Larangan Keluar Rumah Selama Pandemi Bikin Anak Menderita

Kesehatan

CDC AS Peringatkan Dokter Adanya Gejala Baru COVID-19 pada Anak

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) baru-baru ini mengatakan kepada para dokter di sana mengenai kemungkinan adanya gejala baru COVID-19 pada anak-anak.

Gejala yang umum dialami oleh para pasien COVID-19 biasanya terkait dengan saluran pernapasan. Namun, banyak kasus di Eropa yang menunjukkan gejala baru, dinamakan Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS-C).

Diberitakan CNN (15/5/2020), gejala ini kali pertama dilaporkan dokter di Inggris pada April 2020 lalu. Sejak itu, semakin banyak gejala MIS-C yang dilaporkan negara-negara lain di Eropa, termasuk Italia dan Prancis. CDC sendiri menyampaikan bila MIS-C berupa peradangan di lebih dua organ tubuh, seperti jantung, ginjal, dan saluran pencernaan.

Bila Anak Demam, Begini Cara Mengatasinya

“Awalnya hanya sedikit [kasus yang menunjukkan gejala tersebut], tapi lama kelamaan jadi banyak,” kata Dr, Jeffrey Burns, seorang profesor anestesi di Harvard Medical School, AS.

Mulanya kasus-kasus dengan gejala ini diduga sebagai penyakit Kawasaki, yaitu peradangan yang melibatkan pembuluh arteri dan jantung yang umumnya menyerang anak-anak. Akan tetapi dokter sepakat bila gejala-gejala ini bukan merupakan penyakit tersebut.

Penasihat kesehatan dari CDC mengatakan, bila selama Maret dan April 2020, kasus COVID-19 cepat meningkat di New York City. Kemudian, pada awal Mei 2020, New York Department of Health and Mental Hygiene menerima laporan adanya anak-anak penderita COVID-19 yang mengalami MIS-C.

[Baca Juga: Ruam di Jari Kaki, Inikah Gejala Baru COVID-19?]

Gubernur New York Andrew Cuomo pun mengungkapkan pada Kamis (14/5/2020), Departemen Kesehatan AS sedang menyeldiki 110 kasus yang menunjukkan gelaja baru tersebut. “Itu cenderung terjadi pada anak-anak yang sudah pernah terpapar Virus Corona baru dan sekarang telah memiliki antibodi [untuk melawan virus itu] maupun anak-anak yang masih dinyatakan positif COVID-19,” jelas Cuomo.

CDC kini masih mengumpulkan informasi mengenai kasus yang menunjukkan gejala MIS-C. Informasi terkait risiko dan pengobatan MIS-C pun belum banyak tersedia. Oleh karena itu, CDC meminta penyedia layanan kesehatan untuk melaporkan kasus yang diduga menunjukkan gelaja ini kepada otoritas kesehatan agar lebih mudah mendeskripsikan MIS-C yang terjadi pada anak-anak.


Read More

Artikel Lainnya

Jelang JFW 2023, Ini 8 Desainer yang Karyanya Tembus Panggung Internasiona l.jpg

Kecantikan dan Fashion

Jelang JFW 2023, Ini 8 Desainer yang Karyanya Tembus Panggung Internasional

07 October 2022, 14:07

Setidaknya ada delapan desainer yang rencananya hadir di JFW 2023 dengan karya yang sudah digunakan para selebriti internasional.

Resmi Dijual 7 Oktober 2022, Ini Harga Infinix Zero Ultra dan Zero 2 0.jpg

Bisnis

Resmi Dijual 7 Oktober 2022, Ini Harga Infinix Zero Ultra dan Zero 20

07 October 2022, 10:03

Pekan ini secara resmi Infinix Indonesia memboyong produk flagship-nya ke Indonesia dengan harga mulai dari Rp3 jutaan.

Konser Justin Bieber Diundur Hingga Tahun 2023, Ini Cara Refund-nya.jpg

Hobi dan Hiburan

Konser Justin Bieber Diundur Hingga Tahun 2023, Ini Cara Refund-nya

07 October 2022, 07:35

Pihak promotor akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi bahwa konser Justin Bieber pada tahun ini akan diundur sampai tahun 2023 dengan penonton diperbolehkan untuk mengajukan refund.

Pelajar Ikut Beraksi di Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta.jpg

Pendidikan

Pelajar Ikut Beraksi di Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta

06 October 2022, 18:54

Dari mulai pelajar SMP hingga dalang cilik, generasi muda Jogja terlihat turun ke jalan untuk merayakan HUT ke-266 Kota Yogyakarta pada pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.