Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

Kesehatan

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

Berobat ke dokter gigi di tengah pandemi COVID-19 tentu tidak leluasa seperti biasanya. Pasalnya, pasien akan bertemu banyak orang di klinik gigi maupun poli gigi di rumah sakit. Dokter juga berisiko karena prosedur pengobatan gigi akan membuatnya berkontak langsung dengan droplet pasien.

Namun, berobat ke dokter gigi tak bisa dihindari apabila memiliki keluhan nyeri gigi yang luar biasa hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Praktik dokter gigi hingga sekarang masih tersedia. Pingpoint.co.id mengontak Rumah Sakit Hermina Bekasi (1/4/2020) dan masih ada praktik dokter gigi di rumah sakitDaftar Lengkap Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Kota Bekasi tersebut.

Dalam menghadapi situasi saat ini, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) pun telah merilis pedoman pelayanan kedokteran gigi selama pandemi COVID-19.

[Baca Juga: Walau Tak Mengganggu, Haruskan Gigi Geraham Bungsu Dicabut?]

Prosedur pelayanan kedokteran gigi tersebut di antaranya, dokter pertama-tama harus melakukan screening terhadap semua pasien. Screening berupa pemeriksaan suhu tubuh dan pengisian formulir oleh pasien dengan butir pertanyaan yang mengarah pada gejala COVID-19 serta riwayat kontak pasien. Dari hasil tersebut, dokter dapat menentukan langkah selanjutnya, melakukan pengobatan atau tidak.

Dokter gigi pun saat ini harus menunda tindakan tanpa keluhan, seperti perawatan gigi rutin, atau keperluan kecantikan, serta tindakan menggunakan bur/scaler/suction. Apabila diharuskan mengobati pasien, dokter menggunakan alat pelindung diri lengkap sekali pakai untuk tiap pasien. Pasien diminta berkumur dengan hidrogen peroksida selama 60 detik dan semua alat kedokteran gigi dibersihkan menggunakan etanol 70 [ersen sebelum proses sterilisasi.

Akan tetapi, pepatah lebih baik mencegah dari pada mengobati memang benar-benar harus ditanamkan saat ini. Merawat dan melindungi gigi secara mandiri lebih baik agar tak perlu ke dokter gigi. Berikut saran perawatan gigi sehari-hari yang bisa Anda lakukan untuk melindungi dan memperkuat gigi Anda.

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19

1) Perawatan Gigi

Perawatan gigi yang disarankan oleh dokter gigi adalah menyikat gigi dan melakukan flossing atau membersihkan gigi menggunakan benang gigi guna menghilangkan sisa makanan yang menempel di sela gigi.

Melansir Healthline (1/4/2020), tujuan utama yang harus dicapai dalam merawat gigi adalah mengontrol plak pada gigi. Itu disampaikan oleh Daniel Rodda, dokter bedah gigi dan pemilik Oasis Dental Care di Arizona, Amerika Serikat.

Ia menyarankan menyikat gigi dua kali sehari dan flossing satu kali sehari.

[Baca Juga: Awas, Gigi Anda Bisa Berlubang! Ini Cara Mencegahnya]

Faraj Edher, spesialis prostodonsia di Kanada menyarankan juga untuk beralih ke sikat gigi elektrik. Ia menyarankan untuk meluangkan waktu menyikat gigi selama dua menit dengan sikat gigi elektrik itu. “Ini [sikat gigi elektrik] telah terbukti menawarkan tingkat kebersihan mulut yang tinggi, sangat penting ketika Anda tidak mengunjungi dokter gigi atau ahli kesehatan gigi untuk pembersihan dan pemeriksaan,” jelas Edher.

Perawatan gigi selanjutnya adalah berkumur dengan obat kumur non alkohol dua kali sehari karena mampu mengurangi penumpukan plak yang menyebabkan radang gusi atau gingivitis. Pasta gigi berbasis fluoride juga bisa jadi pilihan.

