Budidaya Maggot Efektif Atasi Masalah Sampah

Berita Kawasan

Budidaya Maggot Efektif Atasi Masalah Sampah

Masalah sampah saat ini tidak pernah usai dibahas. Terlebih lagi dari tahun ke tahun, produksi sampah semakin meningkat dan sangat lama diuraikannya. Salah satu solusi yang baru-baru ini hadir untuk mengelola sampah khusus organik dilakukan Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) yaitu dengan membudidayakan larva dan mendirikan rumah maggot di area terbuka kolong rel kereta api, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng.

Melansir laman beritajakarta.id (22/01/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat meresmikan rumah maggot. Maggot atau larva dinilai mampu efektif mengurangi sampah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, inovasi Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (Formapel) Kecamatan Menteng tentang metode reduksi sampah dengan maggot harus dikembangkan.

Budidaya Maggot Efektif Atasi Masalah Sampah

Menurut Bakwan, metode ini bisa secara signifikan mengurangi sampah, khususnya sampah basah. Berdasarkan laporan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, reduksi sampah di Jakarta Pusat mencapai 11 persen dan masih ada sembilan persen lagi yang direduksi.

Budidaya maggot ini tentu istimewa sekali manfaatnya dan harus terus-menerus berkembang. "Salah satu cara efektif dengan maggot ini. Budidaya ini akan kita kembangkan terus di Jakarta Pusat," ucapnya.

[Baca Juga: Cara Mengolah Sampah Dapur Jadi Kompos]

Bakwan menyatakan akan mengembangkan inovasi tersebut secara simultan ke bank-bank sampah, Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), tiap kecamatan, kelurahan dan RW. "Secara fungsional dapat mereduksi sampah sangat efektif khususnya di lingkungan perumahan. Kita akan fasilitasi terus, kita lihat sudah sangat berhasil," ungkapnya.

Ketua Formapel Kecamatan Menteng, Hendra Kurnia menuturkan, budidaya ulat maggot ini telah berjalan sejak dua bulan lalu. "Budidaya ini cukup efektif, dia (maggot) bisa menghabiskan cukup banyak sampah organik dalam waktu 24 jam," jelasnya.

[Baca Juga: Depok Akan Buat Ruang Terbuka Hijau di Buffer Zone TPA Cipayung]

Sebanyak 10 kilogram maggot bisa mengurai sampah organik seberat 30 kilogram. Selain untuk mengurai sampah, telur maggot juga dapat dijual. "Larva maggot bisa untuk pakan ternak, larva yang diolah kering bisa untuk pelet ayam, sedangkan kotoran maggot bisa jadi pupuk terbaik untuk tanaman konvensional," tandasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Natasya88 2 years, 8 months lalu
    Natasya88

    Udah tau belum kalo main game bisa dapet hadiah jutaan rupiah? Dan ambil sepuasnya Bonus Angpao menyambut tahun baru imlek. Buruan gabung di bola165,co mainkan game nya dan bawa pulang hadiah nya.