Cinderella  Kompleks Kondisi Mental Perempuan Manja Dan Penuh Khayalan

Kesehatan

Cinderella Kompleks dan Ketergantungan Perempuan pada Laki-laki

Tahukah Anda? Dongeng Cinderella ternyata melatarbelakangi sebuah kondisi psikologis yang umum dijumpai perempuan, bahkan di zaman modern seperti sekarang ini. Kompleks Cinderella pertama kali dideskripsikan Colette Dowling, dalam buku The Cinderella Complex tentang ketakutan perempuan akan kemerdekaan, keinginan tak sadar untuk selalu dijaga orang lain yang dalam hal ini seringnya laki-laki. Kondisi ini dikatakan tampak menjadi lebih jelas ketika seseorang bertambah tua. Kompleks ini dinamai dari karakter dongeng Cinderella.

Perkembangan zaman sekarang ini, perempuan kini memiliki keleluasaan lebih dalam menentukan jalan hidupnya sendiri, seperti bepergian menjelajah dunia, memiliki pendidikan tinggi, dan karir mandiri. Walaupun begitu, masyarakat telah membangun sebuah citra perempuan dambaan yang memiliki sikap dan perilaku halus, lemah lembut, rela menderita, dan setia. Ia diharapkan dapat menerima semua kondisi hidup, bahkan yang terpahit sekalipun. Norma dan nilai yang tumbuh di masyarakat sangat kental akan prinsip patriarkis menegaskan pembatasan-pembatasan tertentu dalam hal gender, memperlihatkan kedudukan dan peran laki-laki yang lebih dominan dibanding perempuan.

[Baca Juga: Punya Pasangan Yang Memiliki Kompleks Oedipus]

Kecenderungan perempuan untuk bergantung pada pria, sebagian besar adalah perasaan yang terpendam. Ketergantungan adalah hal yang menakutkan. Kita melakukan segala hal yang kita bisa untuk menyembunyikan kebutuhan tersebut dari diri kita sendiri. Hal ini terutama masih tampak pada masa sekarang ini, di mana ada sebuah dorongan baru dari masyarakat menuju kemandirian dan keadilan bagi perempuan. Konflik batin inilah yang merupakan akar masalah bagi hampir seluruh perempuan, yang memengaruhi bagaimana cara perempuan berpikir, bertindak, dan berbicara. Dowling percaya bahwa cinderella kompleks menghantui seluruh perempuan.

Ada pun ciri-ciri cinderella kompleks yang dirangkum PingPoint.co.id dari beberapa sumber (09/08/19), adalah sebagai berikut :

  • Seorang wanita pengidap cinderella kompleks mendambakan pasangan penyelamat, seseorang yang dapat melindungi, mengayomi, dan menyediakan segala kebutuhan hidupnya. Seperti contohnya; Anda melihatnya pada ibu rumah tangga yang harus meminta izin suaminya untuk sekadar membeli gaun, pada wanita yang tiba-tiba menjanda atau bercerai yang merasa depresi dan tidak berdaya karena harus mengurus dirinya sendiri.
  • Cinderella kompleks mengarah pada perilaku yang tidak efektif dalam pekerjaan, merasa cemas akan kesuksesan, hingga pada tahap ketakutan bahwa kemandiriannya akan menghilangkan esensi feminitas dirinya sebagai seorang perempuan.
  • Bayangan akan perempuan ideal yang terbentuk dalam masyarakat, biasanya sebagai sosok pribadi lemah lembut dan berperan baik di dapur dan di tempat tidur. Hal ini justru menggoyahkan rasa kepercayaan diri perempuan akan kemampuan dirinya sendiri, membuatnya makin tidak mandiri. Sehingga, secara tidak sadar, banyak perempuan hingga saat ini diam-diam masih menunggu suatu faktor eksternal, yaitu seorang pria, untuk datang dan mengubah hidup mereka. Dengan demikian, kita terjebak dalam kondisi yang mengikat cinderella kompleks.

Cinderella komples dapat terlepas dari wanita jika hal pertama dan paling penting adalah mengenali sejauh mana ketakutan menguasai hidup Anda. Tulis sebuah jurnal pengamatan diri, catat segala mimpi dan khayalan Anda serta realitas yang sedang dihadapi. Bergabung dengan komunitas perempuan, atau rajin-rajinlah berkumpul dengan teman dekat Anda untuk saling sharing dan jujur membuka diri.

[Baca Juga: Benarkah Perempuan Makhluk yang Rumit dan Susah Dimengerti?]

Setelah Anda dapat mengenali ketakutan Anda, dari situlah kita bisa dengan perlahan menantang diri sendiri, perlahan namun pasti, mendidik ulang diri sendiri untuk menyadari potensi diri.


Read More

Artikel Lainnya

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

27 June 2022, 16:46

Saat ini pemerintah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 telah menginfeksi ratusan orang di Tanah Air dan situasi ini mendorong epidemiolog dari Unair angkat suara.

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda.jpg

Berita Kawasan

Yogyakarta Terapkan Aturan Jam Malam Demi Lindungi Generasi Muda

27 June 2022, 14:43

Demi terhindar dari potensi terjadinya kejahatan klitih, Yogyakarta secara resmi memberlakukan kebijakan aturan jam malam.

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang.jpg

Berita Kawasan

Komunitas Banksasuci Lakukan Aksi Bersih-Bersih di Alun-Alun Tangerang

27 June 2022, 10:44

Pada akhir pekan lalu, para anggota Banksasuci Foundation memutuskan turun ke lapangan demi mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga Alun-Alun Tangerang dari sampah.

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

Kecantikan dan Fashion

Rangkaian Radiance Up! dari Y.O.U Beauty Atasi Wajah Kusam Akibat Polusi Udara

25 June 2022, 13:03

SymWhite 377, Vitamin C, dan Ekstrak Licorice membantu menghambat produksi melanin, sedangkan Niacinamide (B3) membantu menghambat transfer melanin di kulit.


Comments


Please Login to leave a comment.