkuat bahwa sistem kekebalan tubuh dapat "mengingat" virus dan secara luar biasa terus meningkatkan kualitas antibodi.

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

Pendidikan

Kenali Tipe Belajar Agar Anak Lebih Mudah Belajar di Rumah

23 January 2021, 18:07

Gaya belajar pada dasarnya adalah kunci pengembangan dan kinerja diri. Gaya belajar membantu anak untuk dapat belajar secara efektif dan dapat memaksimalkan belajar.

Kelenteng Tertua di Bekasi Hok Lay Kiong Mulai Bersolek Sambut Imlek

Berita Kawasan

Kelenteng Tertua di Bekasi Hok Lay Kiong Mulai Bersolek Sambut Imlek

23 January 2021, 15:51

Sejumlah pedagang kebutuhan peribadatan penganut Konghucu pun sudah menggelar aneka hiasan dan kebutuhan untuk perayaan Imlek.

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Kesehatan

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

22 January 2021, 18:09

Usai menjalani penetapan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Sanusi menuturkan jika kebijakan swab massal ASN semata-mata untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.


Comments


Please Login to leave a comment.