menteng kawasan-Komunitas Ini Bergerak untuk Bantu Kelompok Termarjinalkan di Jakarta-emil-110.jpg

Berita Kawasan

Bergerak untuk Bantu Kelompok Kurang Mampu di Jakarta

Sebagai Ibu Kota, DKI Jakarta memiliki segudang masalah. Salah satunya adalah keberadaan kelompok kurang mampu yang memilih berprofesi sebagai pengemis. Namun di antara mereka, ada sejumlah orang yang bangkit dan menolak terpuruk dengan keterbatasan mereka dengan memilih untuk bekerja. Orang-orang seperti inilah yang dibantu komunitas Ketimbang Ngemis Jakarta yang acap kali berkumpul di Taman Menteng Jakarta.

Sebagaimana penjelasan di laman ketimbangngemisjakarta.org, komunitas ini didirikan sekelompok anak muda pada 18 Juni 2015. Mereka bergerak di ranah sosial untuk membantu para lansia yang terus berusaha bekerja di DKI Jakarta walau memiliki beragam keterbatasan fisik. Dari rasa empati dan iba terhadap keterbatasan tersebut, anak-anak muda di komunitas ini berusaha membantu mereka.

[Baca Juga: Sehat Melalui Yoga di Taman Suropati Menteng Jakarta]

Program utama dari komunitas ini adalah memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan beragam informasi mengenai orang-orang yang hendak dibantu. Melalui media sosial, mereka menyebarkan foto serta penjelasan mengenai sosok-sosok dari kelompok kurang mampu yang masih berusaha mencari sesuap nasi untuk dirinya sendiri dan keluarga tanpa mengemis.

Tidak semua informasi terkait orang-orang dari kelompok kurang mampu yang langsung dibantu oleh kelompok yang kerap berkumpul di Taman Menteng Jakarta ini. Karena, berdasarkan penjelasan dari pendiri Ketimbang Ngemis Jakarta Yona Luverina, terdapat kriteria khusus terhadap sosok “mulia” atau solia yang dibantu. Komunitas ini pun melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang mereka terima.

“Kami enggak mau sembarang kasih donasi atau kami asal repost, takutnya nanti informasinya salah. Nanti kami filter dulu nih, kami survei,” jelas Yona sebagaimana dikutip dari megapolitan.kompas.com (5/11/2018).

Ketimbang Ngemis Jakarta

Ada dua kriteria utama untuk solia yang dibantu komunitas yang kerap berkumpul di Taman Menteng Jakarta tersebut. Pertama adalah para lansia yang berusia 60 tahun ke atas. Kedua adalah para penyandang disabilitas. Selain kedua kriteria itu mereka juga harus memiliki batas penghasilan di bawah Rp100.000 per hari jika memiliki tanggungan keluarga dan kurang dari Rp50.000 per hari bila tidak memiliki tanggungan.

[Baca Juga: 8 Taman Menarik di Kawasan Menteng Jakarta Pusat]

Orang-orang yang menolak mengemis tapi tidak memiliki tempat tinggal yang tetap juga masuk dari kelompok kurang mampu yang dibantu komunitas Ketimbang Ngemis Jakarta.


Read More

Artikel Lainnya

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YP K.jpg

Pendidikan

Puluhan Karya Seni Mahasiswa ISBI Kota Bandung Dipamerkan di Galeri YPK

24 June 2022, 16:06

Bertajuk Archipelago, puluhan karya seni dari mahasiswa ISBI dipamerkan di Galeri YPK Kota Bandung hingga 30 Juni 2022.

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif.jpg

Bisnis

Kreatif! Warga Bandung Cari Cuan dengan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif

24 June 2022, 14:04

Dengan brand Newhun, warga di Kota Bandung berhasil mengolah limbah sampah plastik bisa menjadi produk jam tangan.

Terintegrasi dari MRT Hingga Ojol di Ibu Kota, Masyarakah Diajak Unduh Apps JakLingk o.jpg

Berita Kawasan

MRT Hingga Ojol Ibu Kota Terintegrasi, Warga Diajak Unduh Apps JakLingko

24 June 2022, 11:02

Pemprov DKI mengajak masyarakat Ibu Kota mengunduh apps JakLinko guna mempermudah serta menghemat waktu untuk memanfaatkan berbagai transportasi di Jakarta bahkan termasuk mendapatkan tiket malam puncak HUT Jakarta ke-495.


Comments


Please Login to leave a comment.