Berpikiran Terbuka Penting dalam Membesarkan Anak dengan Autisme

Pendidikan

Berpikiran Terbuka Penting dalam Membesarkan Anak dengan Autisme

Memiliki anak ASD Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme merupakan anugerah dari Tuhan yang seharusnya bisa dirawat dengan tepat oleh orangtua yang memilikinya. Hal ini tentu tidaklah mudah, merawat dan mendidiknya tidak sama seperti dengan anak yang tidak autis. Butuh waktu dan kesabaran yang ekstra dalam memberikan pengajaran dan kebutuhannya.

Dan, tingkat stress pada orangtua dengan anak yang memilki gangguan ini bisa lebih tinggi dibandingkan dengan orangtua yang tidak memilki anak ASD. Kemungkinan hal tersebut bisa terjadi karena kesulitan para orangtua dalam menghadapi masalah-masalah yang terjadi pada anak ASD, seperti perilaku yang diulang-ulang, kesulitan berkomunikasi, perilaku yang tidak biasa, dan kesulitan bersosialisasi.

[Baca Juga: Musikus Sukses Matt Savage Didiagnosis ASD pada Usia 3 Tahun]

Cerita para orangtua dalam membesarkan anak ASD ini pun tentu berbeda-beda. Kesulitan dalam membesarkannya tentu berpengaruh kepada pribadi orangtua itu sendiri. Di sisi lain, Sondang Intan Sihombing, S.Pd, yang memilki anak ASD ini justru membuatnya merasa bersyukur karena dapat menjadi pribadi yang terus tumbuh untuk selalu memiliki kesabaran.

“Saya menjadi pribadi yang terus bertumbuh untuk selalu memiliki kesabaran dan menyenangkan sekali punya anak yang polos dan hatinya tulus tanpa pamrih seperti mereka,” ucapnya.

Berpikiran Terbuka Penting dalam Membesarkan Anak dengan Autisme

Kesulitan yang kerap dialami para orangtua ini pun dapat memperburuk hubungan anak dengan orangtua, bahkan kemungkinan akan berdampak pada kegagalan terapi bagi anak yang sedang membutuhkan keterlibatan orangtua itu sendiri. Sondang pun memiliki cara praktis agar selalu nyaman dalam mengarahkan anak dengan gangguan ASD ini.

“Harus senantiasa open minded dan terus meng-upgrade diri untuk mengikuti kondisi anak yang juga terus menerus berkembang,” jelasnya.

[Baca Juga: Hari Kesadaran Autisme Sedunia, Mengenal Apa Itu ASD]

Pengelolaan emosi Sondang sebagai orangtua dalam membimbing anak autis berpengaruh pada kondisi emosi sang anak, yang terkadang bisa mengikuti emosinya. Hal ini dapat terjadi lantaran bonding orangtua dengan sang anak yang begitu kuat.

“Saat pada waktu bersamaan saya harus membagi diri saya antara menyelesaikan masalah pelik lainnya dengan tetap berkegiatan dengan anak yang mengikuti jalur home learning.

Bonding di antara kami sangat kuat sehingga dalam kondisi demikian maka otomatis anak saya akan ikut bete dan cemas dan itu sangat berpengaruh pada kondisi emosinya, biasanya murung dan cenderung menarik diri,” jelasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.