Dijelaskan lebih lanjut apabila mikrobioma atau bakteri baik dalam mulut adalah komponen kunci dari sistem kekebalan tubuh. Jika menggunakan obat kumur yang mengandung banyak alkohol atau pasta gigi dengan komponen bakterisida, seperti triclosan atau bahan antibakteri lainnya, mikrobioma dalam mulut akan terganggu kesehatanannya.

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19 Makan Apel

2) Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Menjaga kesehatan gigi tak hanya dengan menyikat gigi, flossing, dan memerhatikan bahan kandungan pasta gigi, tetapi juga memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi.

Chris Standburg, dokter bedah gigi di Los Angeles menyarankan untuk menghindari camilan berbahan dasar tepung karena dapat menyebabkan mulut asam. “Semakin sering mulut kita terkena asam, semakin lemah gigi kita,” kata Standburg

Selain itu, konsumsi karbohidrat sederhana juga berkontribusi dalam penumpukan plak. Sebagai gantinya, karbohidrat kompleks seperti kentang, beras merah, dan buah-buahan berserat dapat menjadi pilihan.

Makanan seperti popcorn, kacang, dan permen juga dapat dihindari karena mampu merusak gigi dan tambalan gigi.

Bagi Anda yang memiliki tambalan gigi, hati-hati dalam melakukan flossing. Jangan sampai ketika melakukannya, tambalan gigi Anda terlepas.

Cara Merawat Gigi Agar Tak Perlu ke Dokter di Tengah Pandemi COVID-19 Sikat Gigi

3) Pastikan Sikat Gigi Selalu Bersih

Sebuah penelitian menunujukkan bahwa SARS-CoV-2 dapat terkandung dalam tinja. Mengutip Live Science (1/4/2020), setelah diteliti, virus di tinja itu dapat berpindah.

Oleh karena itu, setelah menggunakan kamar mandi, seseorang harus mencuci tangan agar tidak menyebar virus kepada orang lain.

Meski tak terinfeksi virus, menjaga kebersihan saat menggunakan kamar mandi perlu dipraktikkan. “Setiap kita flush toilet, kita menghasilkan aerosol,” kata Kartik Antani, dokter bedah gigi di Albuquerque, New Mexico.

“Kebanyakan orang meletakkan sikat gigi dan perlengkapan lainnya hanya beberapa inci dari toilet. Cobalah flush toilet dalam keadaan tertutup. Pastikan sikat gigi juga tertutup,” lanjut Antani.

Antani merekomendasikan untuk merendam sikat gigi dalam campuran obat kumur dan hidrogen peroksida karena dapat membuat sikat gigi aman dari kuman.

Itulah langkah perawatan gigi yang dapat Pointers praktikkan. Jangan sampai gigi sakit dan mengharuskan Anda pergi ke dokter gigi di tengah pandemi COVID-19

Read More

Artikel Lainnya

Warga Tambakrejo Dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

Properti dan Solusi

Warga Tambakrejo dapat Segera Tempati Kampung Nelayan Semarang

26 January 2021, 20:09

Kini sesuai janji Wali Kota Semarang, Kampung Nelayan sekarang telah didirikan Pemerintah Kota Semarang yang diperuntukkan bagi warga Tambakrejo.

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini.jpg

Properti dan Solusi

Di Bawah Rp2 Jutaan! Realme Watch S Pro Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

26 January 2021, 19:09

Hadir dengan desain yang lebih premium serta fitur yang lebih oke dibandingkan pendahulunya, realme Watch S Pro dibanderol di bawah Rp2 jutaan.

Krematorium Wahana Mulia Abadi Beroperasi Kebali dengan Alat Ramah Lingkungan

Berita Kawasan

Krematorium di Yogyakarta Gunakan Alat Ramah Lingkungan

26 January 2021, 18:09

Wali kota pun sangat mengapresiasi keberadaan krematorium dan berharap tempat tersebut memang disiapkan sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta.

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal di Jakarta Tak Berdampak

Bisnis

Penambahan Satu Jam Operasional untuk Mal Tidak Tingkatkan Bisnis

26 January 2021, 18:05

Penambahan jam operasi pusat perbelanjaan dan restoran sebanyak satu jam di PPKM tahap dua dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.


Comments


Please Login to leave a comment.