Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Kesehatan

Cara Mencegah Demensia Sejak Dini

Demensia adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan menurunnya kapasitas otak untuk mengingat, memerhatikan, berbahasa, dan memecahkan masalah yang berlangsung cukup parah hingga memengaruhi kehidupan sehari-hari orang. Demensia bisa disebabkan berbagai penyakit, tapi penyebab paling umumnya adalah penyakit Alzheimer.

Untuk diketahui, terjadinya demensia terdapat tiga faktor risiko yang tidak bisa dihindari: umur, kelamin dan genetic sebanyak 9,9 juta orang di dunia didiagnosa mengidap demensia tiap tahunnya. Angka ini terus bertambah: sekitar 50 juta orang hidup dengan demensia hari ini, dan angka ini akan terus naik hingga lebih dari 130 juta di seluruh dunia pada tahun 2030.

[Baca Juga: Melawan Alzheimer dengan Line Dance]

Ketika kita menua, bagaimana caranya agar kita bisa menjaga otak kita agar tetap sehat dan mengurangi demensia ketika menua? Sebelumnya, Anda perlu tahu beberapa faktor risiko terjadinya demensia ketika muda.

Faktor risiko terjadi demensia ketika muda ada tiga, yaitu:

  1. Masalah berat badan yang rendah dari usia muda diperkirakan akan mengalami gangguan kognitif ketika usia lanjut.
  2. Hubungan antara status sosial ekonomi atau tingkat pendidikan pada masa kecil. Status sosial ekonomi yang rendah biasanya berhubungan dengan asupan gizi yang buruk dan dapat menghasilkan penyakit jantung dan gangguan metabolisme seperti darah tinggi. Pendidikan yang rendah juga dapat mengurangi peluang seseorang untuk melakukan pekerjaan dan hobi yang mengasah otak untuk membangun jaringan otak yang lebih kaya dan kuat.
  3. Asupan gizi buruk. Gizi buruk biasanya berhubungan dengan status sosial ekonomi

[Baca Juga: Apa Olahraga Kardio yang Aman untuk Lansia?]

Ini dia langkah-langkah mencegah demensia sejak dini.

  • Mengasah Otak

Seseorang yang senang mengasah otak, seperti membaca dan bermain game juga dapat mengurang risiko demensia sebesar 26 persen.

  • Olahraga

Olahraga selain untuk menyehatkan badan, juga sangat baik untuk mengurangi risiko demensia ketika muda. Misalnya saja, melakukan aerobik yang mampu membantu membentuk sel saraf baru, terutama di di daerah hippocampus, area otak tempat terbentuknya ingatan-ingatan baru.

  • Jangan Sendiri

Kesendiran dan kurangnya dorongan sosial muncul sebagai faktor risiko demensia di usia tua. Penurunan kemampuan otak tidak akan terjadi jika kita hidup bersama orang lain dan merasakan memiliki dorongan sosial.

  • Makan-makanan Sehat

Untuk mengurangi risiko demensia, Anda bisa memakan makanan seperti ini, biji-bijian, buah, sayur, kacang, minyak zaitun dan ikan ala Mediterania.

[Baca Juga: Mactivation Mendobrak Sensori dan Rangsang Fungsi Otak]

Menjadi tua bukan pilihan, tapi usia tua adalah sesuatu yang tidak bisa Anda hindari. Jaga kesehatan Anda sebelum memasuki usia tua, terutama untuk kesehatan otak Anda,


Read More

Artikel Lainnya

Kolepa.jpg

Bisnis

Uniknya Kolepa, Merasakan Nuansa Coffe Shop Bersanding Mini Golf

05 August 2021, 22:31

Berbeda dengan coffe shop pada umumnya, Kolepa di Kota Tangerang Selatan tawarkan nuansa ngopi dan fasilitas mini-golf di sekelilingnya.

Menelusuri Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan, Bikin Merinding!.jpg

Hobi dan Hiburan

Rumah Pengabdi Setan di Bukit Pangalengan Bikin Merinding!

05 August 2021, 22:02

Anda penikmat horor? Silakan datang ke Rumah Pengabdi Setan yang berada di Kawasan Perkebunan Teh Kertamanah Pangalengan, Kab. Bandung. Rasakan sensasinya!

Endik 1.jpg

Bisnis

Bengkel Endik, Tanpa Perlu Nama Mobil-Mobil Sudah Berdatangan

05 August 2021, 21:09

Tanpa perlu memasang papan nama, sebuah bangunan petak milik Mas Endik didatangi pengendara mobil untuk servis.

Kalijaga 2.jpg

Berita Kawasan

Musala Sunan Kalijaga Kota Batu, Bangunan Kecil Bersejarah

05 August 2021, 20:08

Memberikan nuansa bersejarah dalam sebuah musala kecil di pinggir jalan Giripurno, Musala Sunan Kalijaga bikin hati dipenuhi berkah.


Comments


Please Login to leave a comment.