Bukan Sabotase, Ini Fungsi Tumpukan Karung Pasir Pada Boks Utilitas

Berita Kawasan

Bukan Sabotase, Ini Fungsi Tumpukan Karung Pasir Pada Boks Utilitas

Isu liar tentang adanya oknum yang menyabotase saluran air hingga menyebabkan banjir, sempat merebak di kalangan warga Jakarta. Kesimpangsiuran ini bermula saat adanya temuan tumpukan karung berisi semen dan pasir, yang didapati petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan saat pemeriksaan rutin gorong-gorong kawasan Jalan Fatmawati Raya, bulan November 2019 yang lalu.

Bukan Sabotase, Ini Fungsi Tumpukan Karung Pasir Pada Boks Utilitas

Di bulan Desember 2019 isu tersebut jadi kian ramai, lantaran Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali menyampaikan kegelisahannya ke publik. Kala itu dia mengungkapkan ada oknum tak bertanggung jawab, yang dengan cara sengaja membuang tumpukan karung berisi semen dan pasir ke dalam saluran air atau gorong-gorong.

[Baca Juga: Warga Tanjung Priok Manfaatkan Saluran Air untuk Budidaya Lele]

Kondisi semakin memanas, lantaran tersebarnya sebuah video yang mendokumentasi kegiatan penumpukan karung berisi semen dan pasir oleh pihak-pihak yang diduga pasukan bayaran anti-Anies, di jagat maya. Belakangan terungkap bahwa video yang sempat viral tersebut adalah berita bohong alias hoax dan pelaku penyebar video kini tengah diburu oleh pihak kepolisian.

Bukan Sabotase, Ini Fungsi Tumpukan Karung Pasir Pada Boks Utilitas

Meluruskan kesimpangsiuran, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menegaskan, penimbunan boks utilitas berisi karung pasir di sejumlah jalan di Jakarta adalah sebuah keharusan prosedur yang mesti dipenuhi. Menurutnya boks utilitas (manhole) memang perlu ditimbun karung pasir terlebih dulu sebelum ditutup untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Lebih lanjut dia menambahkan, karung-karung pasir tersebut dimasukkan dalam boks utilitas di saat kegiatan pengerjaan utilitas telah dirampungkan. “Tujuannya adalah untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang terperosok karena kerusakan pada tutup manhole,” ujarnya seperti lansir beritajakarta.go.id (27/2/2020).

[Baca Juga: Normalisasi Saluran Air Di Jalan Kartini Raya Baru 60 Persen]

Sejalan dengan itu dia juga menegaskan bahwa apa bila yang didapati adalah temuan karung pasir di dalam boks saluran air, barulah bisa disebut sebagai sebuah upaya menyabotase, sebagaimana temuan yang diungkapkan Walikota Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. “Kalau dilakukan dengan menyumbat saluran itu yang disebut pelanggaran,” tegasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam.jpg

Kecantikan dan Fashion

Unik! Brand Ini Hadirkan Produk Sepatu dari Ceker Ayam

03 October 2022, 17:32

Alih-alih menggunakan kulit sapi, kambing, atau reptil, salah satu brand di Kota Bandung menggunakan ceker ayam sebagai bahan baku produk sepatunya.

Melalui Buku Ini, Masyarakat Diajak Sajikan dan Lestarikan Kuliner Asli Betawi.jpg

Kuliner

Lestarikan Kuliner Asli Betawi Melalui Buku

03 October 2022, 14:30

Belum lama ini Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, istri Gubernur DKI Jakarta dan istri mantan Sekda DKI Jakarta berkolaborasi guna menghasilkan buku yang mengulas resep tradisional khas Betawi.

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air.jpg

Bisnis

3 Startup Naungan East Ventures Ini Dukung Ekosistem Kopi Tanah Air

03 October 2022, 11:28

East Ventures setidaknya telah mendanai tiga perusahaan startup yang mendukung perkembangan ekosistem kopi di Tanah Air.

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.


Comments


Please Login to leave a comment.