Buku Berkaki, Komunitas Pembuka Akses Buku Kepada Anak-anak Indonesia

Berita Kawasan

Buku Berkaki, Komunitas Pembuka Akses Buku Kepada Anak-anak Indonesia

Buku Berkaki adalah gerakan pecinta buku yang bertujuan membuka akses bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan jendela informasi dunia (buku) serta meningkatkan minat baca seluruh anak Indonesia. Buku Berkaki dibentuk menjadi sebuah komunitas atas kecintaan para pendiri membaca buku sejak delapan tahun yang lalu. Berbagai kegiatan mulai dari membuka donasi buku, menyalurkan buku, hingga membuat Rumah Baca telah dilakukan komunitas ini.

Komunitas Buku Berkaki yang berdiri sejak 30 September 2011 telah memiliki volunteer di berbagai pelosok Nusantara. Co-founder Komunitas Buku Berkaki Meyer Makawekes mengatakan, sebanyak 200 volunteer hingga kini telah bergabung dan banyak memberikan kontribusi dalam setiap kegiatan. Salah satu kegiatan Komunitas Buku Berkaki yang belum lama ini dijalankan adalah membantu mendistribusikan buku-buku hasil donasi dari program McDonald’s Indoneisa ke taman bacaan atau perpustakaan anak di seluruh Indonesia.

[Baca Juga: McDonald's Donasikan 215.000 Buku Bersama Komunitas Buku Berkaki]

“Ini pertama kalinya Buku Berkaki bekerjasama dengan McDonald’s Indonesia dalam bentuk buku. Tetapi, sudah dua tahun belakangan McDonald’s Indonesia sudah selalu support komunitas kita. Karena, kita punya kegiatan yang namanya Visit Buki,” tuturnya.

Buku Berkaki, Komunitas Pembuka Akses Buku Kepada Anak-anak Indonesia

Visit Buki adalah kunjungan para anggota Komunitas Buku Berkaki ke tempat-tempat binaan, seperti panti asuhan, tempat pemulung, tempat pembuang sampah. Dalam kegiatan Visit Buki, McDonald’s Indonesia dikatakan selalu memberikan dukungan dengan memberikan makanan atau hal lainnya.

Sementara, dalam kerjasamanya melalui donasi buku, Buku Berkaki memang sering menyalurkan buku baik ke taman bacaan atau perpustakaan anak yang ada di seluruh penjuru negeri. Taman bacaan atau perpustakaan anak yang dipilih untuk menjadi tempat penyaluran buku dari komunitas ini adalah yang bukan dikelola dari dinas pendidikan atau lembaga pemerintah. Melainkan taman bacaan mandiri yang diinisiasi per orangan atau masyarakat setempat yang minimal sudah berjalan selama satu tahun sebagaimana diterangkan Meyer kepada tim PingPoint.co.id saat bertemu di McDonald’s Sarinah dalam acara Penyerahan Donasi Buku.

[Baca Juga: Meningkatkan Minat Baca, Warga Kebagusan Bangun Rumah Bermain]

“Fokus kita adalah taman baca yang sudah bekerjasama dengan kita, ada yang mereka membuat taman baca atas inisiatif sendiri, tetapi tidak dibawah pemerintah. Karena kalau taman baca yang ada di bawah pemerintah pasti ada dana,” jelasnya.

Meyer mengaku selama Komunitas Buku Berkaki aktif hingga delapan tahun ini, dia tidak sependapat dengan banyaknya anggapan rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Karena kenyataannya banyak anak yang suka membaca buku. Hanya saja, apakah setiap anak Indonesia memiliki buku yang bagus atau tidak. Artinya, minat baca masyarakat Indonesia bisa tumbuh seiringnya banyak fasilitas untuk membaca buku. Diharapkan, baik dari Pemerintah maupun seluruh masyarakat Indonesia mampu memfasilitasi buku-buku yang bagus untuk anak-anak Indonesia.

[Baca Juga: Tumbuhkan Minat Baca Anak dengan Metode Read Aloud]

Untuk diketahui, Komunitas Buku Berkaki bersedia menerima donasi buku, baik buku cerita anak maupun buku pengetahuan umum untuk disalurkan ke taman bacaan, rumah singgah dan perpustakaan anak. Bagi Anda yang ingin menyumbangkan buku ke Buku Berkaki, Anda bisa kirim buku-bukunya ke Perpustakaan Buku Berkaki yang berlokasi di Musuem Kebangkitan Nasional, Jalan Abdul Rachman Saleh No.26, Senen, Jakarta Pusat. Atau, bisa kontak langsung karena Buku Berkaki siap menjemput buku donasi Anda selama berada di kawasan Jakarta.


Read More

Artikel Lainnya

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia.jpg

Kesehatan

Hindari Obat, Ini Tips Tidur dari Pakar Unair Bagi Penderita Insomnia

29 June 2022, 16:22

Menurut pakar Unair, demi mendapatkan tidur yang berkualitas, penderita insomnia seharusnya berupaya menghindari penggunaan obat tidur.

wuling_bakti_pendidikan_3.jpg

Pendidikan

Wuling Bakti Pendidikan Jalin Kerja Sama Bersama SMK Negeri 1 Singosari

29 June 2022, 15:00

Wuling terus membuktikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kejuruan.

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel.jpg

Pendidikan

Ini Organisasi Non-profit di Kota Malang dengan Fokus Pemberdayaan Difabel

29 June 2022, 14:20

Sejak awal berdirinya, Percacita bergerak untuk menghilangkan stigma dari kaum difabel dan menunjukkan kepada publik bahwa mereka juga mampu berkarya.

Ford Foundation Jakarta Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan.jpg

Bisnis

Ford Foundation Jakarta: Impact Investing Kunci Atasi Ketimpangan

29 June 2022, 10:18

Organisasi filantropi mendorong lebih banyak investor di Tanah Air memilih ranah impact investing yang tak hanya menargetkan profit semata tapi juga turut mendukung mengatasi ketimpangan di Indonesia


Comments


Please Login to leave a comment.