Coban Kembar, Keindahan yang tersembunyi di Kabupaten Malang

Berita Kawasan

Coban Kembar, Keindahan Tersembunyi di Kabupaten Malang

Berbicara soal wisata alam di wilayah Malang, seakan tidak ada habisnya. Berada di wilayah dataran tinggi, menyebabkan kawasan Malang memiliki aneka tempat wisata alam seperti gunung, bukit, hingga air terjun. Terkait wisata air terjun, di wilayah Tumpang, Kabupaten Malang, ada banyak pilihan wisata air terjun yang bisa dikunjungi untuk berwisata. Salah satu yang bisa dijadikan pilihan adalah Coban Kembar.

Berlokasi di Wilayah Duwet Krajan, Tumpang, Coban Kembar sebenarnya tidak jauh berbeda dengan air terjun pada umumnya, apalagi air terjun yang berada di sekitar wilayah Tumpang. Namun, ada satu keunikan yang dimiliki air terjun ini, yang membedakannya dengan air terjun lainnya, yaitu terdapat dua air terjun yang berdampingan di satu lokasi, sehingga tempat ini disebut sebagai coban kembar.

Coban Kembar

Meskipun bernama Coban Kembar, dua air terjun ini tidak benar benar kembar, karena ketinggiannya berbeda. Berdasarkan informasi yang PingPoint kumpulkan, salah satu air terjun memiliki ketinggian 40 meter, sedangkan air terjun di sisinya ketinggiannya berkisar 35 meter. Selain itu, airnya juga sedikit berbeda, yaitu salah satu air terjun airnya sedikit keruh saat musim hujan, karena berasal dari aliran air sungai, sedangkan satunya cukup jernih, karena berasal dari mata air. Meskipun demikian, air dari dua air terjun ini akhirnya menyatu dan mengalir menuju tempat yang lebih rendah.

Coban Kembar tidak hanya menawarkan keindahan dari air terjun saja, lokasinya yang dikelilingi pepohonan serta suara-suara binatang yang nyaring terdengar, juga membuat tempat ini semakin nyaman untuk dikunjungi. Namun untuk menikmati suasana yang nyaman dan indah di Coban Kembar, pengunjung harus melewati jalan yang cukup sulit dilewati, karena jalan menuju tempat ini merupakan jalan setapak.

Jalan setapak yang harus dilalui untuk menuju Coban Kembar

Untuk menuju Coban Kembar, pengunjung bisa menggunakan sepeda motor, melewati jalan setapak, yang hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan saja. Namun, pengunjung tetap harus berhati-hati saat melewati jalanan ini, karena di beberapa bagian, terdapat jurang yang cukup dalam di sisi jurang. Selain itu, jalan yang dilewati merupakan tanah yang cukup padat, sehingga tidak terlalu menyulitkan pengunjung yang datang menggunakan sepeda motor.

Aliran kali yang harus dilewati pengunjung untuk menuju Coban Kembar

Setelah melewati jalanan tersebut, untuk menuju wilayah air terjun, pengunjung harus sedikit berjalan kaki dan menyebrangi aliran kali yang tidak deras dan tidak dalam, sehingga cukup aman untuk dilewati. Karena hal ini, pengunjung diharapkan menggunakan sandal saat mengunjungi Coban Kembar. Meskipun jalanan yang dilewati cukup menyulitkan, hal itu sepadan dengan keindahan pemandangan yang tersaji di tempat ini.


Read More

Coban Kembar

Tujuan Wisata

None
None

Artikel Lainnya

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid, Wisudawan Program Magister dan Doktor Raih IPK Tertinggi.jpg

Pendidikan

ITB Luluskan 2.596 Wisudawan dengan Menggelar Wisuda Hybrid

26 October 2021, 15:32

ITB menggelar wisuda periode Oktober Tahun Akademik 2021/2022 secara Hybrid. Pelaksanaan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya.

Romaldi 1.jpg

Kesehatan

Ini Klinik yang Banyak Dituju Warga Bumiaji di Giripurno

26 October 2021, 15:01

Dengan biaya pemeriksaan mulai dari Rp10.000 dan selebihnya harga proses pengobatan tergantung jenis produk yang dipakai, klinik ini menjadi acuan bagi warga Bumiaji.

Grab dan ViarOK.jpg

Bisnis

Kurangi Emisi Karbon, Grab Pesan 6.000 Unit Motor Listrik VIAR

26 October 2021, 14:32

Kolaborasi yang salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan akan BBM ini akan dilanjutkan dengan mempersiapkan 6.020 kendaraan listrik yang siap didistribusikan di akhir tahun 2021 di seluruh Indonesia.

rshOK2.jpg

Berita Kawasan

Pertama di Semarang! Bonbin Mangkang Akan Miliki Rumah Sakit Hewan

26 October 2021, 14:02

Rumah Sakit Hewan yang akan dibangun ini merupakan rumah sakit pertama yang ada di Kota Semarang karena belum pernah ada rumah sakit hewan di kota Atlas ini sebelumnya.


Comments


Please Login to leave a comment.