BOGOR-PENDIDIKAN-TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KEMENDIKBUD LUNCURKAN BUKU DIGITAL-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Pendidikan

Buku Digital Kemendikbud untuk Gerakan Literasi Nasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan buku digital bertemakan bacaan ramah anak. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan Gerakan Literasi Nasional (GLN).

Peluncuran buku digital ini disinyalir karena memiliki keunggulan tersendiri. Antaranya adalah ringkas karena tidak perlu membawa buku fisik, awet, bisa dibuka berulang kali dengan mudah, harga yang lebih murah, ramah lingkungan karena tidak membutuhkan kertas, dan anti rusak. Selain itu, ini juga bertujuan mengenalkan anak perihal dunia digitalisasi.

Gerakan Literasi Nasional sendiri merupakan upaya Kemendikbud untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.

[Baca Juga: Pendidikan Media Literasi Kritis untuk Remaja di Tebet Jakarta]

Gerakan ini akan dilaksanakan secara menyeluruh dan serentak, mulai dari ranah keluarga sampai ke sekolah dan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Meningkatkan literasi bangsa perlu dibingkai dalam sebuah gerakan nasional yang terintegrasi, tidak parsial, sendiri-sendiri, atau ditentukan kelompok tertentu.

Kasubag Program dan Pelaporan Disdik Kabupaten Bogor Acep Hasbullah menjelaskan, buku tersebut disalurkan dari Kemendikbud dengan bentuk CD. Isi dari CD itu mencakup sekitar 140 buku, yang bersifat akademik hingga edukasi pendidikan karakter.

“Isinya sendiri mencakup sekitar 140 buku, baik yang bersifat akademik, bacaan ramah anak, hingga edukasi pendidikan karakter bagi pelajar,” kata Acep mengutip disdik.bogorkab.go.id (2/1/2019).

6 Ide Penyimpanan Buku di Dalam Rumah

Untuk penyalurannya ke sekolah-sekolah, pihaknya telah membuatkan jaringan pengunduhan otomatis yang bisa diakses lembaga serta murid. Buku digital tersebut bisa diunduh di alamat website badan bahasa Kemdikbud. Di mana program ini dilaksanakan secara gratis dan terbuka bagi siapapun.

Dengan begitu, gerakan literasi ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan yang akan meningkatan daya saing bangsa ini.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbud Dadang Sunendar menjelaskan, program buku bacaan digital ini dimulai sejak dua tahun lalu.

[Baca Juga: Bisnis Buku Bekas Pasar Senen di Era Digital]

“Seluruh buku yang tersedia saat ini, merupakan hasil penjaringan yang dilakukan Kemdikbud semenjak 2016-2018. Di mana semuanya telah diverifikasi baik dari segi materi, penulisan, hingga bahasa yang cocok bagi pelajar,” paparnya.

Sambung Dadang, pihaknya berharap dengan adanya program ini, pemerintah mampu meningkatkan kualitas dan kompetensi minat baca dari pelajar di Indonesia.

“Programnya akan terus kami perbaharui, dan diharapkan Dinas Pendidikan, sekolah, hingga pelajar mampu memanfaatkan fiture ini sebagai sarana penguatan GLS di daerah,” harapnya.


Read More

Artikel Lainnya

Bubur India

Kuliner

Bubur India, Menu Khas Ramadan Masjid Jami Pekojan Semarang

20 April 2021, 18:06

Tradisi menyuguhkan takjil Bubur India ini sudah ada lebih dari 100 tahun lalu. Saat itu pedagang dari Gujarat, India, dan Pakistan datang dan menetap di jalan Petolongan.

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan 5.jpg

Kuliner

Kerupuk Banjur, Kuliner Khas Bandung Hanya Ada Saat Ramadan

20 April 2021, 17:00

Kurban atau kurupuk banjur merupakan makanan khas Bandung yang masih eksis keberadaannya hingga kini, khususnya pada bulan Ramadan.

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampu ng Pancasila.jpg

Berita Kawasan

Mampu Jaga Erat Toleransi Beragama, Kampung Sawah Dijuluki Benteng Kampung Pancasila

20 April 2021, 15:05

Kampung Sawah baru-baru ini mendapatkan apresiasi dari Pemkot Bekasi karena berhasil menjadi percontohan konsep Kampung Pancasila.

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamvu Ini.jpg

Pendidikan

Gelar Simulasi Sekolah Tatap Muka, SMP Negeri 1 Surabaya Kedatangan Guru Tamu Ini

20 April 2021, 14:08

Para pelajar SMP Negeri 1 Surabaya baru-baru ini kedatangan Kapolrestabes Surabaya yang menjadi guru tamu dalam simulasi sekolah tatap muka.


Comments


Please Login to leave a comment.