Cara Efektif Bangun Komunikasi Anak Disabilitas, Ini Yang Perlu Diperhatikan

Pendidikan

Cara Efektif Bangun Komunikasi Anak Disabilitas

Para orang tua tidak boleh malu memiliki anak berkebutuhan khusus, mereka juga harus mendukung anak- anak dan memberikan pendidikan setinggi mungkin untuk anak. Terkait orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam hal ini anak disabilitas perlu menerapkan pola asuh good parenting untuk anak dengan disabilitas sebagai bukti pentingnya motivasi positif dan pendampingan secara langsung yang dilakukan oleh orang tua beserta dukungan anggota keluarga yang lain terhadap anak disabilitas.

Dalam membangun pola asuh untuk anak disabilitas, maka komunikasi menjadi aspek penting. Namun, membangun komunikasi keluarga yang efektif menjadi persoalan tersendiri bagi orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas. Hal ini yang mendorong perlunya komunikasi yang efektif di dalam keluarga.

Psikologi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Yogyakarta, Devi Riana Sari, menjawabnya dalam kegiatan pelatihan isu anak penyandang disabilitas yang diikuti oleh tim redaksi Pingpoint.co.id secara daring, Minggu (4/4/2021). Pelatihan ini sendiri diselenggarakan oleh Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA).

Menurut Devi, langkah penting dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak penyandang disabilitas adalah dengan mengembangkan pertemanan atau afiliasi. “Pola komunikasi ini akan mempertahankan hubungan antara orang tua dengan anak,” kata Devi yang hadir sebagai narasumber pelatihan.

Cara Efektif Bangun Komunikasi Anak Disabilitas, Ini Yang Perlu Diperhatikan

Devi mengingatkan, anak penyandang disabilitas juga perlu selalu diberi kebebasan dalam mengemukakan pendapat, terutama jika ada hubungan dengan fasilitas yang diberikan orang tua. “Apakah anak nyaman di sekolahkan di sana? Apakah anak nyaman kalau terapi di sini? Kita mulai berikan ruang kepada anak untuk tahu sebab akibat,” tutur Devi.

Selain itu, penting pula agar komunikasi dengan anak penyandang disabilitas dilakukan berbasis penerimaan. Tanpa penerimaan, anak akan menyadari perbedaannya dan kemungkinan besar langsug membuat jara. “Penerimaan tidak hanya lisan tetapi bisa pada tindakan, ucapan kasih sayang, sentuhan, the power of touching,” kata Devi.

Devi menjelaskan menunjukan kasih sayang juga dapat membuat anak penyandang disabilitas tidak takut bergaul. Terlebih, anak penyandang disabilitas umumnya memiliki kebutuhan akan eksplorasi. “Keberadaan dia akan merasa dihargai dan ini benar-benar bisa terlihat dari bagaiman anak menimpali,” jelas Devi

Devi meminta Nining, seorang ibu dari anak dengan hambatan pendengaran menyampaikan pendapat bahwa anak penyandang disabilitas juga perlu didorong untuk berinteraksi dengan lingkungan luar. Dari situ, anak diajak untuk berdiskusi dan bercerita. “Misalnya jalan ke mal, apa yang dilihat? Dengan bahasa saya, saya jelaskan mudah-mudahan anak saya bisa terima. Istilahnya kita mengobrol, dia akan bercerita sebisa dia. Dia menggambar sebisa dia,” tutur Nining mengisahkan pengalamannya

Namun, Nining mengaku cari ini bukan tanpa kesulitan. Ia bercerita dirinya harus mencari kosa kata baru ketika anak bertanya tentang sesuatu yang benar-benar baru. “Kita perlu membantu untuk menambahkan perbendaharaan kata baru atau pengetahuan baru, agar setidaknya tidak jauh tertinggal dengan kita yang mendengar,” katanya.

Kesulitan yang sama juga dialami oleh Maya, seorang ibu dari anak dengan hambatan intelektual. Ia berkisah bahwa dirinya harus mencari kata-kata yang sederhana agar anak memahami pesan. “Jadi untuk anak-anak difabel grahita itu membutuhkan proses untuk mereka mengerti atau memahami entah itu suatu peristiwa atau apapun itu,” kata Maya.

[Baca Juga: Ini Yang Harus Dipahami Dari Istilah Difabel dan Disabilitas]

Devi menambahkan keterangan jika bentuk-bentuk komunikasi yang diterapkan oleh Maya dan Nining bisa menjadi contoh bagi para orang tua sebagai bentuk dukungan terhadap anak-anak penyandang disabilitas di lingkungannya. “Ini wajib karena dukungan yang hangat ini sangat dibutuhkan oleh anak disabilitas dan mempengaruhi kepercayaannya,” timpa Devi kembali.

Selain itu, Direktur SAPDA Nurul Sa’dah Andriani berharap melalui pelatihan ini kita semua yang mengikuti pelatihan mampu menyosialisasikan isu perlindungan anak penyadang disabilitas dengan menggandeng langsung keluarga yang memiliki anggota anak penyadang disabilitas.

“Karena tentu saja banyak sekali orang tua dari anak disabilitas yang kebingungan. Mereka begitu banyak anak disabilitas tidak tahu mau diapakan, apakah punya masa depan atau tidak. Mereka bingung mau bergabung dengan siapa, didampingi oleh siapa. Kalau mereka punya kesulitan, tidak tahu harus mengadu kepada siapa,” kata Nurul

Menurut Nurul, terdapat beragam kebutuhan khusus anak penyadang disabilitas yang bisa ditanggung oleh pemerintah daerah, mulai dari kebutuhan dasar hingga pendidikan inklusif. Sayangnya, ini belum terwujud karena minimnya data.

“Bagaimana mendukung para orang tua, tetapi data-data anak disabilitas sendiri beserta kebutuhannya itu belum terpegang oleh pemerintah kota secara detail? Memang sudah ada data tetapi bisa jadi memang belum sampai pada kebutuhan khususnya,” tukas Nurul.


Read More

Artikel Lainnya

Semarakan 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week.jpg

Bisnis

Semarak 2022 PMPL SEA Championship, realme Gelar Esports Week

30 September 2022, 15:45

Untuk merayakan pertandingam 2022 PMPL SEA Championship, realme memutuskan menghadirkan promo lucky draw bertajuk realme Esports Week.

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung - Copy.jpg

Bisnis

Peresmian Selma Ciledug, Konsumen Diberikan Edukasi Kesehatan Jantung

30 September 2022, 13:44

Pada momen pembukaan cabang Selma terbaru di daerah Ciledug, ritel mebel di bawah naungan Kawan Lama Group itu menggelar program edukasi kesehatan jantung.

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat - Copy.jpg

Bisnis

Romokalisari Adventure Land Bawa Berkah untuk UMKM Setempat

30 September 2022, 11:42

Ternyata Romokalisari Adventure Land yang belum lama ini diresmikan disebut berhasil meningkatkan pemasukan para pelaku UMKM di sana.

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaa n.jpg

Bisnis

Rayakan Peningkatan Okupansi Berkat tiket.com, RedDoorz Berikan Penghargaan

29 September 2022, 19:46

Usai berkolaborasi selama empat tahun terakhir, tiket.com baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari RedDoorz yang memandang perusahaan OTA itu berhasil membantu peningkatan industri pariwisata di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.