Cegah Pencemaran Air, Kampung Markisa Kini Dilengkapi Pengolahan Limbah

Berita Kawasan

Cegah Pencemaran Air, Kampung Markisa Kini Dilengkapi Pengolahan Limbah

Kampung Markisa merupakan salah satu destinasi wisata kampung tematik yang ada di KotaTangerang. Setelah sebelumnya di kampung ini diterapkan kampung digital yang membuat fasilitas di Kampung Markisa semakin modern dengan akses hotspot, kali ini perihal sanitasi di kampung tematik tersebut yang semakin lengkap. Pasalnya, saat ini Kampung Markisa sudah dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL.

Bagi Anda yang masih asing dengan fasilitas ini, IPAL merupakan instalasi yang digunakan untuk mencegah pencemaran air. Lebih lengkapnya lagi, instalasi ini dirancang sedemikian rupa agar bisa menghilangkan kandungan limbang kimawi biologis serta kimiawi yang ada di air. Dengan IPAL, air dipandang lebih aman untuk digunakan manusia.

[Baca Juga: Warga Rawa Badak Selatan Percantik Lingkungan dengan Manfaatkan Limbah]

IPAL yang dibangun di Kampung Markisa itu merupakan fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup. Ketua RW 02 Kelurahan Pasar Baru Ali Nurdin menjelaskan, IPAL di wilayahnya digunakan untuk pengolahan air limbah rumah tangga.

Pada penerapannya di kampung tematik Kota Tangerang tersebut, IPAL di sini memiliki sambungan yang terhubung ke saluran pembuangan air limbah para warga. Kemudian air limbah tersebut masuk ke penampungan khusus yang akan memrosesnya agar bisa dipergunakan kembali oleh para warga.

Cegah Pencemaran Air, Kampung Markisa Kini Dilengkapi Pengolahan Limbah

“Warga dapat memanfaatkan kembali air yang telah diolah di IPAL untuk menyiram tanaman, dan lainnya, apalagi di sini banyak sekali tanaman penghijauan,” jelas Ali, sebagaimana dikutip dari tangerangkota.go.id (1/7/2019). Namun, walau sudah melalui pengolahan, air dari IPAL ditujukan untuk penggunaan non-konsumsi atau yang tidak diminum.

[Baca Juga: Wow, Kampung Digital Hadir di Kota Tangerang]

Selain untuk mengatasi pencemaran air tanah, IPAL di Kampung Markisa juga dipandang bermanfaat untuk mengurangi penggunaan air bersih untuk kegiatan seperti menyiram tanaman atau mencuci. “Warga pun dapat menghemat penggunaan air bersih,” tambahnya.

Pengadaan IPAL di Kampung Markisa ini disinyalir agar kampung tematik ini semakin membuat nyaman para pengunjung yang berwisata di sana. Apalagi mengingat kampung yang diresmikan pada tahun 2018 itu masuk nominasi Destinasi Wisata Kreatif Terpopuler 2019 dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia. Sehingga tidak heran bila Pemerintah Kota Tangerang terus berusaha untuk mendorong Kampung Markisa menjadi kampung tematik yang lebih populer.


Read More

Artikel Lainnya

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW.jpg

Hobi dan Hiburan

Jakarta Concert Week 2023 Siap Digelar di GJAW

07 February 2023, 14:00

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 nantinya tak hanya berisikan pameran otomotif tapi juga siap didampingi acara konser seru bertajuk Jakarta Concert Week 2023.

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya.jpg

Pendidikan

Sukses Raih Penghargaan Acer Smart School Awards 2022, Ini 12 Pemenangnya

07 February 2023, 11:00

Melalui Acer Smart School Awards 2022, Acer beri penghargaan kepada belasan sekolah dan para guru kreatif yang dipandang mendorong transformasi pendidikan Indonesia.

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus.jpg

Pendidikan

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus

06 February 2023, 14:53

Bergabung dalam UnpadSF, sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran mengisi sela-sela waktunya untuk membantu serta melindungi anabul yang tinggal di sekitaran kampus Unpad.

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM.jpg

Bisnis

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM

06 February 2023, 12:51

Selain untuk berolahraga, CFD Kota Medan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta teman dan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM Kota Melayu Deli.


Comments


Please Login to leave a comment.