Benarkah Perempuan Makhluk yang Rumit dan Susah Dimengerti.jpg

Berita Kawasan

Benarkah Perempuan Makhluk yang Rumit dan Susah Dimengerti?

Tiara Sari yang tinggal di Depok ini baru menerbitkan buku kumpulan cerpen yang bertemakan perempuan, yaitu Perempuan-Perempuan Perawat Kenangan. Dalam bukunya, penulis kelahiran Pariaman ini akan mengajak orang-orang untuk lebih mengenali perempuan.

“Perempuan seperti baling-baling kipas. Jangan menghitungnya saat ia tengah berputar cepat, tapi tunggulah saat baling-baling itu berhenti. Nah, dengan adanya buku ini, saya ingin orang-orang bisa melihat lebih dalam sosok perempuan. Karena buku ini berisi perihal yang tak tercatat dari perempuan yang sering luput, sehingga dianggap rumit,” ujar Tiara seperti dikutip dari rilis yang diterima PingPoint.co.id (5/3/2019).

Masih dari sumber yang sama Psikolog dari Klinik LightHOUSE Indonesia Naomi Ernawati Lestari, M.Psi menjelaskan, anggapan bahwa perempuan adalah mahkluk yang rumit dan sulit dimengerti, mungkin karena yang melihat dari sisi laki-laki.

[Baca Juga: 3 Psikolog Tulis Buku Latihan Penerimaan Diri]

Sebuah penelitian tahun 2013 mengenai perbedaan temperamen laki-laki dan perempuan dari 357 pasang anak kembar. Laki-laki digambarkan sebagai lebih aktif daripada perempuan. Sementara perempuan digambarkan lebih pemalu dan memiliki kontrol terhadap perhatian dan perilaku mereka.

Perbedaan emosi, cara pandang, penyelesaian masalah, dsb dari perempuan dan laki-laki menyebabkan laki-laki memandang perempuan lebih rumit karena mereka lebih banyak mempergunakan sisi emosional mereka dibandingkan sisi rasional.

Sementara, kata Naomi, laki-laki lebih melihat sisi rasional, sehingga emosional dikesampingkan. Hal ini lah yang membuat perempuan mempunyai lebih banyak pertimbangan sehingga laki-laki merasa perempuan lebih rumit.

“Anggapan tersebut mungkin muncul karena seringkali pria sulit mengerti apa yang sebenarnya diinginkan perempuan. Banyak akhirnya masalah dan kesalahpahaman timbul di antara laki-laki dan perempuan karena perbedaan cara berkomunikasi,” katanya.

Laki-laki berkomunikasi dengan cara yang spesifik. Mereka melihat sesuatunya lebih harafiah daripada perempuan karena mereka berkomunikasi dari kepalanya, menggunakan pikiran dan logika. Perempuan bisa berkomunikasi seperti ini juga, tapi mereka mengembangkan cara berkomunikasi lainnya, yang menggunakan emosi dan perasaan untuk mengekspresikan pengalaman mereka.

Angkat Masalah Sosial Perempuan

Senada dengan penjelasan di atas, Tiara menyebut bahwa buku kumpulan cerita pendeknya juga mengungkap tentang sisi emosional yang dimiliki perempuan, khususnya bagaimana memperlakukan kenangan, tapi urung ditunjukkan karena perempuan “pandai” menjaga perilakunya.

“Sebenarnya ide dari buku ini berasal dari keresahan saya sebagai perempuan. Lalu akhirnya saya salurkan jadi cerita pendek. Begitu banyak realita yang dihadapi perempuan, tapi jarang yang bisa melihat dari sudut pandangnya. Ya, cerpen-cerpen ini bermulai dari sana,” tambah Tiara.

[Baca Juga: Prince Claus Award Celebration, Rayakan Karya Eka Kurniawan]

Semua isi dari cerpen ini memotret realitas kehidupan. Kamu tidak hanya disajikan sebuah cerita yang isinya diperankan tokoh perempuan, tapi juga mengangkat masalah sosial di sini. Akan ada nilai-nilai yang akan mengubah pemikiran kamu begitu selesai menutup buku ini. Ditambah kamu akan dibuat terlena bahkan merana dengan gaya penceritaan serta pilihan kata penulis yang memikat.

Read More

Artikel Lainnya

Anda Hanya Egois atau Benar Narsistik Ini 3 Tendensi Penentunya

Kesehatan

Anda Hanya Egois atau Benar Narsistik? Ini 3 Tendensi Penentunya

30 September 2020, 15:03

Mengartikan tingkat narsistik "normal" itu rumit, tetapi tiga tendensi penentu berikut dapat lebih memperjelas apa masalah yang Anda hadapi.

Pasca Kafe Broker, Wali Kota Bekasi Kumpulkan Pengusaha Kafe dan Hiburan Malam .jpg

Bisnis

Pasca Kafe Broker, Wali Kota Bekasi Kumpulkan Pengusaha Kafe dan Hiburan Malam

30 September 2020, 14:02

Pepen baru-baru ini mengumpulkan semua pengusaha kafe hingga hiburan malam demi mencegah keadaan seperti di Kafe Broker Galaxy Bekasi kembali terjadi.

Bodebek Zona Merah, Ridwan Kamil Turun Langsung untuk Ngantor di Depok .jpg

Berita Kawasan

Bodebek Zona Merah, Ridwan Kamil Turun Langsung untuk Ngantor di Depok

30 September 2020, 13:05

Mulai pekan depan Gubernur Jawa Barat akan berkantor di Kota Depok untuk langsung mengawasi penangangan COVID-19 di wilayah Bodebek.

Wali Kota Jakarta Barat Kembali Ngantor Usai Pulih dari COVID-19 .jpg

Berita Kawasan

Wali Kota Jakarta Barat Kembali Ngantor Usai Pulih dari COVID-19

30 September 2020, 12:10

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat COVID-19, Wali Kota Jakarta Barat akhirnya kembali beraktivitas setelah pulih sepenuhnya.


Comments


Please Login to leave a comment.