COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unai r.jpg

Kesehatan

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair

Sejak awal Juni 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengungkapkan bahwa kasus COVID-19 jenis Omicron Sub-varian BA.4 dan BA.5 telah masuk Tanah Air. Lalu pada pekan kemarin, Kemenkes merilis data yang mengungkapkan jumlah kasus sub-varian baru dari COVID-19 ini sudah mencapai 143 kasus dengan mayoritasnya ditemukan di wilayah Pulau Jawa. Situasi ini pun memicu epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) angkat suara dan mengedukasi publik mengenai sub-varian baru dari Omicron tersebut.

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair Laura Navika Yamani S.Si., M.Si., menuturkan, BA.4 dan BA.5 pertama kali ditemukan di wilayah Afrika Selatan dan pada awalnya sebelum mencapai angka ratusan kasus, ada tiga yang bersifat impor dengan sisanya transmisi lokal. Ketika masih delapan kasus paparan sub-varian baru dari COVID-19 varian Omicron itu, mayoritas yang terkena justru berasal dari mereka yang sebelumnya telah menerima vaksinasi.

COVID-19 Omicron Sub-varian Baru Sentuh Ratusan Kasus, Ini Pandangan Epidemiolog Unair.jpg

“Dari temuan kasus itu, dua penderita dilaporkan terpapar Omicron BA.4, sementara enam penderita terpapar Omicron BA.5. Mereka sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap, booster atau tiga dosis, bahkan ada yang empat dosis,” sebutnya, sebagaimana dikutip dari Unair.ac.id (24/6/2022).

Lebih lengkapnya lagi, pada 24 Juni 2022, Kemenkes sudah merilis data baru mengenai perkembangan kasus COVID-19 di Tanah Air. Di mana dari sisi positivity rate-nya masih di bawah 5 persen yang hingga 23 Juni 2022 terhitung kasus barunya untuk keseluruhan varian COVID-19 mencapai 1.907. Sedangkan untuk sub-varian BA.4 dan BA.5 ada 143 kasus yang terdiri dari 98 kasus di DKI Jakarta, Jawa Barat 29 kasus, Banten 19 kasus, dan Bali 4 kasus. Berdasarkan perkembangannya pada pekan lalu. Dari 38 kasus disebut mengalami gejala ringan, sembilan tidak bergejala dengan sisanya masih belum terdata.

[

[Baca Juga: Warga Depok Diminta Antisipasi Potensi Munculnya Subvarian Baru Omicron]

Melihat kondisi ini, maka Laura memberikan sarannya kepada publik demi mencegah semakin meluasnya paparan dari Omicron sub-varian ini. “Tindakan pencegahan COVID-19 dengan varian apa saja masih sama dengan sebelumnya. Protokol kesehatan masih menjadi kunci yang penting dan tentunya vaksinasi yang perlu didorong terutama untuk vaksin booster yang cakupannya masih rendah di bawah 30 persen,” tambah Epidemiolog Unair itu.


Read More

Artikel Lainnya

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL.jpg

Hobi dan Hiburan

tiket.com Buka Pemesanan Konser Internasional Perdana BCL

16 August 2022, 17:28

Pada pekan ini penyanyi Bunga Citra Lestari siap manggung di konser internasional perdananya melalui BCL Blossom Intimate Concert di Singapura dan tiketnya sudah bisa dipesan melalui tiket.com.

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka di Kota Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap.jpg

Pendidikan

Perdana Pasca-Pandemi, Paskibraka Surabaya Dikukuhkan dengan Formasi Lengkap

16 August 2022, 15:27

Setelah selama dua tahun upacara HUT RI di Kota Surabaya dihadiri dengan pasukan Paskibraka di bawah 10 orang, untuk upacara besok, formasi 99 anggota telah kembali diterapkan.

Guna Kembangkan Metode WGS, East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes.jpg

Kesehatan

East Ventures Dukung Peluncuran BGSi Kemenkes

16 August 2022, 13:25

Demi mendorong pengembangan Whole Genome Sequencing di Indonesia, East Ventures memberikan dukungan program BGSi dari Kemenkes RI.

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus.jpg

Bisnis

Dijual Tepat Momen HUT RI ke-77, Ini Harga Infinix Smart 6 Plus

16 August 2022, 11:22

Infinix Indonesia kembali umumkan ponsel pintar yang ramah di kantung dan siap dijual perdana di momen 17 Agustus besok.


Comments


Please Login to leave a comment.