ads
ANCOL_KAWASAN_DARI BENTENG VOC HINGGA JADI EDUWISATA INI KISAH PULAU ONRUST_EMIL_REVISI 01-01.jpg

Berita Kawasan

Dari Benteng VOC hingga Jadi Eduwisata, Ini Kisah Pulau Onrust (1)

Kawasan Pulau Seribu merupakan salah satu destinasi wisata para warga DKI Jakarta yang ingin sejenak melupakan kesibukannya. Di area ini terdapat beragam pulau yang bisa dipilih untuk didatangi dan salah satunya adalah Pulau Onrust. Pulau ini cocok untuk dijadikan sebagai pilihan eduwisata atau wisata edukatif untuk keluarga, khususnya bagi yang ingin memahami lebih dalam sejarah Jakarta.

Berbicara masalah Pulau Onrust, terasa tak afdol bila kita tidak mengulas sejarah perkembangannya. Karena pulau ini tidak bisa terlepas dari era VOC di Jakarta, sekaligus menjadi saksi bisu upaya awal Kolonialisasi Belanda.

Sejarah Awal Pulau Onrust (Abad ke-16)

Sebelum Belanda masuk ke Indonesia, Pulau Onrust serta pulau-pulau lain yang berada di Pulau Seribu sebenarnya difungsikan sebagai tempat peristirahatan Kesultanan Banten. Sebagaimana dilansir dari Tirto.id, Pulau Onrust pada era tersebut dipandang sebagai “permata” yang paling bersinar di gugusan Kepulauan Seribu.

Kepemilikan Pulau Onrust pun mulai menjadi masalah usai Sunda Kepala yang kemudian diubah namanya menjadi Jayakarta diduduki oleh pasukan gabungan dari Kerajaan Demak dan Cirebon. Kerajaan Banten dan penguasa Jayakarta yang baru, sama-sama mengklaim Pulau Onrust sebagai bagian dari teritorial mereka.

Pihak Jayakarta menganggap Pulau Onrust sebagai bagian dari kekuasaannya, karena berada tepat di hadapan Kota Jayakarta. Sebaliknya, Banten mengklaim kekuasaan penuh terhadap Pulau Onrust, mengingat teritorial kawasan Pulau Seribu merupakan bagian dari Kesultanan Banten.

Sengketa ini pun tidak pernah diselesaikan dan pada 1600-an nasib Pulau Onrust pun akan berubah. Perubahan ini terjadi saat Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Perusahaan Hindia Timur Belanda mencoba memonopoli perdagangan di Banten.

VOC Merombak Pulau Onrust (1610-1795)

VOC mengalami kegagalan dalam usaha monopolinya di Banten dan akhirnya melirik Jayakarta sebagai lokasi berikutnya untuk dikunjungi. Pada 1610, VOC meminta izin kepada Pangeran Jayakarta untuk membangun galangan kapal di kawasan Teluk Jakarta. Kala itu galangan kapal tersebut direncanakan untuk memperbaiki serta mempersiapkan kapal-kapal Belanda untuk mengarungi lautan Asia khususnya di Asia Tenggara.

Pangeran Jayakarta pun akhirnya memberikan izin VOC untuk pembangunan tersebut dengan Pulau Onrust yang dijadikan lokasinya. Pada 1615, galangan kapal yang lengkap dengan gudang penyimpanan di Pulau Onrust pun rampung.

Saat melihat keadaan galangan kapal di Pulau Onrust, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Jan Pieterszoon Coen, memiliki ide baru. Ia menginginkan Pulau Onrust sabagi koloni yang dikembangkan untuk perdagangan. Tentu saja hal ini mendapatkan perlawanan dari pihak Kesultanan Banten yang merasa Pulau Onrust menjadi teritorial mereka. Karena itulah, VOC membangun benteng di sana yang dilengkapi dengan pertahanan serta pos pengawasan pada 1656.

Benteng di Pulau Onrust pun terbukti membantu VOC. Selain menjadi perlindungan dari serangan Kesultanan Banten, area yang ada di Pulau Seribu itu juga difungsikan untuk menahan ancaman yang dimunculkan oleh kongsi dagang rival VOC yaitu Inggris. Pada 1671 hingga 1674, benteng di Pulau Onrust pun semakin diperluas dengan penambahan sejumlah gudang dan benteng pertahanan kecil di sekitar bangunan tersebut.

Namun nasib Pulau Onrust di bawah kekuasaan VOC pun sempat di ujung tanduk ketika Eropa dilanda perang pada 1795. Bak “tersambar petir di siang bolong”, pada tahun 1800 VOC dikejutkan oleh armada Inggris dibawah pimpinan Kapten Henry Lidgbird Ball menggempur kawasan Batavia yang berakhir dengan hancurnya Pulau Onrust.

Selanjutnya

ads
ads
ads

Artikel Lainnya

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah.jpg

Properti dan Solusi

Perhatikan Hal ini Ketika Membuat Taman di Rumah

20 February 2019, 4 a.m.  |  4 Views

Banyak manfaat miliki taman di halaman rumah. Taman memberikan sirkulasi udara yang baik. Memandanginya juga baik untuk mata lelah.

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda.jpg

Kesehatan

Eka Kurniawan Jaga Kesehatan dengan Bersepeda

20 February 2019, 5 a.m.  |  6 Views

Mengetik berjam-jam di depan layar komputer dapat mengganggu kesehatan. Sastrawan Eka Kurniawan mengatasinya dengan rajin bersepeda.

Ngopi Instagramable di Serpong 1.jpg

Kuliner

4 Tempat Ngopi Instagramable di Serpong

20 February 2019, 3 a.m.  |  4 Views

Secangkir kopi panas jadi kenikmatan hakiki yang tak terbantahkan. Tak ayal, tempat ngopi juga hadir dengan interior instagramable.

Taman Bacaan Inovator.jpg

Pendidikan

Taman Baca Inovator Lahir Atas Nama Literasi

19 February 2019, 4 a.m.  |  48 Views

Gerakan taman bacaan mungkin sudah banyak ditemukan. Namun, Yayasan Taman Baca Inovator punya sentuhan berbeda.


Comments

Please Login to leave a comment.

ads