Benarkah Pelihara Kucing dapat Jauhkan Stres Berlebih

Kesehatan

Benarkah Pelihara Kucing dapat Jauhkan Stres Berlebih?

Kucing merupakan jenis hewan peliharaan yang identik dengan tingkah lucu, manja dan menggemaskan. Karena sifatnya yang ramah terhadap manusia, kucing sangat cocok untuk dijadikan hewan peliharaan, kucing ternyata memiliki beberapa keunikan tersendiri dibanding dengan hewan peliharaan lainnya. Selain terkenal sebagai hewan yang menggemaskan ternyata kucing dapat memberikan terapi psikologis terhadap pemiliknya.

Memiliki kucing ternyata menjadi sebuah terapi psikologis yang berguna untuk menghilangkan stres atau rasa cemas yang berlebihan. Sedikitnya ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk mengenali pemiliknya yang terserang stres atau gangguan cemas. Melansir dari tehspurcepets.com, kucing sangat handal untuk mendeteksi rasa cemas atau stres pada manusia. Dengan demikian, biasanya mereka akan melakukan komunikasi dengan cara menggosokkan tubuh mereka secara agresif hingga mengeong dengan keras.

[Baca Juga: Memelihara Kucing Ternyata Banyak Manfaatnya Lho]

Reaksi dari kucing tersebut dapat membantu meningkatkan kembali mood sang pemilik. Setidaknya Anda hanya perlu bermain dengan kucing Anda sekitar 15 hingga 30 menit untuk menghilangkan bad mood. Terapi ini dipercaya dapat menenangkan saraf tubuh serta meningkatkan suasana hati kembali.

Benarkah Pelihara Kucing dapat Jauhkan Stres Berlebih

Apa Efek yang Ditimbulkan Kucing pada Manusia?

Melansir dari softpaws.com, perilaku kucing pada manusia dapat meningkatkan reaksi kimia Serotonin (hormon perasaan nyaman dan senang) dan reaksi Oxytocin (hormon cinta) dalam otak. Sehingga menimbulkan perasaan kasih sayang dan bahagia. Maka dari itu, secara otomatis kandungan Koristol (hormon yang meningkatkan stres) dapat menurun.

Selain dapat menghilangkan stres dan memberikan hormon bahagia, memelihara kucing juga bisa menghalangi perasaan sedih, kesepian hingga depresi. Secara tidak sadar, tingkah laku kucing yang konyol dan manja ternyata sangat mempengaruhi psikologis manusia. Mulai dari suara hingga perilaku kucing dapat membantu menyembuhkan masalah psikologi sang pemiliknya.

[Baca Juga: Vaksin Rabies Gratis, Binatang Lucu Ramaikan Kantor Wali Kota Depok]

Karena kelebihannya tersebut, saat ini kucing menjadi hewan peliharaan terpopuler setelah anjing. Karena setiap jenis kucing memiliki sifat yang berbeda-beda, maka terapi psikologis yang diberikan pun berbeda. Misalnya, kucing ras sphyx cenderung memiliki sifat yang manja, penyayang dan pintar. Biasanya reaksi yang mereka timbulkan kepada pemiliknya akan lebih intensif.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa kucing jenis ras lain tidak bisa melakukan reaksi tersebut. Pada dasarnya setiap kucing akan memiliki sifat yang berbeda-beda dan sesuai dengan didikan atau kebiasaan yang mereka terima setiap harinya.


Read More

Artikel Lainnya

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!.jpg

Berita Kawasan

Wayang Jogja Night Carnival 2022 Siap Digelar Akhir Pekan Ini!

04 October 2022, 17:54

Pekan ini warga Kota Gudeg akan dihibur dengan acara Wayang Jogja Night Carnival 2022 sebagai acara puncak HUT Kota Yogyakarta ke-266.

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kanto r.jpg

Properti dan Solusi

East Ventures Pimpin Pendanaan Startup Penyewaan Kebutuhan Rumah dan Kantor

04 October 2022, 15:58

Perusahaan startup product-as-a-service Bioma baru-baru ini disebut meraih suntikan pendanaan pre-seed yang dipimpon oleh East Ventures serta Init-6.

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.


Comments


Please Login to leave a comment.