Benarkah Menaiki Roller Coaster Bisa Mengatasi Penyakit Batu Ginjal

Kesehatan

Benarkah Menaiki Roller Coaster Bisa Mengatasi Penyakit Batu Ginjal?

Jika kalian memiliki riwayat penyakit batu ginjal, cobalah untuk menaiki wahana roller coaster. Yap, roller coaster yang sering kita lihat di wahana permainan. Sebab, melalui penelitian yang dilakukan para ahli dari Michigan State University, Amerika Serikat, terungkap bahwa penderita batu ginjal sangat disarankan untuk naik roller coaster demi mendapatkan kesembuhan.

[Baca Juga: Buah Ini Berkhasiat Hancurkan Batu Ginjal]

Lewat penelitian yang dipimpin oleh Profesor David Wartinger, diketahui dengan rajin naik roller coaster secara berkala, maka tubuh akan secara alami mendorong batu ginjal keluar dari saluran kemih.

Benarkah Menaiki Roller Coaster Bisa Mengatasi Penyakit Batu Ginjal

Berawal dari laporan seseorang penderita batu ginjal yang mengaku sembuh ketika rutin menaiki roller coaster, akhirnya Profesor David Wartinger bersama timnya melakukan beberapa eksperimen. Ia pun membuat model cetakan 3D untuk menstimulasi ginjal pasien tertentu. Profesor David juga mengisi ginjal palsu ini dengan urin sebelum menempatkan batu ginjal asli di dalamnya. Setelah melakukan 20 kali percobaan menaiki roller coaster, para peneliti ini kemudian menganalisis pergerakan batu-batu ginjal . Hasilnya, 64 persen batu ginjal bisa keluar dengan sendirinya setelah model ginjal palsu ini dinaikkan pada roller coaster.

Untuk diketahui, penelitian ini mendapat penghargaan Ig Nobel Prize. Meski terkesan sederhana, hasil dari penelitian tentang manfaat roller coaster bisa menjadi solusi mudah bagi mereka yang memiliki masalah batu ginjal.

Belum Terbuki Efektif

Meski begitu, hasil penelitian yang diterbitkan lewat jurnal berjudul American Osteopathic Association belum tentu bisa diaplikasikan pada manusia. Hal itu dikarenakan, penelitian tersebut hanya menggunakan model 3D dari satu pasien. Ditambah, penelitian tersebut juga belum tentu efektif untuk ginjal berbagai pasien lainnya. Selain itu, percobaan hanya dilakukan dengan menggunakan satu model roller coaster bernama Big Thunder Mountain dan belum tentu cocok jika dilakukan di roller coaster lain.

Batu ginjal sendiri adalah mineral dan asam garam berukuran kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan banyak gangguan pada bagian saluran kemih. Meski penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh, namun rasa sakit yang berlebihan akan berakibat pada infeksi saluran kemih jika terus berlangsung untuk jangka waktu yang lama.

[Baca Juga: Solusi Atasi Batu Ginjal dengan ESWL]

Selama ini, perawatan batu ginjal dilakukan menggunakan teknik lithotripsy yakni dengan memecah batu ginjal. Namun, prosedur ini biasanya hanya dilakukan bagi penderita yang memiliki batu ginjal berukuran lebih besar dari 5 milimeter.

Read More

Artikel Lainnya

Cegah Virus Corona Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

Kesehatan

Cegah Coronavirus Masuk Indonesia, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

25 January 2020, 10:00

Sebagai bentuk tindakan preventif penyebaran coronavirus, Kemenkes menyiapkan 135 thermoscanner di seluruh pintu masuk Indonesia.

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

Berita Kawasan

Kinosaurus, Wadah Bertemunya Sineas dengan Penikmat Film

24 January 2020, 18:00

Dari awal pendiriannya, Kinosaurus menyimpan visi tersendiri yang sudah tercatat di benak para pendirinya. Apa sajakah itu?

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

Berita Kawasan

Pemprov DKI Siapkan Berbagai Fasilitas untuk Menunjang Stasiun MRT Terintegrasi

24 January 2020, 17:00

Fasilitas integrasi ini akan dilengkapi area komersial seperti restoran, kedai kopi, toilet, mushola, akses difabel berupa lift, dan akses eskalator untuk umum.

Hati-hati Coronavirus Kenali dan Cegah Penyakitnya

Kesehatan

Hati-hati Coronavirus: Kenali dan Cegah Penyakitnya

24 January 2020, 16:00

Coronavirus dengan mudah menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan beragam penyakit pernapasan.


Comments


Please Login to leave a comment.