Berniat Perluas Wilayah, Pemkot Bogor Lirik Kawasan Kabupaten

Berita Kawasan

Berniat Perluas Wilayah, Pemkot Bogor Lirik Kawasan Kabupaten

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini tengah mengajukan perluasan wilayahnya. Rencana ini disinyalir sejalan dengan keinginan Pemkot Bogor untuk melakukan pembangunan yang merata, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor yang wacananya akan masuk ke wilayah Kota Bogor. Perluasan ini juga dirasa dibutuhkan karena Pemkot Bogor merasa kerap bersinggungan dengan otoritas Kabupaten Bogor, saat mereka ingin menerapkan kebijakan tertentu.

Kabar perluasan wilayah Kota Hujan ini menyeruak ketika Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Riwan Kamil di perhelatan Kegiatan Koordinasi Penyelengaraan Pemerintah Daerah triwulan III dengan 27 kepala daerah pada 11 Juli 2019. Pada momen pertemuan dengan orang nomor satu di Jawa Barat itulah Dedie menyampaikan rencananya.

Berniat Perluas Wilayah, Pemkot Bogor Lirik Kawasan Kabupaten

Di depan Gubernur Jawa Barat, Wakil Wali Kota Bogor memaparkan bahwa wilayahnya hanya memiliki enam kecamatan dengan jumlah penduduknya adalah 1,1 juta. Jumlah ini dipandang dapat berdampak terhadap pendapatan asli daerah atau PAD sehingga tidak bisa melakukan pengembangan sumber daya secara optimal di Kota Bogor.

[Baca Juga: Perda Kawasan Tanpa Rokok Wali Kota Bogor Dapat Penghargaan WHO]

“Luasan kota Bogor kurang memadai secara politis dan geografis. Kalau perluasan bisa dilakukan, dampaknya ke PAD. Sekarang Rp1,5 triliun, dengan perluasan bisa Rp2 triliun. Bantuan dari pemerintah provinsi atau pusat juga bisa nambah,” ucap Dedie A. Rachim, sebagaimana dikutip dari bandung.kompas.com (16/7/2019).

Selain PAD, alasan lainnya Pemkot Bogor ingin memperluas wilayahnya adalah karena kebijakan infrastruktur Kota Bogor kerap bersinggungan dengan Kabupaten Bogor. Dengan sebab itulah, Pemkot Bogor meminta sekitar enam kecamatan dari total 41 kecamatan Kabupaten Bogor. Kecamatan yang dimaksud adalah Tamansari, Darmaga, Ciomas, Ciawi, Megamendung, dan Cibanon.

[Baca Juga: Kabupaten Bogor Promosikan Perikanan Lewat Festival Minapolitan]

Sebagaimana dilansir dari metro.tempo.co (16/7/2019), pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor masih harus mengkaji permintaan Pemkot Bogor tersebut. Karena DPRD Kabupaten Bogor memandang, melepas enam kabupaten di wilayahnya harus melalui sejumlah proses, khususnya terkait koordinasi antara Bupati dan Wakil Bupati Bogor dengan pihak Pemkot Bogor. Namun terdapat indikasi, DPRD Kabupaten Bogor merasa keberatan terhadap permintaan Pemkot Bogor dengan dalih enam kecamatan yang diminta merupakan wilayah potensial.

Read More

Artikel Lainnya

Gojek-Gandeng-JumpaPay-Luncurkan-Inovasi-Layanan-GoService.jpeg.jpg

Bisnis

Gojek Rangkul JumpaPay Untuk Menggagas Layanan GoService

13 July 2020, 20:00

Layanan GoService yang diluncurkan hari ini diharapkan dapat memudahkan proses pengurusan administrasi surat kendaraan bermotor.

happyfresh-deliveryman.jpg

Bisnis

Kini Happyfresh Hadir di Bukalapak Untuk Mudahkan Belanja Kebutuhan Sehari-hari

13 July 2020, 19:00

Aktivitas berbelanja kebutuhan sehari-hari lebih banyak dilakukan secara online di masa pandemi. Hal ini yang diseriusi oleh HappyFresh dengan menggandeng Bukalapak.

Sony WF-SP800N Usung Teknologi Mutakhir Guna Temani Kegiatan Konsumen Aktif

Bisnis

Sony WF-SP800N Usung Teknologi Mutakhir Guna Temani Kegiatan Konsumen Aktif

13 July 2020, 18:00

Bidik para pecinta olahraga, Sony menghadirkan headphone nirkabel yang inovatif dan praktis untuk digunakan setiap saat.

Rayakan Hari Jadinya, Avrist Assurance Ulurkan Tangan di 11 Kota .jpg

Bisnis

Rayakan Hari Jadinya, Avrist Assurance Ulurkan Tangan di 11 Kota

13 July 2020, 17:00

Perusahaan Avrist Assurance baru-baru ini menggelar aksi sosialnya di 11 kota Indonesia dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-45.


Comments


Please Login to leave a comment.