Dampak Game Terhadap Anak Baik Atau Buruk

Pendidikan

Dampak Game Terhadap Anak Baik Atau Buruk?

Sebagian besar orangtua mungkin akan menganggap game merupakan alat bermain anak-anak yang kurang edukatif. Adapun persepsi dan dampak terhadap game sendiri biasanya terbagi menjadi dua yaitu buruk dan baik. Agar dapat mengetahui latar belakang masalah dari dampak game terhadap anak, berikut penjelasan dari PingPoint.co.id seputar dampak game terhadap anak-anak berdasarakan beberapa kutipan, salah satunya dikutip dari portal dosenpsikologi.com (16/9/2019).

Hal pertama yang akan dibahas adalah dampak buruk game terhadap anak. Persepsi buruk orangtua terhadap game mungkin tidak sepenuhnya salah. Hal ini ditunjang dari adanya beberapa dampak buruk game yang dapat terjadi kepada anak antara lain:

[Baca Juga: Go-Jek Dukungan Industri Game dengan Luncurkan GoGames]

  1. Kecanduan : Candu game membuat anak tidak ingin melakukan hal lain hingga lupa waktu. Kecanduan game juga dapat meningkatkan rasa malas dan amarah anak.
  2. Depresi : Bermain game khususnya game online multiplayer dapat memberikan tekanan secara batin terhadap pemain yang disebabkan oleh alur game itu sendiri atau player bullying. Hal ini juga akan mempengaruhi mental anak yang akan berujung kepada fobia sosial.
  3. Membangun Sifat Membangkang : Poin ini menjadi salah satu alasan mengapa game dianggap berdampak buruk kepada anak-anak. Salah satu contoh kasus adalah ketergantungan terhadap game membuat anak sering meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli game yang mereka suka. Jika hal ini tidak terpenuhi maka anak akan cenderung pemarah dan timbul sifat-sifat buruk seperti mencuri, memalak hingga mengancam.

[Baca Juga: Bekraf: Warga Indonesia Jangan Hanya Jadi Konsumen Video Games]

Meskipun ketiga dampak diatas dirasa sangat buruk, namun di sisi lain game justru memberikan manfaat bagi perkembangan anak. Adapun beberapa manfaat game terhadap anak yang PingPoint.co.id kutip dari laman Teknologi.id.

  1. Meningkatkan kerja otak : Bermain game tidak hanya sekedar melakukan permainan yang mengasyikan. Dalam bermain game anak dipaksa berkonsentrasi dan kreatif dalam menjalankan setiap misi yang diberikan oleh game. Secara tidak langsung anak yang bermain game terbiasa untuk menyelsaikan masalah dan teka-teki yang diberikan oleh game. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan daya kerja otak anak.
  2. Membangun Sportivitas : Dalam bermain game khususnya game online anak-anak akan mengenal persaingan. Dari persaingan ini, nilai-nilai sportivitas akan tumbuh dengan sendiri dalam diri anak.
  3. Mengasah Kemampuan Multi tasking : Secara tidak langsung bermain game membantu mengasah kemampuan multi tasking pada anak. Hal ini dikarenakan, saat bermain game seseorang harus berkonsentrasi penuh sambil menggerakan controler.

Jika disimpulkan, game memang memiliki dampak buruk dan baik terhadap anak.Hasil buruk dan hasil baik ditentukan dari berhasil atau tidaknya orang tua dalam menjaga kegiatan bermain sang anak. Jika berlebihan maka akan menjadi dampak buruk begitu pun sebaliknya. Bagaimana menurut Anda?


Read More

Artikel Lainnya

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount.jpg

Bisnis

Titipku Perkuat Ekosistem Digital di Pasar Modern Paramount

09 February 2023, 14:46

Titipku mengklaim ekosistem digital yang diterapkan perusahaannya di Pasar Modern Paramaount mampu mendorong model bisnis B2B2C, hingga menjadi lahan mengumpulkan pundi-pundi rupiah bagia Jatiper.

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semakkan Konser di JIS.jpg

Hobi dan Hiburan

Lebih Dari 65 Ribu Penggemar Dewa 19 Sukses Semarakkan Konser di JIS

09 February 2023, 11:44

Pada akhir pekan kemarin konser Pesta Rakyat 30 Tahun Berkarya Dewa 19 sukses menghibur puluhan ribu baladewa dan baladewi yang berkumpul di JIS.

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024.jpg

Berita Kawasan

580 Usulan Masyarakat Diajukan di Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024

08 February 2023, 15:59

Dalam Musrenbang Kecamatan Bekasi Selatan untuk RKPD 2024, lima kelurahan mengajukan 580 usulan dengan total pagu mencapai lebih dari ratusan miliar rupiah.

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UG M.jpg

Kesehatan

Kasus Diabetes Anak di Indonesia Meningkat Tajam, Ini Saran Pakar UGM

08 February 2023, 13:57

Dengan data yang belum lama ini dirilis IDAI terkait semakin meningkatnya kasus diabetes terhadap anak, pakar kesehatan UGM memberikan sarannya agar buah hati Anda terhindar dari penyakit ini.


Comments


Please Login to leave a comment.