Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Kesehatan

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Bupati Malang Sanusi, menginstruksikan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk menjalani swab massal. Saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, usai menjalani penetapan Bupati dan Wakil Bupati Malang terpilih, Sanusi menuturkan jika kebijakan swab massal ditataran pegawai yang identik berseragam coklat ini, semata-mata dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.

”Terkait pandemi COVID-19, terutama saat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) akan kami optimalkan operasi yustisi di setiap kecamatan. Sedangkan untuk para ASN dan setiap SKPD (dijajaran Pemkab Malang) semuanya akan kami swab,” jelasnya seperti diberitakan malangtimes.com (22/1/2021).

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Orang nomor satu dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang ini, mengaku masih akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Meskipun belum memutuskan kapan swab massal tersebut direalisasi, tapi secara gambaran umum, saat jajaan ASN dan SKPD ini menjalani tes swab, pelayanan publik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malang, akan diliburkan secara bertahap.

Menurutnya, selama diliburkan tiga hari tersebut, Sanusi juga akan menginstruksikan kepada instansi terkait untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Guna merealisasikan gerakan swab massal tersebut, Sanusi mengaku bakal mengambil dari sebagian anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

[Baca Juga: Pasien COVID-19 Terus Bertambah, RSSA Malang Hampir Penuh]

Sekedar diketahui, kebijakan gerakan swab massal ditataran ASN di SKPD tersebut, disinyalir juga berkaitan dengan adanya beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, yang memilih untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara daring.

Seperti yang sudah diberitakan, dari pantauan media online ini, sejak Selasa, 19 Januari 2021 lalu sejumlah kantor pemerintahan yang berlokasi di area Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, terlihat sepi. Usut punya usut, lenggangnya suasana sejumlah perkantoran tersebut, lantaran ada beberapa pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang, yang dikabarkan terpapar COVID-19.

Bupati Malang Instruksikan Swab Massal untuk ASN

Dugaan itu juga dibenarkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara yang notabene kantor pemerintahannya berada tepat disebelah kiri kantor BKAD. ”Karena tetangga kantor (BKAD) ada yang terkena COVID-19, jadi kita mengantisipasi dengan memberikan pelayanan secara online,” ungkap Made dalam kesempatan berbeda beberapa hari sebelum pelantikan.

Sementara itu, dari pemberitahuan yang dihimpun media online ini, selain Bapenda Kabupaten Malang yang memberikan pelayanan secara online terhitung mulai tanggal 19 hingga 22 Januari 2021. Sejumlah kantor pemerintahan, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang, pada tanggal yang sama juga memilih untuk memberikan pelayanan secara online.

[Baca Juga: Tak Pakai Masker di Kabupaten Malang, Bisa Kena Denda & Sanksi Sosial]

Berbeda dengan kebijakan di Inspektorat Daerah Kabupaten Malang, pelayanan online tersebut berlaku mulai 2 hari lalu hingga tanggal 25 Januari 2021 mendatang. Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang memilih untuk membuat kebijakan pelayanan secara daring, terhitung mulai tanggal 20 hingga 25 Januari 2021. Kemudian, untuk pelayanan secara daring di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, berlangsung mulai tanggal 21 hingga 22 Januari 2021.

Sementara itu, dalam kurun waktu tiga hari berselang setelah secara bergantian instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Malang memutuskan untuk memberikan pelayanan secara daring. Bupati Malang Sanusi akhirnya membuat kebijakan untuk melakukan swab massal kepada jajaran ASN dan SKPD. ”ASN akan kita swab semua, sedangkan yang kedapatan positif COVID-19 akan kami arahkan untuk isolasi mandiri,” tukas Bupati Malang. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Malang sejumlah 10.300 orang.

Read More

Artikel Lainnya

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

Bisnis

Sewa Tempat Gratis, MRT Jakarta Bantu UMKM Naik Kelas

27 February 2021, 14:02

Tidak sekadar menyediakan tempat bagi pelaku UMKM, pihaknya juga menyediakan rangkaian program inkubasi mulai dari aspek pembinaan dan pemberdayaan.

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

Berita Kawasan

PPKM Mikro Tunjukkan Hasil Positif, DIY Tingkatkan Ketahanan Warga

27 February 2021, 10:01

PPKM Mikro yang menekankan pada pembatasan di tingkat desa/kelurahan utamanya memanfaatkan posko di desa-desa untuk membantu mengurangi penyebaran COVID-19.

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

Berita Kawasan

Wali Kota Bekasi Terima Penghargaan 10 Kota Toleransi 2020 dari Setara Institute

26 February 2021, 18:08

Dalam penilaiannya, Kota Bekasimendapat skor tertinggi ke. 5.530 di peringkat 10 dalam penghargaan Indeks Kota Toleran 2020 dari penilaian 94 Kota/Kabupaten yang di riset.

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

Kesehatan

Lansia Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Tahap Dua di Kota Bandung

26 February 2021, 17:02

Dari 130.000-an orang sasaran vaksinasi COVID-19 tahap dua di Kota Bandung, 92 persen merupakan warga lansia. Mereka diprioritaskan karena tingkat fatalitas kasus tertinggi.


Comments


Please Login to leave a comment.