DKI Jakarta Akhirnya Melarang Penggunaan Plastik Belanja

Berita Kawasan

Berlaku Mulai Hari Ini, Belanja dengan Kantong Plastik Kena Sanksi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan kebijakan Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan (KBRL) pada pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat mulai hari ini 1 Juli 2020. Tahapan sanksi administratif bisa dikenakan kepada para pengelola apabila tidak melaksanakan kebijakan atau ketentuan tersebut.

Namun, pengawasan difokuskan kepada pembinaan sebelum masuk ke ranah sanksi administrasi. Tujuannya, memastikan pengelola maupun pelaku usaha menerapkan kebijakan ini. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, sanksi administratif dimulai dari teguran tertulis, uang denda, pembekuan izin, hingga pencabutan izin.

Berlaku Mulai Hari Ini, Belanja dengan Kantong Plastik Kena Sanksi

"Pelaku usaha pusat perbelanjaan, toko swalayan, pasar rakyat yang dengan sengaja membiarkan penyediaan Kantong Belanja Plastik Sekali Pakai di tempat perdagangan yang menjadi tanggung jawabnya dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis," ujar Andono seperti diberitakan beritajakarta.id (1/7/2020).

Andono menjelaskan, teguran tertulis diberikan bertahap sebanyak tiga kali. Rinciannya, teguran tertulis pertama 14 x 24 jam, kedua 7 x 24 jam, dan ketiga 3 x 24 jam. Jika tidak mengindahkan surat teguran tertulis ketiga dalam waktu 3 x 24 jam setelah teguran tertulis ketiga diterbitkan, pengelola dikenakan uang denda secara bertahap mulai Rp5.000.000-Rp25.000.000.

"Terhadap keterlambatan pembayaran sanksi administrasi uang denda bakal mengalami kenaikan sebesar Rp5.000.000 setiap tujuh hari," terangnya.

[Baca Juga: Pasar Tebet Jadi Sasaran Pertama Sosialisasi Larangan Kantong Plastik]

Andono menambahkan, pengelola yang tidak melaksanakan sanksi administratif uang denda dalam waktu lima minggu akan dikenakan sanksi administratif berupa pembekuan izin. "Pengelola yang telah diberikan pembekuan izin namun tetap tidak melaksanakan pemenuhan pembayaran uang paksa maka dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan izin," ungkapnya.

Pembayaran uang denda dilakukan melalui Bank DKI. Sedangkan, pembekuan dan atau pencabutan izin diberikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) berdasarkan rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. "Perlu diingat, pemenuhan pembayaran denda tidak membebaskan pengelola dari kewajiban menyediakan Kantong Belanja Ramah Lingkungan, jadi tetap harus menyiapkan," tandasnya.

Perumda Awasi Pasar

Perumda Pasar Jaya akan mengawasi langsung penerapan Pergub DKI No 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan (KBRL) di area pasar dan pusat perbelanjaan yang dikelolanya. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, sosialisasi pergub tersebut sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari agar pedagang maupun pengunjung dapat lebih memahami peraturan tersebut.

Berlaku Mulai Hari Ini, Belanja dengan Kantong Plastik Kena Sanksi

"Sesuai tahapan mulai 1 Juli 2020 para pimpinan wilayah baik manajer dan kepala pasar agar mengawasi aktivitas kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan. Karena ini sudah sejak jauh-jauh hari kita lakukan sosialisasi," ujar Arief masih dari sumber yang sama.

[Baca Juga: DKI Jakarta Akhirnya Melarang Penggunaan Kantong Plastik Belanja]

Menurutnya, ini merupakan langkah nyata dari Perumda Pasar Jaya, karena pasar tradisional menjadi salah satu yang berkontribusi besar menghasilkan sampah di Jakarta. "Setiap hari, pasar tradisional menghasilkan 600 ton sampah. Jika kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan dilaksanakan, maka akan sangat signifikan mengurangi sampah di Jakarta," tuturnya.

Berlaku Mulai Hari Ini, Belanja dengan Kantong Plastik Kena Sanksi

Sosialisasi di Minimarket

Sementara itu si Jakarta Timur, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) terus menggencarkan sosialisasi penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL). Kepala Sudin LH Jakarta Timur Herwansyah mengatakan, hingga kini pihaknya telah menyosialisasikan penggunaan KBRL di 730 gerai minimarket dan 23 pasar tradisional. Sosialisasi dilakukan sejak Januari 2020 sesuai Pergub DKI No 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan.

Dikatakan Herwansyah, pihaknya besok akan memonitor langsung penerapan kebijakan tersebut di lapangan. Jika ada minimarket dan pasar tradisional melakukan pelanggaran, pihaknya bisa merekomendasikan ke PTSP agar izin operasional tempat usaha tersebut dicabut sesuai peraturan yang berlaku. "Kami mengimbau masyarakat dan pemilik usaha tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk berbelanja melainkan wajib menggunakan kantong belanja ramah lingkungan demi terciptanya lingkungan yang bersih, aman dan sehat," tandas Herwansyah.


Read More

Artikel Lainnya

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utar a.jpg

Pendidikan

Karedok Jadi Metode Penguatan Literasi untuk Anak Sekolah di Jakarta Utara

09 December 2022, 15:51

Pemkot Jakarta Utara memiliki program bernama Karedok yang pada dasarnya menggabungkan kegiatan edukatif seru untuk menguatkan literasi bagi anak-anak sekolah di wilayahnya.

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Sol o.jpg

Berita Kawasan

Suasana Kemeriahan Natal 2022 Terlihat di Kota Solo

09 December 2022, 13:49

Sejak awal Desember 2022, suasana perayaan Natal sudah bisa dilihat di Kota Solo dengan lampu-lampu yang menghiasi jalan bahkan dibentuk ala pohon Natal.

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaa n.jpg

Bisnis

Mulai Dijual Hari Ini, Infinix Note 12 2023 Dibanderol dari Rp2,6 Jutaan

09 December 2022, 11:46

Infinix Indonesia pada pekan ini secara resmi meluncurkan Note 12 2023 dan sudah bisa dibeli dalam momen first sale pada hari ini 9 Desember 2022.

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gem pa.jpg

Kesehatan

Cianjur Berduka, Tim Fakultas Keperawatan Unpad Berikan Layanan untuk Korban Gempa

08 December 2022, 15:41

Selama tiga hari, relawan dari Fakultas Keperawatan Unpad berada di lokasi posko korban gempa Cianjur untuk memberikan layanan kesehatan fisik dan mental bagi para korban.


Comments


Please Login to leave a comment.