ANCOL_KAWASAN_DARI BENTENG VOC HINGGA JADI EDUWISATA INI KISAH PULAU ONRUST_EMIL_REVISI 01-02.jpg

Berita Kawasan

Dari Benteng VOC hingga Jadi Eduwisata, Ini Kisah Pulau Onrust (2)

Alih Fungsi Pulau Onrust (1810-1942)

Ketika Inggris menduduki Batavia pada 1810, mereka sempat memperbaiki Pulau Onrust. Sayangnya, perbaikan itu hanya sampai 1816 ketika Inggris meninggalkan Indonesia.

Seiring bergulirnya waktu, Belanda pun kembali datang ke Indonesia dan memulai kolonialisasinya lagi. Pulau Onrust pun menyita perhatian Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerrard Phillip, Baron van der Capellen yang ingin memulihkan aktivitas di kawasan Pulau Seribu itu. Hal ini sempat berjalan mulus dari 1848 hingga 1880-an, tapi sayangnya pembangunan pelabuhan Tanjung Priok pada 1883 menyebabkan berkurangnya aktivitas di Pulau Onrust.

Semenjak berkurangnya aktivitas di sana, Pulau Onrust pun mulai mengalami beberapa kali perubahan ahli fungsi. Sebagaimana dilansir dari detik.com, Pulau Onrust sempat menjadi rumah sakit karantina untuk pada jamaah Haji pada 1911-1933. Kemudian Belanda menjadikan Pulau Onrust sebagai penjara untuk menahan para pemberontak dari 1933 sampai 1940.

Perubahan lebih drastis terhadap fungsi Pulau Onrust terjadi lagi saat Jepang menduduki Indonesia pada 1942. Pasukan Negeri Sakura pun menjadikan area di kawasan Pulau Seribu itu sebagai penjara untuk para napi kriminal yang didakwa melakukan kejahatan berat.

Pulau Onrust Pasca-Kemerdekaan Indonesia (1960-Kini)

Perubahan terhadap status Pulau Onrust kembali bergulir usai Indonesia merdeka. Pada 1960, pulau di area kawasan Pulau Seribu itu sempat difungsikan sebagai leprosium. Sekadar informasi, leprosium merupakan sebutan bagi tempat karantina untuk orang-orang penderita kusta. Fungsi Pulau Onrust sebagai leprosium terhitung tidak lama karena para penderita kusta di sana dipindahkan ke area di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pasca-pemindahan tersebut, Pulau Onrust digunakan sebagai tempat penampungan pengemis dari Kota Jakarta dan menjadi lokasi latihan militer. Selain itu, area di Pulau Seribu tersebut sempat difungsikan untuk menahan Chris Soumakil yang mendeklarasikan diri mendirikan Republik Maluku Selatan dan memisahkan diri dari Indonesia. Dalam The Indonesia Reader, Chris Soumakil ditahan di sana hingga 21 April 1966 sampai akhirnya dieksekusi mati atas perintah mantan Presiden Indonesia, Suharto.

Perubahan terhadap area di kawasan Pulau Seribu itu menjadi kawasan eduwisata sebenarnya dimulai ketika Ali Sadikin berstatus sebagai Gubernur Jakarta. Pada 1972, Ali Sadikin mendeklarasikan Pulau Onrust sebagai situs bersejarah yang dilindungi.

Sebelumnya


Read More

Artikel Lainnya

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022.jpg

Berita Kawasan

Setu Babakan Jadi Lokasi Temu Nasional Seni Budaya Muslimin Indonesia 2022

02 December 2022, 18:12

Lesbumi-NU mulai hari ini hingga 3 Desember 2022 menjadikan Kampung Budaya Betawi Setu Babakan sebagai ‘rumah’ rakornas sekaligus Temu Nasional Ses Budaya Muslimin Indonesia 2022.

Dukung Pemberdayaan Difabel di Bidang Digital, Acer Serahkan Bantuan Laptop.jpg

Bisnis

Dukung Pemberdayaan Difabel di Bidang Digital, Acer Serahkan Bantuan Laptop

02 December 2022, 16:10

Acer baru-baru ini menggelar kegiatan CSR-nya dengan menargetkan kelompok difabel yang ingin mendalami sekaligus berkarya di bidang coding.

Sambut Akhir Tahun 2022, KFC Kembali Hadirkan Menu Golden Combo.jpg

Kuliner

Sambut Akhir Tahun 2022, KFC Kembali Hadirkan Menu Golden Combo

02 December 2022, 14:07

Dalam merayakan penghujung tahun 2022, KFC meluncurkan menu Golden Combo serta menggelar campaign Golden Moment yang berhadia voucher hingga iPhone Pro 14.

Infinix Note 12 2023 Akan Diperkenalkan Resmi di Indonesia Pekan Depan.jpg

Bisnis

Infinix Note 12 2023 Akan Diperkenalkan Resmi di Indonesia Pekan Depan

02 December 2022, 12:03

Setelah merilis Infinix Note 12 sekitar enam bulan lalu, Infinix kembali akan memperkenalkan versi terbaru dari ponsel pintarnya ini yang disinyalir lebih siap menjajal penggunaan multitasking.


Comments


Please Login to leave a comment.