Cegah Penularan COVID-19, Begini Sterilisasi Limbah Infeksius

Kesehatan

Cegah Penularan COVID-19, Begini Sterilisasi Limbah Infeksius

Selama pandemi COVID-19, masker menjadi salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang penting digunakan sebagai langkah untuk menekan penyebaran COVID-19. Namun, penggunaannya berdampak adanya limbah infeksius. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memprediksi terdapat peningkatan 30 persen limbah infeksius selama pandemi dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Pemusnahan limbah tersebut harus dilakukan dengan tepat agar tidak menularkan penyakit. Dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan Sampah Rumah Tangga dari Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) mengategorikan limbah infeksius yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah tangga yang terdapat Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Cegah Penularan COVID-19, Begini Sterilisasi Limbah Infeksius

Melansir laman lipi.go.id (24/04/2020). Deputi Ilmu Pengetahuan Bidang Teknik LIPI, Agus Haryono menjelaskan perlu adanya pengelolaan dengan standar tertentu agar tidak menimbulkan permasalahan baru. Sampah masker dan sarung tangan sekali pakai tidak hanya mencemari lingkungan namun dapat mengancam 300.000 petugas persampahan yang bertugas di rumah-rumah warga dan 600.000 pemulung.

Kepala Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI Ajeng Arum Sari mengatakan, cara pengelolaan limbah infeksius di fasilitas pelayanan kesehatan tentu berbeda dengan di lingkungan perumahan. Limbah infeksius fasillitas pelayanan kesehatan harus disimpan dalam kemasan tertutup paling lama dua hari setelah dihasilkan setelah itu dimusnahkan dengan fasilitas insinerator dengan suhu pembakaran 800 derajat celcius.

[Baca Juga: Apa Itu Radioaktif dan Ke Mana Limbahnya Pergi Setelah Digunakan?]

Pemusnahan juga dapat menggunakan autoclave dengan pembakaran pada suhu 56°C/75°C/120-140°C. “Teknologi ini direkomendasikan karena tidak menimbulkan kerugian dan tidak mahal,” ujar Arum.

Sedangkan pada lingkungan perumahan sampah masker, tisu, dan sarung tangan dipisahkan dari sampah biasa lalu digunting. Setelah itu direndam di dalam larutan disinfektan sebelum dikemas khusus. Saat mengemas, sampah ditandai dan dibuang,” jelas Ajeng.

Kendala pengelolaan limbah infeksius

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati mengungkapkan, tentang ketersediaan insinerator di Indonesia. Menurut dia, hanya ada 110 rumah sakit yang memiliki insenerator sesuai standar dan telah berizin

“Padahal, pengelolaan limbah infeksius sangat penting di masa pandemi,” jelas Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati.

[Baca Juga: Kerja Sama Penelitian LIPI & Satu Laboratika: Perlu 2 Juta Rakyat Dites]

Dirinya menjelaskan, banyak fasilitas pelayanan Kesehatan yang tidak memiliki insinerator karena tidak adanya lahan juga terlalu dekat dengan masyarakat sehingga dikhawatirkan menimbulkan emisi yang mengganggu. Rosa menjelaskan, kendala-kendala ini bisa diminimalisir pemerintah salah satunya lewat kemitraan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Selain itu, kami mendorong percepatan izin insenerator oleh rumah sakit dan mengoptimalkan pengolahan limbah oleh jasa pengangkut dan pengolah B3,” tutupnya.


Read More

Artikel Lainnya

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus.jpg

Pendidikan

Ini Komunitas Unpad Peduli Anabul Penghuni Area Kampus

06 February 2023, 14:53

Bergabung dalam UnpadSF, sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran mengisi sela-sela waktunya untuk membantu serta melindungi anabul yang tinggal di sekitaran kampus Unpad.

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM.jpg

Bisnis

CFD Kota Medan Bawa Berkah Bagi Pengusaha UMKM

06 February 2023, 12:51

Selain untuk berolahraga, CFD Kota Medan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga serta teman dan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM Kota Melayu Deli.

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).


Comments


Please Login to leave a comment.

  • Hanna56 2 years, 9 months lalu
    hanna56

    bosan di rumah terus karena wabah ini ❓ ❔ buruan join di ⁣poker165.co ,permainan poker paling seru. dan jangan lewatkan bonus atau event dengan hadiah mencapai milyaran. menjadi ⁣milyarder bukan mimpi lagi untuk pemain poker165.co 👍