Bintaro Persiapkan Lahan untuk Urban Farming.jpg

Berita Kawasan

Bintaro Persiapkan Lahan untuk Urban Farming

Urban farming atau pertanian dengan lahan sempit di perkotaan ialah sebuah solusi untuk mengatasi permasakahan atau kelangkaan pangan di masyarakat kota.

Pertanian urban sendiri ialah praktik budidaya, pemrosesan, dan distribusi bahan pangan di atau sekitar kota. Pertanian urban ini biasanya melibatkan peternakan, budidaya perairan, wanatani, dan hortikultura. Artinya, pertanian urban mendeksripsikan seluruh sistem produksi pangan yang terjadi di perkotaan.

Maka dari itu, lahan seluas 8.000 meter persegi di RW 15, Kelurahan Bintaro, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, saat ini sedang disiapkan untuk urban farming.

Dimas Prayudi, selaku Lurah Bintaro mengatakan lahan tersebut merupakan milik Pemprov DKI, kewajiban dari pengembang perumahan Bukit Mas. Setelah ditata, rencanaya lahan ini akan ditanami pohon produktif.

[Baca Juga: Poktan Kebayoran Lama Selatan Panen Sayur Sebanyak 149 kg]

“Sebagian sudah kita tanami jagung dan alpukat Cipedak. Ini sedang dipersiapkan lagi lahan yang nantinya kita tanami jahe dan buah naga,” ujar Dimas, yang dilansir dari Beritajakarta.go.id (1/3/2019).

Menurut Dimas, dengan adanya urban farming atau pertanian kota ini bisa juga untuk meningkatkan gizi masyarakat. Jika sudah panen, hasilnya akan diperuntukkan bagi masyarakat dan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

"Kita akan bagikan nanti kepada masyarakat dan petugas PPSU. Yang penting lahan ini harus dijaga bersama agar tidak rusak," tambahnya.

Ibukota Sebagai Contoh Urban Farming

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri telah bertekad untuk menjadikan Ibukota sebagai pusat layanan unggulan pertanian kota. Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Mungkasa Muadzin mengatakan, sejauh ini program pertanian kota di Jakarta telah berjalan di sejumlah titik.

"Pertama kami ingin jadikan urban farming sebagai gerakan. Banyak yang melakukan dan hasilnya signifikan," ujarnya.

[Baca Juga: 6 Pengembangan Bisnis di Sepanjang Jalan Boulevard Bintaro Jaya]

Oswar ingin memanfaatkan lahan yang minim di ibukota untuk pertanian. Oswar juga berharap program urban framing ini tak berfokus pada tanaman padi saja. Lebih dari itu, terus dikembangkan juga ke sayur-mayur.

“Pertanian tak hanya bisa dilakukan di lahan horizontal tapi vertikal juga. Maka, terobosan ini bisa dapat menjadi terobosan baru dan menjadi solusi keterbatasan lahan di kota besar, khususnya Jakarta,” ucap Oswar.

Tag: Urban Farming, berita Jakarta, berita kawasan, pertanian kota

Read More

Artikel Lainnya

Slide3.JPG

Berita Kawasan

Salat Tarawih di Masjid Agung Jami’ Kota Malang Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

13 April 2021, 11:08

Tahun ini, pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid, dengan berbagai aturan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan.

UTBK UNDIP 2021

Pendidikan

Hari Pertama UTBK UNDIP Tahun 2021 Berjalan Lancar

13 April 2021, 11:07

Ia mengatakan bahwa ini adalah kali kedua UNDIP melaksanakan UTBK di masa pandemi dan meyakinkan bahwa semua pihak melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin

UTBK di Universitas Padjajaran.jpg

Pendidikan

UTBK di Unpad, Semua Peserta Wajib Pasang Aplikasi Mass Tracking

13 April 2021, 10:34

Semua peserta UTBK di Universitas Padjajaran wajib memasang aplikasi mass tracking untuk mencegah penularan COVID-19.

Nyekar 1.jpg

Berita Kawasan

Sebelum Ramadan, Warga Desa Giripurno Nyekar Tanpa Masker

13 April 2021, 10:17

Tradisi Nyekar masih dijaga oleh masyarakat Giripurno menjelang Ramadhan di masa pandemi ini.


Comments


Please Login to leave a comment.