Cegah DBD Warga Pondok Bambu Jakarta Timur Sebar Ikan Cupang 1.jpg

Kesehatan

Corona Belum Usai, Warga Bogor Mulai Dihantui DBD

Sudah jatuh tertimpa tangga. Demikian kira-kira gambaran yang dialami oleh warga Kabupaten Bogor. Di saat semua pihak tengah terfokus dengan mewabahnya penyebaran Virus Corona, tak dinyana belasan korban jiwa berjatuhan lantaran sakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dalam tiga bulan terakhir, periode Januari hingga Maret 2020, tercatat sebanyak 15 orang di Jawa Barat dilaporkan meninggal, dan mengantarkan penyakit ini sebagai kejadian luar biasa. Dinas Kesehatan Jawa Barat merilis, sebanyak 4192 kasus DBD telah terjadi di kawasan tersebut. Kabupaten Bogor adalah salah satu wilayah yang menjadi penyumbang terbanyak kasus ini.

KEBON JERUK-KAWASAN-KURANGI KASUS DBD WALIKOTA JAKARTA BARAT JADWALKAN PNS-RACHLI-1100 px X 600 px-01.jpg

Menanggapi hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyatakan sudah melakukan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya telah memberikan peringatan dini ke seluruh Puskesmas Kabupaten Bogor mengenai akan datangnya musim hujan. Langkah ini gencar dilakukan sejak awal tahun 2020.

“Oleh karena itu, kami menyerukan kepada seluruh Puskesmas untuk menggerakkan kembali juru pemantau jentik (Jumantik) di wilayahnya masing-masing dan melakukan Gertak (gerakan serentak) memberantas DBD melalui 3M plus,” terang Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Intan Widayati, sebagaimana dilansir bogorkab.go.id (10/3/2020).

[Baca Juga: Cegah DBD, Warga Pondok Bambu Jakarta Timur Sebar Ikan Cupang]

Lebih lanjut dia menambahkan, selama ini seluruh jajaran Puskesmas sudah bekerja maksimal, dan kerap turun ke lapangan untuk melakukan pelacakan kasus dan penyebabnya. Tujuannya, untuk menilai apakah kasus yang terjadi memang dari wilayah tersebut atau import alias kasus dari daerah lain.

Dia juga menegaskan bahwa Dinkes Kabupaten Bogor segala upaya telah dilakukan dan terbilang sukses menekan pertumbuhan kasus DBD. “Saat ini tren kasusnya justru menurun dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya,” tegasnya.

[Baca Juga: Warga Tangsel Cegah DBD dengan Tanam Lavender]

Soal kabar terbatasnya stok infus trombosit dan ketersediaan obat, disanggahnya. Alasannya tidak semua pasien DBD harus mendapatkan penanganan dengan obat atau infus tersebut sejak awal ditangani. Dia menambahkan sampai saat ini tidak ada obat yang bisa menyembuhkan DBD karena yang namanya virus hanya gejalanya saja yang dapat ditekan oleh obat.

Dia pun mengimbau warga untuk tetap menjaga dan selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kuncinya harus selalu hidup bersih, hidup sehat dan stamina juga harus terjaga dengan baik,” tandas Intan.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesi a.jpg

Hobi dan Hiburan

Tak Sampai Rp2 Juta! Redmi 10A Resmi Hadir di Indonesia

20 May 2022, 18:40

Xiaomi Indonesia secara resmi meluncurkan produk entry-level mereka yang terbaru dengan kehadiran Redmi 10A.

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill.jpg

Bisnis

East Ventures Suntik Pendanaan Awal ke Startup Pendidikan MySkill

20 May 2022, 16:37

Startup yang berfokus meningkatkan skill para pencari kerja di Tanah Air, My Skill, disebut meraih pendanaan awal dari East Ventures.

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Adakan Diskon Hingga 90 %.jpg

Bisnis

Sampai 29 Mei 2022, Toys Kingdom Gandaria City Diskon Hingga 90%

20 May 2022, 14:36

Bagi Anda yang berniat membelikan mainan untuk buah hati maka bisa memanfaatkan momen Crazy Sale di Toys Kingdom Mall Gandaria City.

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kot a.jpg

Berita Kawasan

CFD Akan Kembali Digelar di Wilayah Ibu Kota

20 May 2022, 11:34

Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melakukan uji coba penerapan CFD alias Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayahnya pada akhir pekan ini.


Comments


Please Login to leave a comment.