Cara Posindo Manfaatkan Aset untuk Coworking Space Jakarta

Bisnis

Cara Posindo Manfaatkan Aset untuk Coworking Space Jakarta

PT Pos Indonesia membuka peluang kerjasama melalui anak usahanya Pos Properti untuk memaanfaatkan aset perkantoran lama sebagai coworking space Jakarta. Direktur Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan Sutardiyanta, seperti dikutip dari bisnis.com (10/09/2018), mengatakan saat ini ada dua aset strategis milik perusahaan pelat merah tersebut yang sudah disulap menjadi coworking space.

Bentuk kerjasama tersebut adalah sistem sewa ruang ke pihak luar untuk menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi Pos Indonesia. Sementara ini, ada dua coworking space yang sudah dioperasikan oleh PT Pos Indonesia. Pertama adalah Gedung Filateli di Pasar Baru, Jakarta Pusat, dan kedua di Kantor Pos Pusat di Bandung.

Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi coworking space Jakarta milik Posindo berada di Gedung Filateli, Pasar Baru yang megah. Gedung cantik bersejarah itu bersebelahan dengan Starbucks, persis di seberang pusat perbelanjaan, Pasar Baru.

Gedung Filateli pun disulap menjadi ruang-ruang kecil dengan sekat. Penyewa Gedung Filateli sebagai coworking space ini adalah Ev Hive yang kini berubah nama menjadi Cocowork. Ada pun EV Hive Filateli adalah cabang coworking space ke-19 sejak mulai beroperasi pada 2015 lalu.

[Baca Juga : Geliat Coworking Space dalam Bisnis Startup]

Cara Memenangkan Kompetisi

Pos Indonesia mengkomersialisasi sejumlah propertinya agar tetap eksis di tengah kerasnya daya saing. Dari tahun ke tahun, area Gedung Filateli yang disewakan kian meluas. Area yang menjadi kekhasan gedung yakni ruang dengan jendela melengkung berhias kaca patri akhirnya disewa Ev Hive untuk usaha coworking space, menyusul lokasi lain yang menjadi Starbucks.

Sebagian orang menganggap gedung tersebut hanya sebuah area kosong. Sebelum berfungsi sebagai coworking space, interior gedung digunakan sebagai tempat acara internal karyawan Pos Indonesia. Tujuh tahun lalu Adjie Hadipriawan, seperti dikutip dari Tirto (10/09/2018), pendiri komunitas Love Our Heritage kerap menjadikan Gedung Filateli sebagai salah satu destinasi tur dalam kota. “Saya bikin tur agar orang tahu aktivitas di gedung ini di masa lalu. Bagaimana sistem mereka mengirim surat dan paket,” kata Adjie.

Pria ini membawa para peserta tur mengelilingi seluruh bagian ruang gedung yang saat itu masih diisi mesin-mesin cetak tua. Ia menceritakan pada peserta tentang fungsi ruang percetakan dan pengemasan tagihan kartu kredit, salah satu unit usaha yang pernah dimiliki Pos Indonesia. Adjie ingat benar pada lantai dua Gedung Filateli, bekas lokasi markas komunitasnya. Di sana pun ada ruangan bagi pedagang filateli menjual surat-surat lama, bekas bungkus rokok, materai, dan perangko.

Adjie berkisah, masih dari sumber yang sama, di gedung tersebut rutin diselenggarakan acara lelang perangko. “November 2017 lalu kami harus pindah. Katanya ada bagian gedung yang akan difungsikan sebagai restoran. Buat saya gedung itu berkesan karena punya nilai sejarah. Sebenarnya sayang juga kalau beralih fungsi.” Sejak saat itu, Adjie jarang datang ke Gedung Filateli.

Komersialisasi Aset

Handriani Tjatur Setijowati, Presiden Direktur PT Pos Properti Indonesia berkata sejak pergantian direksi pada tahun 2016, Pos Properti Indonesia punya tujuan untuk meningkatkan penjualan pos. “Kami hendak mengkomersialisasi dan mengutilisasi aset pos di Indonesia. Cara tercepat menurut kami ialah menciptakan keramaian lewat pembentukan ruang pertemuan. Kami menilai visi ini cocok dengan coworking space. Selain sebagai penghasilan tambahan, kerjasama ini juga jadi cara kami menyosialisasikan kembali pos Indonesia sebagai perusahaan yang pernah jadi pemimpin di bisnis logistik. Sekarang kami sedang membangun kembali fondasi itu,” tutur Wati masih dikutip dari Tirto.

Ada 3.400 aset pos yang berpotensi untuk dikomersialisasi. Wati menyusun prioritas aset yang lebih baik digarap terlebih dahulu. Salah satunya Pasar Baru. Ia memutuskan untuk mendekati Ev Hive. “Ev Hive sudah pernah bekerjasama dengan kami. Awalnya mereka menyewa properti pos di Jakarta Selatan kemudian di kantor Pos Indonesia. Bisnis mereka berkembang cepat. Saya mengajak kerjasama untuk Gedung Filateli ini. Kali ini sistemnya bagi hasil.”

[Baca Juga : 5 Hotel di Seputar Jiexpo Kemayoran]

Kerjasama itu diresmikan pada 6 April 2018. Saat itu Ev Hive mengadakan acara bazaar seni, pertunjukan musik, lokakarya menggambar, dan kelas kaligrafi. “Kami mengundang banyak komunitas. Harapan kami muncul interaksi organik antar pengguna coworking space Jakarta. Kami pun akan mengadakan acara-acara yang bisa membuka peluang kolaborasi. Banyak pengunjung yang baru pertama kali datang ke ke Gedung Filateli. Beberapa anggota komunitas juga telah menunjukkan ketertarikan untuk mengadakan acara di sini,” kata Kennita Kurniawan, Head of Marketing Ev Hive.

Read More

Artikel Lainnya

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

Berita Kawasan

Kisah #AksiHidupBaik Sang Inisiator Penghijauan Kelurahan Karang Anyar

18 November 2019, 19:00

Euis Kurniawati adalah salah satu nominasi Ibu Ibukota Awards Bidang Pelestarian Lingkungan. Simak #AksiHidupBaik yang dilakukannya di sini.

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

Berita Kawasan

Kapal Pembersih Sungai Siap Dioperasikan di Kota Bekasi

18 November 2019, 18:00

Kapal pembersih sungai yang diberikan oleh Waste4Change ini mampu menjaring sampah setidaknya 200-300 kilogram.

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari Untuk Pemula

Kesehatan

Ini Dia Tips Memilih Sepatu Lari untuk Pemula

18 November 2019, 17:00

Pemilihan sepatu lari yang pas berpengaruh terhadap performa loh. Salah-salah malah bikin kaki kamu terkilir. Berikut tips bagi kalian yang ingin membeli sepatu lari.

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

Berita Kawasan

Sekolah Pribumi Pertama di Batavia Ada di Cikini

18 November 2019, 16:00

Gedung sekolah yang kini menjadi SMPN 1 Jakarta ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Inilah sejarah sekolah pribumi pertama di Batavia.


Comments


Please Login to leave a comment.