PONDOK INDAH-BISNIS-BIJAK MENYIKAPI ERA DIGITALISASI PADA BISNIS RETAIL-KIKI-1100 px X 600 px-01.jpg

Bisnis

Bijak Menyikapi Era Digitalisasi pada Bisnis Ritel

Perkembangan teknologi digital berdampak pada kehidupan di Indonesia. Bukan hanya menjadi bagian gaya hidup, majunya teknologi kini mengubah beberapa hal termasuk pola ekonomi dan bisnis di Indonesia. Tak diragukan lagi, kini banyak pengusaha yang beralih ke teknologi digital untuk mengembangkan bisnis atau sekedar mempertahankan bisnisnya. Perubahan pola bisnis yang terjadi di Indonesia ini dirasakan hampir semua bidang usaha termasuk ritel. Bisa kita saksikan sendiri beberapa toko ritel terpaksa harus ditutup karena tidak bisa bertahan dengan bisnis digital.

[Baca Juga: Ramayana Jatinegara Bertahan dengan Ritel Fashion di City Plaza Jatinegara]

Namun perubahan ini bukannya ancaman, justru di sini pengusaha dituntut untuk lebih kreatif dan terus berinovasi agar usahanya terus dapat berkembang. Persoalan inilah yang diangkat oleh Indosterling Forum pada Selasa (30/10/2018) lalu di Re-Work co-working space, Fx Sudirman.

Panel diskusi yang sudah empat kali diselengarakan ini mengangkat judul diskusi “Sigap Menyikapi Era Disrupsi: Bagaimana Industri Retail Bertahan di Masa Kejayaan E-commerce” walaupun kini kebanyakan konsumen lebih memilih belanja online yang memanfaatkan teknologi dibanding pergi ke toko, akan tetapi, menurut Dosen FEB Magister Manajemen UGM Dr. Hago Utomo MBA, M.Com, yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, “Industri ritel itu tidak akan mati. Karena sensasi atau efek belanja di toko dan daring itu berbeda. Jika di toko tentunya para konsumen bisa mencoba langsung barang yang mereka inginkan sedangkan daring tidak.”

Ia menambahkan, yang terjadi sekarang ini para pengusaha ritel cenderung kaget dengan efesiensi yang ditawarkan ritel daring. Padahal tren ini bisa jadi kesempatan yang baik untuk industri ritel sendiri untuk berinovasi. Karena mau tak mau perubahan itu akan tetap terjadi.

Menyikapi fenomena perkembangan bisnis digital yang makin masif dari tahun ke tahunnya, salah satu perusahaan ritel yang beroperasi di Indonesia, Transmart Carefour membagikan kisahnya. Walau bisnis digital sekarang sedang menguasai pasar, tidak membuat mereka berhenti untuk membuka cabang di beberapa daerah di Indonesia. Menurut Vice President Corporate Communication Transmart Carrefour Satria Hamid, tren bisnis digital ini bukanlah bentuk disrupsi yang harus ditakuti. Tren ini merupakan evolusi industri ritel yang harus diikuti oleh para pelaku bisnis agar bisa bertahan di mata konsumen.

[Baca Juga: Daya Tarik Investasi Properti di Kawasan Pondok Indah]

“Kami memiliki banyak toko luring di beberapa kota, kita tentu memikirkan bagaimana caranya toko luring tersebut masih bisa jadi salah satu pilihan masyarakat untuk berbelanja. Salah satu caranya, kami menonjolkan ciri khas kami, yaitu toko luring tersebut bisa menjadi destinasi keluarga, bukan hanya untuk berbelanja namun juga bisa untuk berlibur dan bermain,” ujarnya.

Transmart Carrefour, sebagai perusahaan ritel di Indonesia mengikuti perkambangan zaman dan juga permintaan pasar. Menurut Satria, Transmart juga memanfaatkan digital untuk memaksimalkan promosi serta menjaring konsumen baru. “Kami juga bekerja sama dengan berbagai macam industri sebagai bentuk inovasi bisnis kami. Baru-baru ini kami berkolaborasi dengan SM Entertainment, di mana seperti yang banyak diketahui, agensi asal Korea Selatan ini menaungi beberapa artis Kpop papan atas. Nantinya, di Transmart, para penggemarnya bisa membeli merchandise resmi dan masih banyak kolaborasi yang akan kami lakukan,” kata Satria.

Read More

Artikel Lainnya

Bekasi Kembali Raih Penghargaan Kota Layak HAM dari Kemenkumham

Berita Kawasan

Bekasi Kembali Raih Penghargaan Kota Layak HAM dari Kemenkumham

11 December 2019, 16:00

Mengulang prestasi dari tahun sebelumnya, Bekasi kembali raih penghargaan Kota Layak HAM di peringatan Hari HAM sedunia.

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

Berita Kawasan

8 Camat Jakarta Barat Ikut Pamong Innovation Award Tahun 2019

11 December 2019, 15:00

Pamong Innovation Award Tahun 2019 pada 9 Desember 2019 digelar dalam rangka peningkatan kinerja para camat menyelesaikan permasalahan di wilayah masing-masing.

Suzuki Gelar Servis Gratis Untuk Angkot di Jakarta

Bisnis

Suzuki Gelar Servis Gratis untuk Angkot di Jakarta

11 December 2019, 14:00

Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya memfasilitasi 500 angkot, tahun ini ada sebanyak 700 angkot yang akan mendapatkan servis gratis

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

Pendidikan

Anggaran Pembangunan Boarding School SMKN 74 Dikaji Kembali

11 December 2019, 13:00

Pengajuan anggaran pembangunan Boarding School SMKN 74, Jakarta Utara perlu dikaji kembali. DPRD meminta Disdik menundanya.


Comments


Please Login to leave a comment.