ads
Bethsaida Hospitals Gelar Seminar Cegah dan Kontrol Hipertensi.jpg

Kesehatan

Bethsaida Hospitals Gelar Seminar Cegah dan Kontrol Hipertensi

Dalam dunia kesehatan, hipertensi dikenal dengan istilah the silent killer atau pembunuh diam-diam. Hal ini dikarenakan gejalannya sering tidak disadari dan setelah komplikasi baru disadari. Penyakit ini bisa menyerang hampir setiap gender dan tidak mengenal usia.

Melihat kondisi itu, Bethsaida Hospitals, Gading Serpong, Tangerang menggelar seminar awam bertajuk Cegah dan Kontrol Hipertensi. Seminar yang berlangsung di Auditorium Lantai Sembilan Bethsaida Hospitals ini menghadirkan dr. Dasaad Mulijono, MBBS(Hons), FIHA, FIHA, FIMSANZ, FRACGP, FRACP, PhD sebagai narasumber.

[Baca Juga: Bethasida Hospitasl Gelar Rutin Donor Danar]

Dalam seminar tersebut, dr. Dasaad menerangkan, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.

“Itu dilakukan pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang,” katanya dalam keterangan rilis yang diterima PingPoint.co.id (2/3/2019).

Peningkatan tekanan darah yang berlangusng dalam jangka waktu lama (persisten) bila tidak terditeksi secara dini dan mendapat pengobatan yang memadai dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner), dan otak (menyebabkan stroke).

Bethsaida Hospitals Gelar Seminar Cegah dan Kontrol Hipertensi 1.jpg

Penyebab dari hipertensi beragam. Beberapa dari penyebab penyakit ini sering kali diabaikan, antaranya:

Kebiasaan Merokok

Bagi yang memiliki kebiasaan merokok patut waspada bahwa hipertensi bisa jadi akan lebih mudah terjadi. Asap rokok punya kemungkinan besar meracuni darah, yang menjadi saranan pembawa oksigen ke seluruh tubuh. Nikotin pada rokok jugaberperan besar untuk mempengaruhi pembuluh darah terjadi pengerasan. Darah yang mengandung nikotin dapat mengganggu kinerja jantung saat memompa darah, akibatnya jantung bekerja lebih keras.

Genetika

Riwayat hipertensi pada keluarga juga adalah salah satu faktor. Tidak heran jika anak-anak dari keluarga dengan riwayat hipertensi punya potensi lebih besar untuk mengidap penyakit yang sama.

Obesitas

Kelebihan berat badan atau kegemukan juga salah satu sebab penyekit hipertensi. Kondisi kelebihan berat badan berpengaruh pada sistem renin-angiotensin-aldosteron yang berfungsi mengintrol volume darah dalam tubuh. Sistem ini akan rusak saat terjadi obesitas, sehingga darah yang keluar akan semakin tidak terkendali. Dengan demikian hipertensi bisa terjadi.

Banyak pasien hipertensi dengan tekanan darah tidak terkontrol dan jumlahnya terus meningkat. Berdasarkan data Riskesdas 2013 angka pravelensi hipertensi sebesar 25,8 persen.

[Baca Juga: Berburu Belimbing untuk Hipertensi di Depok Baru]

Adapun pencegahan hipertensi seperti minghindari faktor resiko yang dapat dikontrol seperti mengurangi asupan garam, kegemukan, merokok, minum alkohol, dan stres. Selain itu, rajin berolahraga dan melakukan gaya hidup sehat. Lalu, periksa tekanan darah secara rutin seperti berkonsultasi dengan dokter dan minum obat teratur sesuai yang diresepkan.

Harapannya adalah dengan mengetahui gejala dan faktor risiko terjadinya hipertensi, penderita dapat melakukan pencegahan dan penatalaksanaan dengan modifikasi gaya hidup sehat ataupun obat-obatan sehingga komplikasi yang terjadi dapat dihindarkan karena tujuan utama pengobatan hipertensi bukan semata – mata menurunkan tekanan darah, namun mencegah kerusakan organ (otak, jantung, ginjal) yang utama.

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

Kuliner

Mi yang Enak Menurut Pencerita Kuliner

22 March 2019, 11:00  |  10 Views

Menurut pencerita kuliner Ade Putri Paramadita mi yang enak bergantung pada empat hal. Simak penjelasannya berikut ini.

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

Kesehatan

Kasus Obesitas di Indonesia Banyak Dialami Usia Muda

22 March 2019, 12:00  |  4 Views

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa penduduk dewasa berusia di atas 18 tahun yang mengalami obesitas sebesar 21,8 persen dan meningkat dari tahun 2013.

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia

Berita Kawasan

Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia, Bukan untuk Jual Beli

22 March 2019, 10:00  |  25 Views

Penjual hewan biasanya ikut komunitas hobi untuk bisa lebih dekat dengan konsumen. Tidak demikian di Komunitas Pecinta Kura-kura Indonesia yang melarang jual-beli.

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

22 March 2019, 14:00  |  5 Views

Mencegah demensia sejak awal adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi kesehatan otak. Tidak perlu menunggu hingga usia 65 tahun.


Comments


Please Login to leave a comment.

ads