Catat Depok Siap Berlakukan PSBB pada 15 April

Berita Kawasan

Catat! Depok Siap Berlakukan PSBB pada 15 April

Setelah Ibu Kota resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di wilayahnya sejak pekan lalu, sekarang giliran salah satu kota satelitnya yang mengikuti jejak yang sama. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok secara resmi akan mulai menjalankan PSBB di Kota Belimbing pada esok hari, tepatnya 15 April 2020. Langkah ini disinyalir penting dalam upaya untuk menekan penyebaran Virus Corona pemicu penyakit COVID-19.

Catat Depok Siap Berlakukan PSBB pada 15 April

Pada pekan lalu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto sudah menetapkan Kota Depok sebagai wilayah yang akan menerapkan PSBB. Namun pihak Pemkot Depok tidak langsung memberlakukannya dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang menyebut, Depok, Bogor, serta Bekasi dibutuhkan Peraturan Gubernur Jawa Barat yang menjadi rujukan penerapan PSBB di wilayah ini.

Demi mematangkan PSBB, Mohhammad Idris pun sudah melakukan video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 11 April 2020 guna persiapan langkah ini. Selain itu, aspek sarana dan prasarana hingga keamanan untuk memastikan PSBB berjalan efektif di Kota Depok pun sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum kebijakan ini resmi diterapkan besok.

[Baca Juga: Cegah Covid-19, Pemkot Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah]

Idris mencontohkan persiapan PSBB adalah terkait pendataan warga Kota Belimbing yang nantinya akan mendapatkan bantuan sosial. Mengingat PSBB dalam mencegah penyebaran COVID-19 juga akan berdampak terhadap perekonomian para warga. Kemudian sisi persiapan lain seperti keamanan, Polres Metro Depok berencana mengerahkan sekitar 50 anggotanya di 20 akses keluar-masuk Kota Depok selama PSBB.

Setelah semua persiapan matang,Mohammad Idris secara resmi menerapkan PSBB dengan menuangkannya dalam Peraturan Wali Kota Depok (Perwal Depok) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial berskala Besar dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 di Kota Depok. Dengan periode PSBB yang dilaksanakan selama 14 hari ke depan.

[Baca Juga: Bantu Depok Hadapi COVID-19, Komunitas Ini Serahkan Bantuan Rp1 Miliar]

“Waktu pelaksanana PSBB mulai tanggal 15 April 2020 sampai 28 April 2020. Uraian pembatan-pembatasan sosial sudah tertuang secara lengkap dalam Perwal Depok tersebut,” ungkap Mohammad Idris, sebagaimana dikutip dari berita.depok.go.id (13/4/2020).

Dengan keputusan ini, maka warga Depok wajib mengikuti segala aturan yang ada dalam PSBB. Apalagi saat ini terhitung sudah ada pasien yang positif COVID-19 sebanyak 124 orang dengan 15 yang sudah meninggal dunia. “Pelaksanaan PSBB dalam diperpanjang selama 14 hari, berdasarkan rekomendasi gugus tugas,” tambah Wali Kota Depok itu.


Read More

Artikel Lainnya

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur In i.jpg

Bisnis

East Ventures Pimpin Pendanaan Awal untuk Startup Manufaktur Ini

26 January 2023, 15:30

Baru-baru ini perusahaan startup manufaktur Imajin disebut berhasil meraih suntikan pendanaan awal yang dipimpin East Ventures.

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus.jpg

Pendidikan

Ukur Kemampuan Bahasa Indonesia Mahasiswa, Dosen Unpad Hadirkan Tes Khusus

26 January 2023, 13:28

Tim dosen Unpad berhasil membuat inovasi tes khusus yang dapat menunjukan bagaimana kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Indonesia.


Comments


Please Login to leave a comment.