Brand Lokal Hadirkan Produknya di Pesta Folkamom Episode 1

Bisnis

Brand Lokal Hadirkan Produknya di Pesta Folkamom Episode 1

Pada acara Pesta Folkamom Episode 1, komunitas Folkamom menggelar berbagai rangkaian kegiatan untuk ibu dan keluarganya. Salah satunya adalah bazar yang dimanfaatkan para entrepreneur brand lokal untuk menunjukkan produk mereka dengan target konsumennya para ibu muda. Dari mulai perlengkapan rumah tangga hingga pakaian untuk ibu dan buah hatinya tersedia di bazar ini.

“Mereka (entrepreneur) berasal dari brand lokal dan untuk bazar ini ada 20 tenant yang mayoritasnya adalah ibu-ibu. Karena memang kita misinya adalah untuk support serta memberikan mereka wadah dan menjembatani antara ibu-ibu untuk terus produktif dan terus berkarya,” ucap co-founder Folkamom Ariyani Sukma kepada PingPoint.co.id pada Pesta Folkamom Episode 1 di Kembang Kencur, Jalan Pejaten Barat No.16A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (4/8/2019).

[Baca Juga: Komunitas Folkamom Gelar Kegiatan Workshop dan Bazaar]

Para entrepreneur yang mengikuti bazar ini pun menyambut acara Pesta Folkamom Episode 1 dengan positif. Pasalnya, mereka bisa memasarkan produk mereka secara offline, mengingat mayoritasnya biasa menjual berbagai barang yang ditawarkan melalui dunia maya, khususnya media sosial.

Doodidam Handmade Project

Salah satu tenant dari bazaar ini adalah Doodidam Handmade Project yang didirikan Septri. “Awalnya ini merupakan side job karena memang suka bikin crafting dari zaman sekolah. Terus mulai bikinnya itu setelah melihat pasarnya lumayan kan sekarang banyak yang suka handmade,” jelas Septri.

Septri mengatakan, berbagai produk aksesoris yang dijualnya memiliki tema yang serupa dengan nama usahanya. “Dari namanya sendiri, Doodidam kan dari lagu anak-anak, saya mengambil konsepnya dari situ. Jadi konsepnya lebih ke arah cheerful terus unik gitu,” ungkapnya. Dari konsep itu, Septri pun mengubahnya menjadi produk crafting-nya yang terdiri dari anting, kalung, jepitan, gelang, dan cetak printing gambar karyanya sendiri di scarf.

Brand Lokal Hadirkan Produknya di Pesta Folkamom Episode 1

Lawana

Selain itu, ada juga Shofia Yusuf dengan bisnisnya yang dinamakan Lawana. “Sebenarnya di Lawana ini kita ingin membuat batik yang chic dan lucu, tapi ramah untuk ibu menyusui dan muslimah. Karena biasanya selama ini di pasaran, namanya batik yang lucu itu pastinya lengan pendek karena memang pasarnya berbeda kan ya,” jelasnya.

Melihat terdapat potensi bisnis dari hal ini, Shofia yang berprofesi sebagai guru bersama rekannya yang berprofesi sebagai dokter gigi memutuskan terjun ke dunia entrepreneur dan membangun usaha pakaian di tahun 2016. Berbagai produk yang ada di Lawana merupakan hasil desain dari Shofia bersama temannya dan diproduksi oleh penjahit yang dipercaya keduanya.

[Baca Juga: Living Loving Studio Craft Center Acuan Ibu-ibu di Jakarta]

Shofia mengaku telah membanderol produk batik yang dijual di Lawana dengan harga yang terjangkau. “Sangat affordable yang berkisar di harga Rp180.000 sampai Rp250.000. Selain bazar, kita jual di beberapa marketplace seperti di Shopee dan Tokopedia. Kita memang masih sistem online lewat Instagram dan kita juga promo lewat mulut ke mulut,” ujarnya.

Brand Lokal Hadirkan Produknya di Pesta Folkamom Episode 1

Kakubi

Selain aksesori dan pakaian, produk untuk konsumsi juga tersedia di bazar ini seperti yang dijual oleh Nyo dengan usahanya yang bernama Kakubi. “Di Kakubi, kita konsepnya menjual teh. Ada teh black tea, genmaicha, ada hojicha, ada tea scent tapi kita yang biasanya best seller itu black tea campur potongan buah-buahan. Kita juga jual teh yang agak premium yang biasanya ada campuran buah peach, marigold, dan kamomil,” jelas Nyo.

Nyo menyebut, usaha Kakubi sudah berjalan selama setahun terakhir tapi untuk fokus bisnis di ranah teh baru dilakukannya dalam enam bulan ini. Harga yang ditawarkannya pun beragam, tergantung untuk ukuran serta jenis tehnya. “Kalau yang sachet takarannya enam gram untuk bisa lima kali seduh, harganya dari Rp35.000-Rp40.000. Kalau yang di kemasan ulin kita itu Rp120.000-an, sekitar 15 gram,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.