Berkat Hobi Hewan Eksotik, Pemuda Asal Jakarta Barat Ini Menjadi Pengusaha Muda.jpg

Bisnis

Berkat Hobi Hewan Eksotik, Pemuda Asal Jakarta Barat Ini Jadi Pengusaha Muda

Saat ini sudah banyak generasi muda dari mulai milenial hingga generasi Z yang mulai menjadi pengusaha dan ini biasanya bermula dari passion mereka, baik itu dari kuliner hingga ke arah bisnis hobi. Salah satu yang bisa menjadi contohnya adalah Glenn Darmadi. Pasalnya, pemuda asal Jakarta Barat ini bisa mengembangkan hobinya memelihara hewan eksotik menjadi bisnis online yang dinamakan Queens Park Reptile. Dari rumahnya yang bertempat di kawasan Kebon Jeruk, Glenn menjual beragam jenis hewan eksotik serta perlengkapannya secara online yang melayani penjualan hingga ke berbagai wilayah Tanah Air.

Menurut Glenn, kehadiran bisnisnya ini tak terlepas dari kunjungannya ke salah satu taman margasatwa di wilayah Bogor. Di sana ia melihat langsung kadal panana alias blue-tongue skink (bengkarung lidah biru) dan layaknya “jatuh cinta" pada pandangan pertama, Glenn pun memiliki keinginan untuk memilikinya. Kemudian di tahun 2015, ia pun mulai melihat reptil ini sudah mulai banyak yang menjualnya dan hobinya di dunia eksotik pun dimulai dari sini.

Berkat Hobi Hewan Eksotik, Pemuda Asal Jakarta Barat Ini Menj adi Pengusaha Muda.jpg

“Jadi mulainya ada panana terus lama-lama makin banyak, makin banyak, ortu ada yang saranin ‘Kenapa enggak coba jualan aja gitu?.’ Terus saya mikir boleh juga dan akhirnya berhasil ngejual, berhasil ngejual terus juga berhasil buat saya coba-coba (memelihara) spesies baru, jadi saya bisa belajar juga spesies baru dari reptil,” ujar Glenn kepada PingPoint.co.id di Queen Park Reptile, Jalan Taman Ratu Raya Blok B1 No.8, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (4/6/2021).

Hewan eksotik yang dijual oleh Glenn terbilang beragam dan mencakup tiga jenis pengobi, yaitu penggemar reptil, amfibi dan serangga unik. Dari sisi reptil, ia menjual beragam ular jinak seperti monopohon, ular pelangi, ular siput, cicak terbang, kadal panana, kadal soa layar, dan lain-lain. Kemudian untuk amfibi, Queens Park Reptile juga menyediakan kodok chubby frog, katak wallace flying frog, kodok bertanduk Borneo, sampai katak fire bellied yang berwarna cerah. Sedangkan untuk serangga unik, ia menjual kalajengking, mantis atau belalang sembah, isopoda, sampai serangga daun alias leaf insect.

[Baca Juga: Komunitas Ini Edukasi Masyarakat Mengenai Hewan Reptil]

Hal yang menarik adalah hampir semua hewan yang dijual Glenn serta berusaha dikembangbiakannya adalah jenis hewan eksotik asal Indonesia. Di mana selain dirinya dapat memastikan semua hewan yang dijualnya merupakan hewan yang tak dilindungi, ia juga memandang Indonesia merupakan “surga reptil” sehingga banyak hewan menarik yang menurutnya terlihat ‘keren’ bagi para penggemar hewan eksotik.

Dari sisi harganya sendiri, Glenn menjual hewan dari rentang harga Rp30.000 sampai jutaan dengan rata-rata profit yang didapatkan per bulannya bisa mencapai Rp5-7 jutaan. Meningkatnya keuntungan ini menurut Glenn disinyalir karena pandemi COVID-19 membuat banyak orang yang mencoba hobi baru di rumah atau sekadar ingin menambah koleksi peliharaannya selama pengurangan aktivitas outdoor.

Di sisi lain, pemilik Queens Park Reptile ini menyadari bahwa hewan eksotik terbilang memiliki stigma di khalayak umum tapi ia menegaskan, sebenarnya hewan-hewan ini bila dipelihara dengan tepat dapat menjadi binatang yang jinak. “Buat kalian yang masih takut-takut buat melihara reptil, enggak perlu takut sebenarnya asal kalian bisa tahu jenisnya apa, ini dari trusted seller ya, jadi bisa tahu hewan ini sudah jinak, sudah di-handle yang benar,” pungkasnya.


Read More

Queen's Park Reptile

Penjual Hewan Eksotik

None
None

Artikel Lainnya

Picu Tsunami COVID-19 Akibat Varian Virus Baru Corona B1617

Kesehatan

COVID-19 Varian Delta Sudah Masuk, Pemda Belum Bisa Bedakan Antar Varian Baru

17 June 2021, 21:09

Salah satu varian Delta yang memberi andil besar terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Kudus Jawa Tengah.

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung 4.jpg

Kuliner

Rekomendasi Tempat Makan Steak di Bandung

17 June 2021, 19:07

Restoran steak di Bandung tersebar di mana-mana, mulai dari yang harganya terjangkau hingga tempat yang unik.

Wisma Makara UI Resmi Jadi Lokasi Isolasii OTG di Depok .jpg

Berita Kawasan

Kasus COVID-19 di Depok Mengalami lonjakan, Wisma Makara UI Penuh

17 June 2021, 18:30

Kasus COVID-19 mengalami peningkatan signifikan yang terjadi selama kurang lebih tiga pekan terakhir.

D'Lumpang

Kuliner

Menikmati Suasana Asri dan Hawa Dingin Kota Batu di Café D’Lumpang

17 June 2021, 18:06

Berlokasi di Jalan Anjasmoro, Bumiaji, Kota Batu, Café D’Lumpang menjadi salah satu pilihan café di Kota Batu yang menawarkan pemandangan yang indah.


Comments


Please Login to leave a comment.