Cegah Covid-19, Pemkot Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Pendidikan

Cegah Covid-19, Pemkot Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hingga kini masih terus berusaha menerapkan berbagai kebijakannya sendiri serta pemerintah pusat dalam rangka demi mencegah penyebaran Virus Corona pemicu penyakit COVID-19. Kebijakan ini termasuk menyasar pada pelajar di wilayahnya yang rentan terkena virus bernama SARS-CoV-2 itu kalau misalnya tetap mengadakan proses belajar-mengajar di kelas. Oleh karena itulah Pemkot Depok memutuskan untuk kembali memperpanjang masa belajar di rumah.

Kebijakan mengenai perpanjangan masa belajar ini dijelaskan dalam surat edaran yang dikeluarkan Wali Kota Depok Mohammad Idris baru-baru ini. Di mana target surat edaran ini adalah para peserta didik yang berada di tingka PAUD, TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, hingga lembaga pendidikan non-formal lainnya yang ada di Kota Belimbing.

Cegah Covid-19, Pemkot Depok Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Sebelumnya, Pemkot Depok mulai menerapkan kebijakan masa belajar di rumah untuk menekan penyebaran COVID-19 dari 16 Maret hingga 28 Maret. Kemudian, kebijakan ini pun sempat diperpanjang hingga 11 April 2020. Namun melihat kondisi pendemi virus Corona yang saat ini masih belum terlihat titik terangnya, Pemkot Depok memutuskan untuk kembali memperpanjangnya hingga akhir bulan ini atau 30 April 2020. Dengan penerapannya dimulai secara efektif pada 13 April 2020.

[Baca Juga: Ribuan Warga Depok Sudah Lakukan Rapid Tes Corona]

Mohammad Idris menjelaskan, ia sudah memberikan instruksi kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Depok dalam mengambil langkah taktis mengenai penyusunan kembali sistem pembelanjaran jarak jauh. Langkah ini disinyalir merupakan penyesuaian terhadap kebijakan yang sebelumnya sudah berjalan.

Selain itu, Wali Kota Depok tersebut juga memberikan imbauan kepada orangtua untuk terus melakukan pendampingan terhadap buah hati mereka saat melakukan kegiatan belajar di rumah. Hal ini demi memastikan bahwa siswa-siswi benar-benar dapat menjalankan metode tersebut secara efektif sekaligus mencegah mereka “keluyuran”. “Saya ingatkan tidak ada siswa-siswi di Kota Depok berada di luar rumah dalam masa sekarang ini,” ungkap orang nomor satu di Kota Belimbing tersebut, sebagaimana dikutip dari berita.depok.go.d (8/4/2020).

[Baca Juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Buat Kartu Kuning di Depok Bisa Online]

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohamad Thamrin menjelaskan, pihaknya sudah menerapkan sistem belajar dari rumah selama masa pendemi COVID-19 dengan dua metode. Pertama adalah secara online yang memanfaatkan aplikasi Rumah Belajar, Google G Suite for Education, dan Kelas Pintar. Kemudian secara offline, menggunakan bahan ajar yang telah disiapkan serta buku materi pelajaran miliki siswa.

Read More

Artikel Lainnya

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi Covid-19.jpeg

Pendidikan

Ganjar Minta Mahasiswa Ikut Edukasi Masyarakat Tentang Pandemi

02 June 2020, 21:00

Mahasiswa dapat membantu masyarakat mulai mengedukasi, pendataan hingga menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Mulai 12 April, Pengguna Transportasi Umum Jakarta Wajib Pakai Masker

Bisnis

Selain Masalah Protokol Kesehatan, Ini Tantangan Transportasi Umum Di Masa New Normal

02 June 2020, 20:28

Bila nantinya wacana new normal ini benar-benar diterapkan, maka perlu kesiapan dalam pengaktifan transportasi umum di Ibu Kota.

Atasi Gerah di Rumah Tanpa AC_1.jpg

Properti dan Solusi

Atasi ‘Gerah’ di Rumah Tanpa AC dengan Cara Ini

02 June 2020, 20:23

Selain menggunakan AC, cara berikut dapat dipraktikkan agar tidak merasa kepanasan di dalam rumah.

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

Berita Kawasan

Masa Transisi di Malang, Karyawan Boleh Tetap Kerja dari Rumah

02 June 2020, 20:00

Selama masa pandemi COVID-19, perusahaan dapat menentukan pekerja yang perlu bekerja di kantor atau bekerja dari rumah.


Comments


Please Login to leave a comment.