Terimbas Pandemi, 601 Buruh di Bekasi Kini Menganggur

Bisnis

Catatan ILO dari Pandemi Flu Spanyol & COVID-19 dalam Ketenagakerjaan

Pandemi COVID-19 memberikan pukulan keras terhadap keberlangsungan roda perekonomian dunia. Perekonomian masyarakat pun terancam lantaran pandemi ini berimbas pada sektor ketenagakerjaan. Gelombang PHK dan pemotongan upah dihadapi para pekerja.

Kendati demikian, pandemi COVID-19 yang kini tengah melanda hampir seluruh negara bukanlah bencana kesehatan yang pertama kali terjadi di dunia. Di masa Perang Dunia I, pandemi Flu Spanyol menjadi penyakit mematikan yang pernah menyerang sejumlah negara.

Catatan ILO dari Pandemi Flu Spanyol COVID-19 dalam Ketenagakerjaan

Di tengah ke-kacauan yang terjadi akibat perang, sekitar 50 juta orang atau setara dengan 2,5 persen populasi penduduk dunia meninggal karena terjangkit Flu Spanyol. Meski pandemi COVID-19 dan Flu Spanyol terjadi di waktu yang berbeda, tapi keduanya memiliki pola dan dampak yang sama.

Menurut Peneliti Senior International Labor Organization (ILO) Dorothea Hoehtker, kedua pandemi tersebut sama-sama menyebar ke seluruh penjuru dunia dan mudah menjangkit manusia bila melakukan perjalanan dengan kapal, kereta dan pesawat.

[Baca Juga: Anak Muda Paling Terpukul Saat Terjadi Krisis Ekonomi Akibat Pandemi]

Dilansir dari ilo.org (28/52020), Dorothea lebih lanjut dalam artikelnya mengungkapkan kesamaan lainnya yang dimiliki oleh kedua pandemi tersebut yaitu resiko penularan. Bila pada pandemi Flu Spanyol pergerakan pasukan perang dan pengungsi memicu terjadinya penyebaran, kini para pelancong yang menjadi berpotensi membawa virus COVID-19.

Tak hanya itu, upaya pengendalian pandemi Flu Spanyol dan COVID-19 pun juga sama, yakni kebersihan, karantina dan social distancing. Akibatnya, kedua pandemi ini berdampak pada adanya pembatasan aktivitas masyarakat dan gangguan ekonomi.

Penguatan Perlindungan Sosial

Pandemi COVID-19 dan Flu Spanyol sama-sama mengancam keberlangsungan hidup masyarakat, terutama kelompok rentan dan orang miskin. Pandemi kian mendorong peningkatan angka kemiskinan dan ketimpangan.

Hanya saja, perbedaan waktu terjadinya pandemi Flu Spanyol dan COVID-19 juga memiliki perbedaan dampak bagi masyarakat. Dorothea mengungkapkan konteks Perang Dunia yang terjadi kala itu, menyebabkan kurangnya koordinasi penanganan serta memicu pergolakan sosial akibat kelaparan sebagai imbas dari melonjaknya harga pangan dan perlawanan terhadap kolonialisme.

Catatan ILO dari Pandemi Flu Spanyol COVID-19 dalam Ketenagakerjaan

Meski demikian, menurut Dorothea setidaknya ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari dampak pandemi Flu Spanyol dan COVID-19. Kini, negara memiliki banyak cara untuk mengatasi ekonomi, mulai dari kebijakan fiskal, ketenagakerjaan dan peluang untuk kerjasama internasional melalui United Nations beserta mitranya.

Dalam mengatasi COVID-19 pun perlu memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang termarjinalkan, termasuk orang miskin dan masyarakat pedesaan. Dalam hal ini, ILO telah mengeluarkan Rekomendasi No.205 tentang Ketenagakerjaan dan pekerjaan yang layak untuk perdamaian dan ketahanan, serta memberi kerangka kerja yang diperlukan.

[Baca Juga: Hari Buruh, Komnas Perempuan Ingatkan Kerentanan Pekerja Kala Pandemi]

Sebagai respon terhadap melonjaknya pengangguran akibat Pandemi, ILO mendorong perlindungan sosial yang komprehensif bagi tenaga kerja. Perlindungans sosoal ini meliputi jaminan kesehatan dan berbagai bentuk proteksi untuk tenaga kerja lainnya.

Kebijakan ketenagakerjaan yang dibuat perlu berdasarkan kesadaran bahwa kemiskinan mengancam kesejahteraan. Dorothea berharap agar respon kebijakan yang seperti itu dapat menjadi inspirasi untuk membuat regulasi pemulihan yang adil dan berkelanjutan.


Read More

Artikel Lainnya

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Full Team Dewa 19 Siap Digelar di Solo

23 September 2022, 15:57

Setelah sukses digelar di Candi Prambanan, konser Dewa 19 yang menghadirkan full team akan kembali manggung bersama dan kali ini digelar di wilayah Solo.

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim.jpg

Bisnis

Perkuat Kehadirannya di Jawa Timur, Amartha Kolaborasi dengan BPR Jatim

23 September 2022, 13:56

Baru-baru ini Amartha dan BPR Jatim resmi berkolaborasi dalam upaya menyalurkan Rp250 miliar untuk membantu pengembangan bisnis perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIVAIDS.jpg

Kesehatan

Ini Pandangan Pakar Unpad Terkait Pencegahan HIV/AIDS

23 September 2022, 11:54

Setelah bulan lalu sempat ramai pembahasan kabar ribuan orang di Kota Bandung yang menderita HIV/AIDS, pakar Universitas Padjadjaran memberikan masukan terkait metode pencegahannya, khususnya di wilayah kampus.

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition Uncertainty

Hobi dan Hiburan

Konsistensi Bambang Suprapto dalam Berkarya Melalui Solo Exhibition ‘Uncertainty’

22 September 2022, 18:20

Seniman muda Kota Malang, Bambang Suprapto, menggelar pameran tunggal yang bertajuk ‘Uncertainty’ di Kedai Lantjar Djaya, Kota Malang.


Comments


Please Login to leave a comment.