Cungkring, Kuliner Unik di Bogor

Kuliner

Cungkring, Kuliner Unik di Bogor

Bogor yang memiliki panggilan Kota Hujan memang kerap menjadi destinasi wisata kuliner, baik yang asli dari kota tersebut maupun dari luar. Dari mulai Roti Unyil sampai soto kuning, Bogor memiliki banyak sajian untuk menggugah selera Anda. Namun di antara semua kuliner di Kota Bogor, ada satu yang unik dan banyak diburu para foodies. Nama kuliner itu adalah cungkring yang sudah eksis selama puluhan tahun di Kota Hujan.

Jika Anda berjalan di sekitar Jalan Suryakencana dekat Kebun Raya Bogor maka Anda bisa menemui deretan restoran hingga kios yang menawarkan banyak sajian khas Bogor. Namun jika datang saat pagi hari di jalan tersebut dan menuju area Gang Aut, maka Anda bisa menemukan Cungkring Pak Jumat yang terkenal di kalangan warga Kota Bogor.

Cungkring, Kuliner Unik di Bogor

Mungkin bagi Anda yang asing dengan kuliner ini maka akan merasa aneh dengan namanya. Pada dasarnya, cungkring berisi kikil serta bibir sapi, lontong, tempe goreng yang digoreng kering layaknya keripik, dan dikombinasikan dengan saus kacang serta bumbu kecap. Saat ini yang menjajakan Cungkring Pak Jumat berasal dari generasi kedua, yakni Muhammad Deden yang akrab disapa Kang Deden.

[Baca Juga: Wisata Kuliner Bogor Tidak Lengkap Tanpa 3 Asinan Ini]

Usut punya usut, nama cungkring dari makanan ini diambil dari kombinasi utama di kuliner tersebut. “Cungur (bibir) dan kaki garingan, itu kepanjangannya,” ujar Deden, sebagaimana dikutip dari travel.tempo.co (27/6/2019).

Ayah Deden, Pak Jumat, pertama kali menjajakan makanan yang dibuat atas inovasinya sendiri itu dengan cara dipanggul dan berkeliling di Kota Bogor. Kemudian pada tahun 1975, Cungkring Pak Jumat pun memutuskan untuk menjual sajiannya di sekitar Jalan Suryakencana. Dari yang awalnya mencari pembeli, saat ini Cungkring Pak Jumat justru yang dihampiri para pelanggannya.

[Baca Juga: Roti Unyil Venus, Bakery yang Eksis Sejak 1992]

Satu porsi cungkring dijual dengan harga sekira Rp17.000 dan Anda bisa memilih untuk menambahkan kulit atau bagian urat di dalam pesanan Anda. Kemudian di atas bungkusan daun pisang serta kertas nasi, potongan lontong pun diletakkan dan dikombinasikan dengan keripik tempe. Setelah itu, cungkring tersebut akan disiram dengan saus kacang.

Jika ingin mencicipi Cungkring Pak Jumat, ada baiknya Anda datang pagi hari. Pasalnya, banyak warga Bogor yang menjadikan cungkring sebagai sarapan mereka. Namun karena sekarang cungkring sudah banyak yang menjualnya, Deden memberitahukan cungkring yang asli menggunakan bagian dari kaki sapi. “Kulit yang dibumbui dan ditusuk sate itu bukan cungkring, dari awal adanya cungkring Bogor sudah begini. Semua berasal dari kaki sapi, dan dikasih bumbu sate,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari travel.kompas.com.


Read More

Artikel Lainnya

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromat erapi.jpg

Bisnis

Wow, Bank Sampah di Kota Tangerang Ini Hasilkan Produk Lilin Aromaterapi

30 January 2023, 15:01

Bank sampah ternyata tak hanya bisa mendapatkan cuan dari pemilahan sampah semata, karena bank sampah satu ini menunjukan bahwa mereka juga mampu membuat produk yang bernilai ekonomi.

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi.jpg

Berita Kawasan

Perayaan Imlek 2023 di Taman Banteng, Pj Gubernur DKI Jakarta Dampingi Jokowi

30 January 2023, 12:58

Pada akhir pekan kemarin, Presiden Jokowi terlihat hadir bersama Pj Gubernur DKI Jakarta dalam momen perayaan Imlek Nasional yang digelar di Taman Banteng

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Vaksinasi, Pemkot Surabaya Siap Sweepin g.jpg

Kesehatan

Pastikan Anak Terlindung dari Campak via Imunisasi, Pemkot Surabaya Siap Sweeping

27 January 2023, 13:57

Banyaknya kasus campak di wilayah perbatasan Surabaya-Madura, mendorong Pemkot Surabaya untuk bergerak secara agresif demi memastikan anak-anak Kota Pahlawan sudah mendapatkan imunisasi campak.

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak.jpg

Kesehatan

Selama 2022 Ada Puluhan Suspek Campak, Dinkes Kota Yogyakarta Dorong Imunisasi Anak

27 January 2023, 10:55

Dinkes Kota Yogyakarta meminta agar orangtua melindungi buah hatinya dari ancaman penyakit campak dengan segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi.


Comments


Please Login to leave a comment.