Berhenti Jadi Karyawan, Pemuda Ini Rintis Usaha Furnitur dari Tong

Bisnis

Berhenti Jadi Karyawan, Pemuda Ini Rintis Usaha Furnitur dari Tong

Di tangan orang kreatif, barang bekas bisa diubah menjadi barang yang bermanfaat bahkan dapat menghasilkan pundi-pundi uang. Salah satu contoh orang yang dapat mengubah barang bekas itu bernama Wahyu, seorang pemuda asal Kampung Bulak Santri, Kelurahan Pondok Bulak, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Ia nekat banting setir yang mulanya sebagai seorang pekerja kantoran yang bekerja sebagai supervisor Japanese Tobaco untuk menjadi pengusaha furnitur.

Dari hasil tangannya yang kreatif, wahyu menciptakan berbagai furnitur atau barang yang dapat dimanfaatkan dan dijual dengan nilai yang tinggi. Barang bekas yang ia gunakan dari lingkungan sekitar. Mulai dari drum bekas yang di sulapnya menjadi aneka furnitur bernilai ekonomis tinggi, ban bekas hingga aksesoris dari batok kelapa. Melansir laman tangerangkota.go.id (10/07/2019).

[Baca Juga: 3 Furnitur Ini Bisa Dibuat dari Sampah]

Wahyu mendapatkan ide usahanya tersebut berawal dari melihat limbah tong yang dijual di pinggir jalan. “Setelah saya buka model furnitur akhirnya kepikiran untuk merubah bahan kayu menjadi bahan tong," ucapnya pada 9 Juli 2019.

Furnitur yang dijual dari bahan tong tersebut cukup terjangkau. Harga dibanderol mulai dari Rp 500.000 sampai Rp4 juta untuk harga kursi dan meja. "Semakin besar ukurannya dan semakin susah detailnya, akan semakin mahal," tambahnya. Furnitur yang dipesan konsumen dapat menyesuaikan dengan permintaan mereka.

[Baca Juga: Kerajinan Koran Bekas Bisa Capai Omzet 15 Juta per Bulan]

Berawal dari keprihatinannya akan kelestarian lingkungan, Wahyu memulai membuka usahanya dengan memproduksi berbagai barang bekas menjadi daya guna jual. Terlebih ketersediaan bahan baku tersebut ia temukan di Kota Tangerang. Alasan lainnya ia membuka usaha tersebut untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya. "Sudah ada empat orang yang dipekerjakan, dua di antaranya tidak memiliki ijazah," tambahnya.

Dengan bermodal seadanya, produksi aneka furnitur dari barang-barang bekas tersebut berjalan dengan lancar. "Alhamdulillah selama jalan dua bulan ini pesanan sudah datang dari Surabaya, Depok, Tangerang dan Jakarta," tambahnya. Wahyu berharap, usaha yang dijalaninya yang belum lama ini akan semakin berkembang dan dilirik pasar lebih luas lagi. Oleh karena itu, ia melakoni berbagai pola pemasaran termasuk memasarkannya melalui online.


Read More

Artikel Lainnya

Kenali PCOS, Pakar UNABPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicuny a.jpg

Kesehatan

Kenali PCOS, Pakar UNAIR: BPA Hingga Obesitas Bisa Jadi Pemicunya

31 January 2023, 16:40

Berdasarkan keterangan Pakar UNAIR, terdapat sejumlah pemicu kaum hawa terkena PCOS dengan di antaranya adalah paparan bahan kimia BPA sampai obesitas.

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis.jpg

Pendidikan

Walau Banyak Bisnis Penyewaan Buku Punah, Pitimoss Fun Library Mampu Tetap Eksis

31 January 2023, 12:38

Di tengah hantaman digitalisasi yang membuat akses membaca buku novel serta komik mudah, Pitimoss Fun Library tetap mampu bertahan hingga hampir 20 tahun terakhir.

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng


Comments


Please Login to leave a comment.