Cari Bibit Atlet eSports, Ini Mekanisme yang Diterapkan First Warriors

Berita Kawasan

Cari Bibit Atlet eSports, Ini Mekanisme yang Diterapkan First Warriors

First Warriors merupakan program audisi eSports pertama di Indonesia yang diluncurkan oleh PT Link Net TBK melalui First Media dengan menggandeng PT Yamisok Tech Indonesia, Garena Indonesia, dan organisasi Indonesia eSports Association (IESPA). Pada prosesnya, semua pihak yang terlibat telah menerapkan mekanisme serta jadwal bagaimana kompetisi ini akan dijalankan di enam kota besar, termasuk Indonesia. Hal ini guna melancarkan usaha First Warriors dalam mencari bibit atlet eSports yang nantinya akan masuk ke dalam tim resmi eSports yang dikelola First Media.

Wakil Ketua Umum IESPA William Cahyadi menjelaskan, First Warriors merupakan kompetisi eSports pertama di Tanah Air yang menggunakan metode audisi untuk mencari calon atlet. Menariknya, pemilihan Free Fire sebagai game yang dipertandingkan dalam First Warriors ternyata memiliki makna tertentu dan bisa ditarik benang merahnya ke turnamen piala dunia Free Fire tahun 2019 yang diselenggarakan di Thailand.

Cari Bibit Atlet eSports, Ini Mekanisme yang Diterapkan First Warriors

“Kita harapkan dari acara seperti ini adalah bisa mendapatkan talent-talent regenerasi baru untuk pemain-pemain eSports, khususnya Free Fire. Karena Free Fire kebetulan memang kita (Indonesia) sempat juara dunia dan juara tiga dunia di acara terakhir yang di World Championship Free Fire,” ujar William pada acara peluncuran First Warrior di Lavva Plaza Senayan, Jakarta Pusat (22/8/2019).

Chief Marketing Officer PT Yamisok Tech Indonesia Diana Tjong menuturkan, konsep kompetisi First Warriors bersifat lebih panjang dibandingkan turnamen eSports lainnya. Hal ini menurutnya tidak terlepas dari empat acara besar yang ada di First Warriors yang jadi ajang perebutan hadiah dengan total Rp1,3 miliar sekaligus mencari calon atlet eSports untuk tim First Raiders binaan First Media.

[Baca Juga: Demi Cari Bibit Atlet eSports, First Media Gelar First Warrior]

Acara pertamanya adalah proses kualifikasi penyisihan individu di enam kota besar yang dibagi menjadi pertandingan empat offline dan dua online dari mulai 15 September hingga 6 Oktober 2019. Untuk kompetisi offline, pertandingannya akan digelar di Medan, Surabaya, Bandung, dan Jabodetabek. Sedangkan untuk online akan diadakan di Batam dan Surabaya.

Kemudian acara kedua dalam First Warriors adalah proses karantina terhadap 48 peserta yang disaring dari babak penyisihan sebelumnya yang digelar di enam kota besar. Karantina ini bertempat di salah satu hotel di Jakarta dengan semua akomodasinya ditanggung oleh pihak First Warriors.

[Baca Juga: Melalui Program First Warriors, First Media Targetkan Ini]

“Di hotel ada 16 hari sampai ke grand final. Nah, ada apa saja sebenarnya yang ada di dalam karantina ini? Jadi selain recruitment dari nol, kita membekali mereka dengan pembinaan mengenai eSports. Jadi enggak cuman main game, karena sebenarnya tujuan dari First Warriors ini, kita juga ingin membentuk karakter dan talenta. Jadi mereka akan mendapatkan pelatihan skill, mereka akan mendapatkan coaching dari psikolog, kemudian ada juga dari teman-teman juri yang akan share knowledge kepada mereka, kemudian ada team builder juga,” papar Diana.

Acara ketiga dari First Warriors adalah audisi pada saat karantina sebelum menuju ke grand final. Audisi ini diadakan dari 15 Oktober-24 Oktober 2019 dengan penilainya berasal dari tim juri yang terdiri dari para pemain Free Fire berpengalaman seperti SKYLA, Kapten Liong, Mari Olivia, dan duo Kulgar. Mereka akan membantu untuk mencari siapa saja yang dikirim ke acara keempat, yakni grand final sekaligus menciptakan dua tim First Raiders yang terdiri dari delapan orang.

Read More

Artikel Lainnya

Gedung Pemerintahan Kota Tangerang Bisa Digunakan untuk PJJ

Pendidikan

Gedung Pemerintahan Kota Tangerang Bisa Digunakan Siswa untuk PJJ

13 August 2020, 15:00

Selain di lingkungan masyarakat, para siswa yang membutuhkan akses internet juga dapat menggunakan fasilitas internet gratis di gedung milik pemerintah.

Tekan COVID-19, Pemkot Surabaya Terus Tegaskan Protokol Kesehatan.jpg

Berita Kawasan

Tekan COVID-19, Pemkot Surabaya Terus Tegaskan Protokol Kesehatan

13 August 2020, 14:00

Walau status zona merah COVID-19 sudah hilang dari Kota Pahlawan, Pemkot Surabaya pastikan tidak akan melonggarkan protokol kesehatannya demi mempertahankan kondisi zona oranye.

Puluhan Pedagang Jamu Gendong di Yogyakarta Terima Sertifikat BPOM .jpg

Bisnis

Puluhan Pedagang Jamu Gendong di Yogyakarta Terima Sertifikat BPOM

13 August 2020, 12:00

Demi memastikan mutu dagangannya, puluhan jamu gendong di Kota Gudeg menerima sertifikat dari BPOM.

Wali Kota Depok Umumkan Rencana Revitalisasi Posyandu.jpg

Kesehatan

Wali Kota Depok Umumkan Rencana Revitalisasi Posyandu

13 August 2020, 10:00

Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakatnya, Wali Kota Depok akan segera melakukan revitalisasi posyandu di wilayahnya.


Comments


Please Login to leave a comment.