Dari 36, Sudah Ada 8 Tempat Pembuangan Sampah Ramah Lingkungan di Jakarta Barat

Berita Kawasan

Dari 36, Sudah Ada 8 TPS3R di Jakarta Barat untuk Kendalikan Sampah

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Baratmenggencarkan pembuatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara dengan konsep Reuse Reduce Recycle (3R) di delapan kecamatan di wilayahnya. Kepala Suku Dinas LH Jakarta Barat, Edy Mulyanto mengatakan, TPS 3R ini dibuat untuk mengolah, memilah dan mengurangi sampah organik maupun anorganik sebelum dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Dari 36, Sudah Ada 8 Tempat Pembuangan Sampah Ramah Lingkungan di Jakarta Barat

"Dari 36 TPS di Jakarta Barat, saat ini sudah ada delapan TPS dengan konsep 3R di setiap kecamatan," ujarnya Sperti lilansir dari beritajakarta.id (29/9/2019). Ia menargetkan, jumlah TPS 3R terus bertambah di Jakarta Barat agar volume sampah yang dibuang di TPST Bantar Gebang terus berkurang. "Targetnya 2019 tambah 10 TPS 3R lagi. Jadi minimal di setiap kecamatan tambah satu," katanya.

[Baca Juga: Pemkot Jakarta Barat Evaluasi Bank Sampah Tidak Aktif]

Edy menambahkan, perbedaan TPS 3R dengan TPS pada umumnya bisa dilihat dari jumlah petugas. TPS 3R ini dikelola minimal empat orang. Di samping itu, TPS tersebut juga dilengkapi tong komposter yang dapat mengurai sampah organik menjadi pupuk kompos. "Saat ini rata rata TPS 3R bisa mengurangi 160 kilogram sampah yang dibuang ke Bantar Gebang," tandasnya.

Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan mengurangi dampak kesehatan bagi warga di sekitar kawasan. Melalui TPS3R ini, tidak hanya persoalan pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah yang dapat dikurangi, tapi juga dihasilkan produk-produk yang bernilai ekonomis dari sampah yang diolah.

[Baca Juga: Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat Bangun 3 TPS Berkonsep 3R]

Seperti dikutip dari litbang.pu.go.id, teknologi TPS3R adalah sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Hasil pengolahan sampah organik berupa kompos digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam di lahan sekitar TPS untuk dijual. Selain itu untuk meningkatkan kualitas hasil pengomposan akan diterapkan teknologi kompos cacing (kascing). Hasil pengolahan tanki biodigester berupa gas akan digunakan untuk supply energi di warga sekitar TPS 3R.


Read More

Artikel Lainnya

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah.jpg

Bisnis

Dorong Digitalisasi Daerah, Amartha Hadirkan Desa Digital di Sulawesi Tengah

03 February 2023, 16:35

Demi memastikan tidak adanya ketimpangan digital di daerah pedesaan luar Jawa, Amartha Foundation baru-baru ini meresmikan desa digital di wilayah Sulawesi Tengah.

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.jpg

Bisnis

tiket.com Hadirkan Layanan Pemesanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

03 February 2023, 14:20

Melalui kemitraan dengan PT KCIC, pengguna tiket.com ke depannya bisa memesan tiket untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

Berita Kawasan

Kolaborasi Pertamina NRE - Bike to Work Kampanyekan Green Mobility

02 February 2023, 17:41

Peresmian unit tempat parkir sepeda dilakukan oleh Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir, dan Ketua Umum B2W Fahmi Saimima.

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023.jpg

Hobi dan Hiburan

Siap Digelar 25 Februari 2023, Ini Semua Line-ups Woke Up Fest 2023

02 February 2023, 15:41

Setelah memberikan teaser siapa saja yang akan tampil, akhirnya pihak penyelenggara mengumumkan siapa saja yang nanti siap menghibur Anda di Woke Up Fest 2023.


Comments


Please Login to leave a comment.