PLUIT_KESEHATAN_CEGAH KOMPLIKASI TULANG BELAKANG DENGAN VESSELPLASTY_EMIL_REVISI 01-01.jpg

Kesehatan

Cegah Komplikasi Tulang Belakang dengan Vesselplasty

Masalah bungkuk terkadang dianggap remeh oleh sejumlah orang. Namun bila dikaji lebih dalam, bungkuk pada tubuh bisa menjadi indikasi adanya masalah di tulang belakang Anda. Seiring kemajuan teknologi kedokteran, saat ini ada tindakan medis yang mampu mengembalikan posisi tulang belakang tersebut. Layanan itu bernama vesselplasty yang menjadi salah satu layanan unggulan di RS Pluit.

Mengenal Vesselplasty

Bila seseorang mengalami bungkuk dan sulit untuk berjalan tegak bahkan cenderung sakit, kondisi ini merupakan indikasi komplikasi di tulang belakang. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan kesehatan yang dinamakan vertebral compression fracture atau fraktur kompresi vertebral (ambruknya tulang belakang). Gangguan ini dipicu oleh melemahnya atau trauma terhadap tulang belakang.

Sebagaimana dilansir dari hopkins-arthritis.org, pada vertebral compression fracture yang dipicu pelemahan, biasanya dialami oleh pasien yang menderita osteoporosis. Sedangkan yang dipicu trauma, biasanya dialami oleh seseorang yang sehat namun terlibat dalam kecelakaan yang bersifat vertikal. Bila tidak segera ditangani maka vertebral compression fracture dapat memicu keretakan sampai patah di bagian tulang belakang.

Salah satu solusi tindakan medis untuk menangani gangguan kesehatan ini adalah vesselplasty. Prosedur medis minimal invasif ini dilakukan guna meningkatkan mobilitas serta mengurangi rasa sakit pasien yang mengidap gangguan kesehatan vertebral compression fracture dengan cara memulihkan tinggi tulang belakang yang mengalami kerusakan.

Sebagaimana dilansir dari Tempo.co, Teknik vesselplasty sebenarnya masih tergolong konsep baru untuk mengatasi patah di bagian tulang belakang. Tindakan medis ini pertama kali ditemukan di Prancis pada 1984. Kemudian dikembangkan serta disempurnakan di Amerika Serikat pada tahun 1995.

Prosedur Vesselplasty

Tempo mewartakan, tindakan prosedur vesselplasty dimulai dengan menyuntik bagian di tulang belakang yang bermasalah dengan menggunakan jarum khusus. Sebelum itu, pasien sudah diberikan anastesi lokal agar Anda tidak merasakan sakit ketika tindakan medis ini dilakukan.

Kemudian melalui jarum khusus tersebut dimasukkan penahan ke ruas tulang belakang yang mengalami kerusakan. Penahan tersebut memiliki bentuk seperti balok dari polietilen dengan pori-pori berukuran 80 mikron.

Setelah balon tersebut berada di posisi yang tepat, dokter akan menyuntikkan semen tulang khusus. Melalui pori-pori berukuran super kecil di balon itu, semen akan keluar dan mulai mengisi jaringan pada ruas tulang belakang yang mengalami kerusakan. Langkah ini seperti mendongkrak tulang belakang ke posisi semula sebelum postur tubuh yang bungkuk.

Usai langkah tersebut dilakukan, dokter pun akan menarik jarum keluar dari tubuh pasien. Dalam kurun waktu 20-30 menit, semen di sekitar tulang belakang akan menjadi keras. “Dengan teknik ini, sehari sesudah melakukan tindakan (vesselplasty), pasien sudah dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti duduk dan berdiri, kecuali membungkuk dan mengangkat beban,” ujar Dokter Ahli Bedah Ortopedi, Dr Bambang Darwono kepada Tempo.

Dengan tindakan medis yang bersifat minimal invasif ini, Anda tidak perlu khawatir dengan kemungkinan operasi besar terhadap gangguan di tulang belakang Anda yang dipicu oleh vertebral compression fracture. Bila membutuhkan informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung datang ke RS Pluit yang berlokasi di Jalan Raya Pluit Selatan No. 2, Jakarta Utara. Anda juga bisa menghubungi rumah sakit ini melalui nomor telepon (021) 29228000 dengan ekstensi 18204.

Read More

Artikel Lainnya

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

Bisnis

Kemenperin Kembali Gelar Modest Fashion Project

20 September 2019, 13:00  |  8 Views

Untuk mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia, Kemenperin kembali menggelar kompetisi fesyen untuk IKM dimulai dengan gelaran road to MOFP di Bandung dan Semarang.

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

Pendidikan

Songsong Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Digitalisasi Sekolah

20 September 2019, 12:00  |  8 Views

Kemendikbud memberikan bantuan berupa peralatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk mempersiapkan sekolah songsong Revolusi Industri 4.0.

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

Berita Kawasan

Jakarta Selatan Bersiap Antisipasi Musim Hujan

20 September 2019, 11:00  |  7 Views

Mendekati musim penghujan, Pemkot Jakarta Selatan mulai melakukan beberapa langkah persiapan. Apa saja yang dilakukan?

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

Properti dan Solusi

Tips Merawat Kaktus Hias Dalam Rumah

20 September 2019, 10:00  |  13 Views

Ragam kaktus hias dapat membuat ruangan rumah menjadi menarik. Agar berusia panjang, ada sejumlah cara merawat kaktus hias dengan tepat.


Comments


Please Login to leave a comment.