Benarkah Jahe Merah Bisa Sembuhkan Covid-19

Kesehatan

Benarkah Jahe Merah Bisa Sembuhkan COVID-19?

Belakangan ini, jahe merah menjadi laris dipasaran. Katanya, varietas unggul yang kaya akan khasiat ini dapat menyembuhkan COVID-19.

Sayangnya, informasi yang beredar di masyarakat perihal khasiat jahe merah dapat menyembuhkan Covid-19 kurang tepat. Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Masteria Yunovilsa Putra mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan kalau jahe merah dapat berfungsi sebagai antivirus, khususnya virus Corona.

Puluhan Kelurahan di Kota Bogor Ikut Lomba Budidaya Jahe Merah

“Sampai saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya virus Corona SARS-CoV-2,” kata Masteria, dalam siaran persnya (18/3/2020).

Masteria menjelaskan, jahe merah memiliki aktivitas sebagai immunomodulator. Hal itu membuat jahe merah berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. “Efek inilah yang bermanfaat dalam pencegahan dan membantu dalam pemulihan dari virus Corona”, jelasnya.

[Baca Juga: Minuman Jahe Merah Tangerang Tembus Pasar Hingga Ke Jepang]

Jahe merah sendiri merupakan salah satu jenis unggul dari tanaman rimpang jahe di Indonesia karena kaya akan kandungan senyawa aktif dibandingkan varietas jahe lainnya. Kandungan gingerol dan shogaol adalah senyawa yang membuat jahe merah memiliki khasiat immunomodulator. Oleh karenanya, Masteria mengatakan jahe merah dapat meredakan radang berlebih pada paru-paru.

“Secara umum, Virus Corona memiliki gejala peradangan berlebih pada paru-paru. Dengan aktivitas antiinflamasi yang dimiliki oleh jahe merah, dapat meredakan gejala tersebut”, ungkapnya.

[Baca Juga: Puluhan Kelurahan di Kota Bogor Ikut Lomba Budidaya Jahe Merah]

Mengkonsumsi jahe merah juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah penyakit. Selama ini, jahe merah sering digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Di Indonesia, masyarakat umumnya menggunakan jahe merah untuk bumbu makanan atau dikonsumsi sebagai jamu.

“Sepertinya menurunkan tekanan darah, antibakteri, menurunkan asam urat, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol, aprodisiak, pencegahan penyakit kronis degeneratif seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes pada lansia,” tutupnya.


Read More

Artikel Lainnya

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng.jpg

Kuliner

Omzet Capai Rp25 Juta Per Hari! Ini Rahasia Nikmatnya Mih Kocok Mang Dadeng

15 August 2022, 16:05

Berasal dari jerih payah serta bumbu-bumbu yang digunakan, Mih Kocok Mang Dadeng berhasil eksis selama 58 tahun terakhir dan terus dicari oleh konsumen setianya.

2 Inovatur Indonesia Digandeng dalam Program Plastic Waste to Value Southeast As ia Challenge.jpg

Bisnis

2 Inovator Indonesia Masuk Program Plastic Waste to Value Southeast Asia Challenge

15 August 2022, 14:04

Dari lima inovator di Asia Tenggara, dua datang dari Indonesia, terpilih ikut dalam program untuk membenahi tata kelola sampah plastik.

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara.jpg

Berita Kawasan

Parade Acara Jakarnaval 2022 Gaungkan Kekayaan Budaya Nusantara

15 August 2022, 12:01

Setelah vakum selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, Jakarnaval akhirnya kembali digelar dengan sukses pada akhir pekan kemarin.

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta.jpg

Berita Kawasan

Terus Dorong Geliat Pariwisata Ibu Kota, Jakarnaval Digelar di Sirkuit E-Prix Jakarta

12 August 2022, 16:43

Pada 14 Agustus 2022, Sirkuit Internasional E-Prix Jakarta akan menjadi lokasi acara puncak karnaval bernama Jakarnaval yang digelar untuk geliatkan wisata di Ibu Kota.


Comments


Please Login to leave a comment.