Schneider Electric Hadirkan Produk Premium, Bisakah Antisipasi Blackout

Bisnis

Dapatkah Produk Premium Schneider Electric Antisipasi Blackout?

Sebentar lagi pameran Electric & Power Indonesia ke-19 akan digelar di Jiexpo Kemayoran dengan menghadirkan ratusan perusahaan yang bergerak di bidang industri listrik dari 39 negara. Salah satunya adalah perusahaan Scheneinder Electric Indonnesia yang menghadirkan produknya yang mengandalkan teknologi Internet of Things (LoT) atau Internet untuk Segala. Namanya Ecostruxure yang dirancang untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout.

Produk premium dari perusahaan Schneider Indonesia ini disebut bisa dimanfaatkan di mana saja. Dari mulai di rumah-rumah, gedung perkantoran, pusat data, infrastruktur pemerintah, hingga industri. Produk ini terdiri dari platform serta arsitektur hingga grid yang saling terhubung untuk mempermudah digitalisasi di bidang utilitas, khususnya listrik.

Schneider Electric Hadirkan Produk Premium, Bisakah Antisipasi Blackout

Country President Schneider Electric Indonesia Xavier Denoly menjelaskan, produk Ecostruxure yang ditawarkan perusahaannya di Nusantara memiliki struktur serta konsep yang serupa dengan negara lainnya. “Kita memiliki Ecostruxure untuk pusat data, untuk mesin, untuk gedung, untuk industri. Jadi ini beberapa variasi dari konsep yang sama,” ujarnya kepada PingPoint.co.id di sela-sela konferensi pers Electric & Power Indonesia 2019 di Hotel Fairmont, Tanah Abang, Jakarta Pusat (27/8/2019).

Model konsep yang dimaksud Denoly adalah bagaimana produk dari perusahaanya tersebut memiliki tiga lapisan solusi yang saling bertumpuk. Ia melanjutkan, solusi yang paling dasar dari lapisan di Ecostruxure merupakan perangkat keras yang disebut activators.

[Baca Juga: PLN Diminta Jangan Hanya Fokus Terhadap Efisiensi Listrik]

“(Di activators) ada pemutus sirkuit, trafo, motor starter, dan lainnya. Semua benda yang sudah lama diketahui ini, sekarang dapat dipasang sensor yang di mana sensor ini memberikan informasi mengenai keadaan listriknya, lingkungan benda itu berada, pada dasarnya mengirimkan data,” jelas Denoly

Kemudian solusi yang kedua di Ecostruxure adalah Edge Control. Jadi di sini orang-orang yang memiliki otoritas, seperti manajer di sebuah pabrik atau operator di jaringan distribusi listrik wilayah, dapat melihat semua peralatan yang dikendalikannya dari suatu titik pusat secara cepat.

Schneider Electric Hadirkan Produk Premium, Bisakah Antisipasi Blackout

“Jadi pada dasarnya tidak ada latency, sangat cepat aksi-reaksinya. (Contohnya) untuk mendapatkan informasi dari lantai dasar atau gardu induk dalam perihal jaringan listrik. Jadi pengguna bisa mengambil keputusan untuk memadamkan, mengaktifkan, memutuskan, hingga pemeliharaan yang sesuai dengan kebutuhan saat itu,” paparnya.

Solusi ketiga dari produk perusahaan Schneider Electric Indonesia ini adalah Analitic and Services dan pada tingkat ini semuanya sudah berbasis perangkat lunak. “Ini membuat Anda bisa melakukan simulasi dan algoritma prediksi untuk melihat semua datang yang masuk, seperti untuk memprediksi masalah atau kesalahan yang dapat terjadi. Semua perangkat lunak ini dapat memprediksi berkat kecedasan buatan yang menilai keadaan dari data yang masuk,” papar Denoly.

[Baca Juga: Panel Surya, Efektifkah Jadi Solusi Pemadaman Listrik?]

Ecostruxure dipandang dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya blackout serta risiko teknis lainnya terhadap jaringan listrik. Mengingat dengan kontrol yang teromatisasi, operator dapat terus melakukan pengawasan secara real time sehingga dapat mencegah masalah yang terjadi atau sebelum terjadi.

“Contohnya adalah elemen yang bermasalah (di jaringan listrik) berusia 25 tahun dan butuh pemeliharaan. Tapi pemeliharaannya tidak dilakukan baru-baru ini atau tidak secara teliti, seperti peralatan listrik lainnya, peralatan ini akan kepanasan akibat kotor atau sudah terlalu tua. Jika Anda memiliki sensor di sana maka Anda dapat mengetahui apa kondisinya sebelum terjadi kesalahan,” pungkasnya.


Read More

Artikel Lainnya

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digita l.jpg

Pendidikan

Tak Hanya Offline, Kemampuan Public Speaking Juga Dibutuhkan di Dunia Digital

15 May 2022, 10:38

Di era digital saat ini, SDM di Tanah Air didorong memiliki kemampuan public speaking yang tak hanya bersifat luring tapi juga daring.

Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata Ini Dipanen Wagub Ariza.jpg

Berita Kawasan

Panen Belimbing dan Bayam di Agro Eduwisata

13 May 2022, 16:04

Wagub Ariza baru-baru ini bersama istrinya merasakan langsung bagaimana memanen buah belimbing serta sayur bayam di lahan eduwisata urban farming Jakarta Selatan.

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmi n.jpg

Hobi dan Hiburan

Salvation, Ini Hasil Kolaborasi DJ Asal Belanja Lyfes dan DJ Yasmin

13 May 2022, 10:02

Pada hari ini, DJ Lyfes asal negara Belanda meluncurkan hasil kolaborasinya besama produser EDM dalam negeri DJ Yasmin.

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022.jpg

Pendidikan

Percepat Transformasi Digital di Sekolah Tanah Air, Acer Luncurkan Ajang ASSA 2022

12 May 2022, 19:32

Acer Indonesia telah mempersiapkan hadiah total Rp500 juta dalam ajang penghargaan ASSA 2022 demi mempercepat transformasi digital di sekolah SD hingga SMA/SMK di Tanah Air.


Comments


Please Login to leave a comment.